Quote Originally Posted by Asum View Post
Filsafat (yang katanya disebut "seni berfikir") bisa halal bisa haram, tergantung bagaiamana kita menggunakan pikiran kita tsb, JIKA bertentangan dengan perintah dan larangan dalam Syari'at, MAKA ia haram, DAN JIKA sejalan dengan perintah dan larangan dalam Syari'at MAKA dia halal.

Ini sama dengan anda bertanya : Apakah makan itu haram ?

Secara umum, makan makanan itu halal, tetapi jika ia memakan yang haram (yang dilarang oleh Syari'at), maka ia haram.

Kaidah fiqh, pada prinsipnya termasuk bagian dari filsafat yang sejalan dengan syar'at karena bertumpu pada dalil2 syar'at.


CMIIW
INTINYA YG JDI PNEKANAN MAS ASUM ADALAH BHWA BERPIKIR ITU ADA 2, ADA YG BNAR ADA YG SALAH/SESAT. NAH FILSAFAT ADLH TRMASUK CARA BRPKIR YG SALAH.KNAPA? Krena ia brtentangan islam, ptnjuk islam, syariat islam alquran hadits DAN BRTENTANGAN JG DG CARA BRPKIR YG D MAKSUD ALLAH DLM FIRMANNYA

INTINYA ALLAH MEMERNTAHKN U BRPKR TETAPI BRPKIR SEPRTI APA? NAH PERTANYAN DAN JAWABANNY INI PERLU DI PERINCI DN D PERJELAS YAITU KALO BRPKIR ITU SESUAI DG SYARIAT ISLAM MKA BRPKR SPT ITULAH YG D PERNTAHKAN DN Jka brtetntangan dg syariat islam nah spt itu yg dilarang, dan dlm kategori d larang ini ya trmasuk FILSAFAT, KNPA FILSLAFAT DI LARANG DAN SESAT YA KMBALI LG KRNA BRTNTANG DG ISLAM ALQURAN HADITS. Bkan bgtu Mas Asum?