Bagi Anda penggemar novel 'Laskar Pelangi' karya Andrea Hirata tentunya ingat dengan karakter Mahar. Dia adalah bocah eksentrik yang selalu menyemangati Ikal sang tokoh utama ketika sedang sedih.
"Mari menyusun seroja bunga seroja
Riasan sanggul remaja putri remaja
Rupa yang elok dimanja jangan dimanja
Pujalah ia oh saja sekedar saja..."
Demikianlah potongan lirik lagu bernuansa Melayu 'Bunga Seroja' yang dilantunkan Mahar dalam film untuk menghibur tokoh Ikal. Karakter dan lagu itu dibawakan apik oleh Verrys Yamarno dalam film garapan sutradara Riri Riza.
Mahar dalam cerita digambarkan memiliki ketertarikan besar pada bidang kesenian. Ke mana-mana sebuah radio kecil selalu ia bawa. Kadang Mahar mencari inspirasi untuk membuat lagu di atas pohon.
"Enak di sini, boi," katanya kepada Ikal dengan logat Belitong yang khas.
Tokoh Mahar dalam film memberikan keceriaan. Ia selalu memandang kesulitan dari sisi lain. Mahar adalah tokoh yang memiliki karakter kuat.
Senin (12/1) sore pemeran Mahar dalam film Verrys Yamarno dikabarkan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat dalam usia 18 tahun.
Selamat jalan, Verrys. Energi dan semangatmu dalam tokoh Mahar akan selalu terkenang di benak penggemar.
saus
Verrys Yamarno
Actor
Born: March 17, 1996 (age 18), Belitung, Indonesia
saus : dari wikipedia,
Jakarta, CNN Indonesia -- "Tenang saja kau Boi, puisi yang dibikin orang jatuh cinta pasti dahsyat,"
Perkataan Mahar itu menenangkan hati Ikal yang begitu memuja Aling. Mahar memang bocah bertampang sombong. Kata-katanya selalu penuh percaya diri. Bocah pencinta musik yang selalu membawa radio usang ke mana-mana dan gemar menjemur baterai agar lebih tahan lama itu salah satu personel Laskar Pelangi. Ia diperankan Verrys Yamarno, pemuda asal Belitung.
Setelah Laskar Pelangi menuai sukses, Verrys tak lagi terdengar kabarnya. Kini, mendadak remaja kelahiran Belitung, 17 Maret 1996 itu dikabarkan meninggal dunia. Sebuah pesan yang diterima detikHOT menyebutkan, Verrys ditemukan meninggal pada pukul 14.30 WIB di kamar kosnya kawasan Senen, Jakarta Pusat, Senin (12/1).
"Pada hari Senin, 12 Januari 2015 sekitar 14.30 WIB di Jalan Kramat V RT 05/09 No 13 Kel Kenari Kec Senen Jakarta Pusat telah diketemukan mayat seorang laki-laki nama Ferris Yamarno lahir Gantung, 17 Maret 1996, Islam, mahasiswa IKJ Semester III, alamat Jl Pemuda Gantung RT 04 Belitung Timur," demikian penggalan pesan itu.
Kabar meninggal itu dibenarkan Andrea Hirata, penulis Laskar Pelangi. "Iya, kami tim dari Laskar Pelangi sedang menuju rumah duka. Belum tahu apakah jenazah di rumah duka atau masih di RSCM," katanya pada CNN Indonesia saat dihubungi melalui telepon. Andrea mengaku tidak tahu apa penyebab meninggalnya Verrys.
"Enggak tahu, nanti sampai di sana saya kabarin ya. Jenazah ada di RSCM," ujarnya menambahkan.
Menurut saksi detikHOT, Verrys pernah mengeluh pusing namun menolak dibawa ke dokter. Berdasarkan penelusuran media, tahun 2011 Verrys pernah mengalami kecelakaan motor dan masih ada gumpalan darah di kepalanya.
saus
masi mudo yak. diberitakan karena sakit, meninggal di kostan.
kemungkinan karena gumpalan darah di kepalanya karena kecelakaan di tahun 2011
RIP Verris
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)


Reply With Quote
turut berduka cita...penyebab kematiannya apa yah ? kasian masih muda bgt pdhal. Semoga keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan.
