Jadi begini, mulanya saya tidak yakin hukuman mati bisa memberi efek jera bagi para bandar narkoba. Satu-satunya alasan saya mengerti posisi pemerintah adalah bahwasanya semua kurir/bandar narkoba dari luar negeri tahu persis bahwa di Indonesia ada death penalty buat mereka. Soalnya sudah diwanti2 para mbak pramugari sejak masih di atas pesawat. So, the choice is yours. Mereka tetap terus bawa tuh barang dan ketangkep sudah resiko masing2. Ada lagi sih pertimbangan lain, yaitu jumlah korban yang masif dan tidak bisa diselamatkan.

Setelah menonton wawancara di Metro TV, pikiran saya berubah. Untuk bandar narkoba, ya saya terpaksa setuju hukuman mati jika memang diputuskan begitu oleh hakim. Selama hukumannya ringan2 aja bahkan penjara seumur hidup pun ndak ngaruh, karena kehidupan mereka dijamin di dalam sana. Juga hidup keluarga mereka di luar.

"Kecuali hukuman mati ya..."

Tak perlu segala studi ilmiah, orangnya sendiri sudah ngomong begitu berarti memang cuma itu jalan menghancurkan peredaran narkoba sebelum generasi muda tambah banyak yang rusak.