Tolong masukan dari temen temen yg faham dengan falsafah :"apakah benar bahwa dalam filsafah cakupannya hanya diranah nalar dan akal manusia. Benar salah , bisa diterima atau ditolaknya argumen semata berdasarkan pertimbangan nalar dan akal manusia ?"
Rasanya bila kita punya persepsi yg sama terhadap pertanyaan tsbt , banyak pendapat yg "kelihatannya" bersilangan bisa dijelaskan.