ini detailnya si janda pindah sementara atau sering banget nginep atau sesekali doank?
kalau nginep2 sesekali doank, artinya kan ga satu atap, yang ga dibolehin yang mana? atau dua-duanya? apa karena mereka janda dan duda atau karena memang peraturan kontrakan ga boleh inepin orang lain?
harus jelas donk beibeh. Ngapain juga urusin status mereka, si janda begini dan begitu, kamu sebagai pemillik kontrakan cukup menjelaskan ttg peraturanmu. Kalau dia langgar....nah, kayak di puisi WS. Rendra judulnya "Pesan pencopet kepada pacarnya" bilang : kalau nanti dia menolak, lalu depak saja
takutnya kedepan kamu ketemu kasus lain, dimana kamu sebelumnya buat peraturan bahwa tidak membawa teman lain jenis menginap, lalu kemudian ada yang membawa teman sejenis menginap. Lalu kamu mau bagaimana? Apa mau mencampuri orientasi seksual penyewa kontrakan juga?
*nambah lagi,
gimana kalau ada yang ga pernah bawa cewe, cowo, tapi..membawa anak kecil?
atau, membawa teman2 pengajian atau ibadah? apa yang seperti itu dibolehkan menginap? kalau emang boleh, berapa lama bleh menginapnya?
namanya manusia, macem2 aja kelakuannya, ada yang pedo,, ada yg bakat teroris, atau rumah kontrakanmu dijadikan save house?
heheheh