Hihihihi... kok jadi ajang pamer kemesraan...![]()
@chan
Saya sendiri adalah manusia paling mengerikan di dunia, ini menurut cerita istri,
- "... dulu waktu pertama kali ketemu kamu, aku pikir kamu itu monster dari mana... gede, item, jelek, pendiem, cepak ... matanya serem lagi"
- "... di kalangan sesama cewek, kita coba ngebayangin kamu itu pacarannya sama orang kayak apa, eh, ternyata kita semua sepakat. Cowok macam kamu itu pacarannya sama cewek yang rambutnya dikepang dua, kacamata tebel, pake rok kembang-kembang... terus waktu pacaran bawa buku tebel-tebel, ngobrolin filsafat..."
- "... mana temen ada yang bilang kamu itu anaknya dukun banten pula...."
- "... terus aku pernah mergokin kamu jalan kaki malem-malem di deket kuburan di simpang selokan mataram ama gejayan... cari temen kali ya? Pake baju item-item pula..."
Kayaknya ada bedanya antara menjadi orang lain, dengan mengungkapkan sisi lain yang ada dalam diri kita. Pun romantis nggak berarti harus mesra-mesraan gitu, saling membantu dan saling ada untuk satu sama lain adalah sebuah keromantisan tersendiri. Kita cuma perlu berhenti sebentar untuk menghargai apa yang kita miliki.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote