Di sebuah kampung tanah Batak, ada kaka beradik bernama Ucok dan Poltak.
Mereka terkenal sangat nakal. Saking nakalnya semua orang di desa selalu mengaitkan semua kejadian krimianl ke mereka, mulai dari maling ayam hingga judi. Ibu merekapun pusing melihat kelakuan mereka dan akhirnya meminta tolong seorang Pendeta untuk membantu mereka menjadi lebih baik.
Dipanggillah mereka satu demi satu, dimulai dari Ucok.
Pendetapun berkata, "Cok, Ibu kau sudah tua, ga kasian kau liat dia?". Ucok hanya diam sambil ngupil tidak memberi suara sedikitpun.
Pendeta kembali bertanya dengan senyum, "Kau tau Tuhan dimana?". Ucok cuek, Pendeta masih sabar walaupun sedikit kesal. Sekali lagi Pendeta bertanya, "Ucok, kau tau Tuhan dimana?". Ucok mulai bingung dan menelan ludahnya.
Pendetapun mulai emosi dan dengan suara keras berteriak, "TUHAN ADA DIMANA COK!?"
Ucok lalu tak kalah berteriak, "AKU TIDAK TAUU!". Dan diapun lari.
Di pintu keluar ia bertemu dengan Poltak. Poltak bertanya, "Kenapa kau cok? Pucat kali muka kau ini, bilang apa pak Pendeta terhadap kau?"
Ucok menjawab, "Gawat bang! Tuhan hilang! Pak Pendeta pikir kau dan aku yang mencuri!"
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)

Reply With Quote









