Results 1 to 2 of 2

Thread: Benarkah Belanda Gagal Mengkristenkan Indonesia Karena Kebencian Muslim ?

  1. #1

    Benarkah Belanda Gagal Mengkristenkan Indonesia Karena Kebencian Muslim ?

    ada yg bilang bahwa indonesia gagal dikristenkan (bagi yg percaya bahwa Belanda melakukan Kristenisasi) karena kebencian Muslim terhadap agama Kristen. yah mungkin ini dicetuskan krn utk menebar kebencian terhadap Kristen. tak jarang ada yg bilang bahwa pemikiran org Muslim Indonesia tuh kayak gini, "Pekabar baru? Kitab kami udah nyebut tentang kaum kalian!" seringkali pula dibuktikan dgn wilayah persebaran Kristen yg hanya mencangkup wilayah2 yg belum dipengaruhi oleh Islam macam Toraja, Batak, Dayak, NTT, Papua, Maluku, dlsb sementara wilayah2 yg telah dipengaruhi oleh Islam macam Minangkabau, Maluku, Jawa, Aceh, NTB, dlsb sampai sekarang masih menjadi wilayah yg didominasi oleh Muslim

    satu hal yg perlu dipastikan, seberapa fanatiskah Muslim di Indonesia pd masa penjajahan ? jika dilihat secara baik2, kaum perempuannya saja tidak menggunakan jilbab. liat aja tuh gambar2 tokoh pahlawan perempuan macem Kartini, Cut Nyak Dien, Cut Meutia, dlsb.

    teori alternatif lainnya adlh krn Belanda (dianggap) menganut Protestan & negara2 kolonialis Protestan macam Inggris & Perancis tidak melakukan Kristenisasi di wilayah jajahannya sehingga sampai saat ini negara2 bekas jajahannya tidak didominasi oleh Kristen macam India, Vietnam, Sri Lanka, Laos, Myanmar, dlsb, berbeda dgn negara2 kolonialis Katolik macam Portugis & Spanyol yg melakukan Kristenisasi wilayah jajahannya sehingga saat ini negara2 bekas jajahannya didominasi oleh Kristen macam Filipina, Timor Leste, Brasil, Meksiko, Argentina, dlsb

    hal lain yg perlu dipastikan, jika pengaruh Islam tak datang ke Indonesia, apakah Indonesia akan menjadi negara yg didominasi oleh Kristen ? wilayah Bali sendiri tidak didominasi Kristen maupun Islam melainkan Hindu, & konon diceritakan bahwa wilayah Bali yg diKristenkan hanya yg berada pd wilayah pegunungan & org2 Bali dgn kepercayaan pra-Hindu. selain itu diceritakan pula bahwa Belanda tak mau mengKristenkan Bali krn keindahan budaya yg terdapat didalamnya

    beberapa agama selain Islam yg mampu bertahan dr terjangan Kristenisasi antara lain Hindu, Buddha, Tao, Shinto, dlsb.

  2. #2
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Ini sebenarnya menarik.
    Tapi sekedar koreksi.
    Maluku tidak didominasi oleh Kristen melainkan seimbang kurang lebih seimbang. Makanya kemarin akhirnya jadi dua propinsi, Maluku dan Maluku Utara.

    Dayakpun begitu,
    tak semuanya masuk Kristen. Ada yang tetap di agama lama seperti Kaharingan. Ada juga yang masuk Islam

    Balik ke topik.
    Belanda secara netral tidak melakukan misi. VOC itu pedagang, murni berniat pedagang.
    Nah namanya pedagang, ada yang sekuler dan ada pula yang religius.

    Tapi kalau serius benar-benar mempelajari sejarah pemerintah kolonial Belanda, niscaya akan mendapatkan beberapa perdebatan antara Pemerintah Kolonial dengan para misionaris.
    Jadi, kadang misionaris ini jalan sendiri, kadang dapat tentangan, tetapi kadang dapat dukungan. Tergantung siapa yang jadi Gubernur Jendral.

    Oh iya,
    Bali itu, walau Hindu, tetapi persentuhan dengan Islam-nya cukup gede. Daerah kekuasaan Kerajaan Karang Asem misalnya, juga mencakup lombok yang ada Muslim. Bahkan mereka punya stempel-stempel berbahasa Arab. Tapi ya itu, penguasanya tetap beragama Hindu.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •