Page 1 of 9 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 221

Thread: KPK vs POLRI

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910

    KPK vs POLRI

    Dibikin topik baru ya guys. ga kalah seru kan ini?

    KPK, pimpinan kpk saat ini khususnya, digebuki di ILC, bahkan oleh mantan ketua/pengurus kpk sendiri.
    Last edited by ndableg; 07-02-2015 at 03:15 AM.

  2. #2
    Presiden lagi jalan2..sambil mikir cari jalan keluar gimana beresin masalah KPK vs Polri..

  3. #3
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Ya tapi tetep peran KPK menurut gw terlalu mencolok, kayak jagoan. KPK harus menjadi lembaga berwibawa yg bisa mengendalikan lembaga2 lain macam wibawa godfather.
    Tugas KPK seharusnya bukan mempertontonkan aksi mereka sendiri shg terlihat tengil sendiri, tapi berhasil mempertontonkan aksi polisi seperti superhero pemberantas korupsi kepada masyarakat.
    Cuma masalahnya, polisi mau gak.

  4. #4
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Ya tapi tetep peran KPK menurut gw terlalu mencolok, kayak jagoan. KPK harus menjadi lembaga berwibawa yg bisa mengendalikan lembaga2 lain macam wibawa godfather.
    Tugas KPK seharusnya bukan mempertontonkan aksi mereka sendiri shg terlihat tengil sendiri, tapi berhasil mempertontonkan aksi polisi seperti superhero pemberantas korupsi kepada masyarakat.
    Cuma masalahnya, polisi mau gak.
    Mestinya memang KPK membersihkan kepolisian dan kejaksaan, tapi design awalnya ndak begitu ya mau gimana lagi. Komisi III yang punya kewenangan ngubah, tapi ntar ada aja pro dan kontra soal perubahan UU KPK. Mesti dikawal bener2 biar tidak memberi celah. So, bukan salah KPK kalo seperti itu karena dia cuma produk yang setengah-setengah. Dibilang super body tapi gedung aja minjem, penyidik aja minjem. Begitu pun taringnya sudah lumayan, banyak yang keder. Apalagi kalau memang difungsikan maksimal membersihkan insititusi penegak hukum, itu bakalan mantaf pake bingits.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  5. #5
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Oh iya elu lupa 1 hal yg PALING TIDAK PENTING, kenapa surat penetapkan tersangka itu cuma ditandatangani oleh samad dan bw, kenapa ga tunggu sampe yg laen "masuk kantor" sehingga kelimanya bisa tandatangan sesuai aturannya ::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  6. #6
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Oh iya elu lupa 1 hal yg PALING TIDAK PENTING, kenapa surat penetapkan tersangka itu cuma ditandatangani oleh samad dan bw, kenapa ga tunggu sampe yg laen "masuk kantor" sehingga kelimanya bisa tandatangan sesuai aturannya ::
    jadi salah gue? sama temen temen gue?

  7. #7
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by et dah View Post
    jadi salah gue? sama temen temen gue?
    Err ga nangkap gw, maksdnya apa ett?
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  8. #8
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Menurut gw sih, kalo ud beberapa kali terjadi, ada yg harus diperbaiki.
    Bagaimana kl yg demo2 cinta kpk itu mengusulkan perbaikan.

  9. #9
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Ide aja.
    Bubarkan polri sebenernya juga solusi menarik, karena sudah ada satpol PP. Tinggal kembangkan aja fungsi dan kemampuan satpol PP di masing2 daerah. Pasukan khusus macam brimob, densus 88 masukin aja jadi kesatuan AD, jadi semacam polisi militer, sedangkan bareskrim/reserse masuk dibawah BIA, jadi semacam FBInya indonesia. Ini bahkan bisa menghindari ribut2 POLRI vs TNI.

    Jadi akhirnya kayak di amrik, ada LAPD, NYPD, dll.

  10. #10
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Ide aja.
    Bubarkan polri sebenernya juga solusi menarik, karena sudah ada satpol PP. Tinggal kembangkan aja fungsi dan kemampuan satpol PP di masing2 daerah. Pasukan khusus macam brimob, densus 88 masukin aja jadi kesatuan AD, jadi semacam polisi militer, sedangkan bareskrim/reserse masuk dibawah BIA, jadi semacam FBInya indonesia. Ini bahkan bisa menghindari ribut2 POLRI vs TNI.

    Jadi akhirnya kayak di amrik, ada LAPD, NYPD, dll.
    Nanti masalah yg muncul KPK vs Satpol PP atau KPK vs BIA, dsb.

  11. #11
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Nanti masalah yg muncul KPK vs Satpol PP atau KPK vs BIA, dsb.
    KPK vs Satpol PP ya satpol PP kalah lah. Wong satpol PP tingkat propinsi, KPK tingkat nasional.
    BIA itu masuk TNI coy.

  12. #12
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Rasanaya permintaannya tidak sampai membubakan Polri. Bahkan tidak sampai memecat Budi Gunawan. Hanya membatalkan Budi Gunawan sebagai kapolri.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  13. #13
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Rasanaya permintaannya tidak sampai membubakan Polri. Bahkan tidak sampai memecat Budi Gunawan. Hanya membatalkan Budi Gunawan sebagai kapolri.
    Gw sih ga ikut2an. Cuman ide untuk menghindari ribut2 terjadi lagi.
    Membatalkan atau enggak, masalah akan terjadi lagi yg akan datang.

  14. #14
    pelanggan setia Fere's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Depan RSJ-KM
    Posts
    6,120
    BIA apaan sih..?

  15. #15
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    Badan Intelejen Ancuuur

  16. #16
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by et dah View Post
    Badan Intelejen Ancuuur
    Oh iya.. sekarang balik lagi BAIS ya?

  17. #17
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Barusan dengar dari metro tv, katanya dpr sudah menganggap si budi kapolri secara de facto, duh tambah mabok deh jokowi, cuma gara2 ulah 1 orang ::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  18. #18
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Ya polisi lah.

    Makanya utk meminimalisir kasus, badan pengawas berisi tokoh-tokoh masyarakat atau pihak independen lainnya yg sudah teruji integritasnya dlm melawan korupsi. Misal anggota badan pengawas adalah Adnan Buyung, Syafii Maarif, Hasyim Muzadi, atau siapalah tokoh masyarakat lainnya yg non partisan.
    Mereka suruh nangkep anggota kpk? Akhirnya butuh polisi juga yg nangkep. Kenapa ga mereka aja didalam kpk?

    Yang jadi masalah adalah posisi dan wewenang kpk yang tumpang tindih dengan kepolisian. Mau ada badan pengawas kek, kalo polisi ngambek, tetep aja konflik terjadi. Polisi itu jangankan KPK, TNI aja dilawan. Mereka berhak merasa terhina oleh manuver KPK. Kalo kata abang lo, ruhut sitompul, semut aja diinjek menggigit, apalagi polisi...

    KPK dirasa perlu ketika badan kepolisian dan kejaksaan dinilai tidak mampu memberantas korupsi, baik di luar ataupun di dalam lembaga itu sendiri. Jadi kehadiran KPK di sini adalah untuk MEMBANTU kepolisian dan kejaksaan memperbaiki kinerja dalam memberantas korupsi. Karena kita tidak membutuhkan hero baru, cukup hero2 yang lama diperbaiki mentalnya. Tapi yang terjadi sekarang adalah KPK bagaikan hero baru dan mulai kejangkitan sindromnya para selebriti. Akhirnya bukan saling membantu malah saling menohok.

    Jadi seharusnya KPK dipilih presiden berada diatas lembaga2 kepolisian dan kejaksaan, tanpa wewenang menangkap ataupun menjadikan tersangka. Wewenang tersebut hanya milik kepolisian dan kejaksaan. Wewenang KPK adalah menyidik dan menyelidiki kasus korupsi, laporan ke publik/dpr, dan mengawasi eksekusi yg dilakukan dua lembaga dibawahnya. Kapolri dan kejakgung otomatis menjadi anggota kpk. Polisi tetap bisa tangkap anggota KPK kalo salah, tapi paling tidak bukan balas dendam, karena yang bisa menangkap dan menetapkan tersangka adalah polisi dan kejaksaan.

  19. #19
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Mereka suruh nangkep anggota kpk? Akhirnya butuh polisi juga yg nangkep. Kenapa ga mereka aja didalam kpk?
    Fungsi badan pengawas nantinya agar tidak terjadi gontok-gontokan antara KPK dgn Polri. Sekarang KPK 'menangkap' Polri dan Polri 'menangkap balik' KPK. Ini harus dihindari. Akibatnya mereka saling kunci, deadlock. Juga Polri punya lebih banyak alasan utk menangkap KPK, sementara KPK tidak, hanya alasan korupsi. Kondisi seperti ini dapat membuat KPK lumpuh.

    Yang jadi masalah adalah posisi dan wewenang kpk yang tumpang tindih dengan kepolisian. Mau ada badan pengawas kek, kalo polisi ngambek, tetep aja konflik terjadi. Polisi itu jangankan KPK, TNI aja dilawan. Mereka berhak merasa terhina oleh manuver KPK. Kalo kata abang lo, ruhut sitompul, semut aja diinjek menggigit, apalagi polisi...
    Ngambek gimana? Melanggar UU? Bukan begitu. Kasus sekarang pun, KPK vs Polri, bukan ngambek seperti itu. Bukan ngambek yg melanggar UU, tapi ngambek yg justru 'memanfaatkan' UU. Mereka ngambek secara legal. Apa yg dilakukan Bareskrim, menangkap BW, adalah tidak salah. Ada laporan masyarakat ttg BW, ya ditindaklanjuti oleh Bareskrim, dst.

    Bener kata lo, ada wewenang yg tumpang tindih. Nah itu yg harus dihindari. KPK bisa menangkap langsung Polri, tapi sebaliknya, Polri tidak bisa menangkap langsung KPK. Ini namanya KPK punya imunitas terbatas. Yg bisa memerintahkan penangkapan KPK, ya badan pengawas itu, bukan Polri.

    KPK dirasa perlu ketika badan kepolisian dan kejaksaan dinilai tidak mampu memberantas korupsi, baik di luar ataupun di dalam lembaga itu sendiri. Jadi kehadiran KPK di sini adalah untuk MEMBANTU kepolisian dan kejaksaan memperbaiki kinerja dalam memberantas korupsi. Karena kita tidak membutuhkan hero baru, cukup hero2 yang lama diperbaiki mentalnya. Tapi yang terjadi sekarang adalah KPK bagaikan hero baru dan mulai kejangkitan sindromnya para selebriti. Akhirnya bukan saling membantu malah saling menohok.

    Jadi seharusnya KPK dipilih presiden berada diatas lembaga2 kepolisian dan kejaksaan, tanpa wewenang menangkap ataupun menjadikan tersangka. Wewenang tersebut hanya milik kepolisian dan kejaksaan. Wewenang KPK adalah menyidik dan menyelidiki kasus korupsi, laporan ke publik/dpr, dan mengawasi eksekusi yg dilakukan dua lembaga dibawahnya. Kapolri dan kejakgung otomatis menjadi anggota kpk. Polisi tetap bisa tangkap anggota KPK kalo salah, tapi paling tidak bukan balas dendam, karena yang bisa menangkap dan menetapkan tersangka adalah polisi dan kejaksaan.
    Kalo dipilih Presiden, KPK menjadi tidak independen dan di bawah perintah Presiden. KPK memang harus di luar kepresidenan, agar independen. Selain itu, meski KPK di atas Polri, tidak ada jaminan kasus seperti sekarang tidak terjadi selama Polri masih bisa menangkap KPK secara langsung. Misal, Polri di bawah kementerian dalam negeri, apakah otomatis Polri tidak bisa menangkap Mendagri? Ya tetap bisa. Jadi posisi tidak menjamin penangkapan dapat dilakukan atau tidak, tapi pembatasan wewenanglah yg diperlukan.

    Juga kalo KPK hanya menyidik dan menyelidiki, sementara status tersangka wewenang Polri, bagaimana kalo yg disidik dan diselidiki adalah Kapolri, apakah ada jaminan status tersangka otomatis dilakukan? Jangan-jangan ditunda-tunda oleh Kapolri-nya, kan wewenang dia, bukan wewenang KPK.

    Wewenang KPK sekarang sudah baik. Toh para ahli dan praktisi hukum yg membuat UU KPK juga melihat gimana penanganan pemberantasan korupsi di negara lain. Mungkin yg dirasa kurang, ya badan pengawas tsb agar KPK tidak seperti 'tuhan'.


  20. #20
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Yak, budi bebas, mungkin dengan ini kpk akan lebih hati2, dan menaati hukum dalam menegakkan hukum,
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

Page 1 of 9 123 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •