
Originally Posted by
kandalf
Nah mumpung ente nyebut-nyebut Babi nih..
Jadi apa hukumnya menggunakan katup jantung babi untuk pengganti katup jantung manusia?
Gini mas, pola pikir anda ini kacau. Anda seperti orang yang kesana-kemari mencari pembenar atas apa yang anda pikirkan semata tanpa mengikuti kaidah dalam memahami hukum agama (Syari'at).
Kita semua mafhum bahwa Babi itu haram <<<< Hukum asal, yang berlaku dalam semua kondisi dan waktu. Namun keumuman hukum ini dapat berubah ketika ada kondisi darurat yang memaksa, jika kondisi dharurat hilang maka hukumnya kembali ke hukum asal yaitu HARAM.
Contoh lain, hukum wudhu <<<< wajib pakai air, ketika kondisi dharurat maka boleh tayyamum.
Jadi berpindahnya hukum dari hukum asal ke hukum lain (dalam Islam) diperbolehkan dan kebolehannya diukur sesuai kondisi dharurat tsb berlangsung. Jika hilang kondisi yang memaksa berpalingnya dari hukum asal, maka hukumnya kembali ke semula.

Originally Posted by
kandalf
Yakin ente mau bersikap mutlak?
Yakin ente mau menerapkan sami'na wa athona secara mutlak?
Jelas mutlak, karena Allah SWT pernah melaknat Iblis yang mempertanyakan perintah nya tsb sebagaimana disebutkan dalam QS38:72~77.

Originally Posted by
kandalf
Sahabat nabi saja masih bertanya beberapa perkara.
Nampaknya anda tidak memperhatikan kalimat apa yang saya beri tekanan dari argumen anda tsb, perhatikan lagi :

Originally Posted by
kandalf
Filsafat itu seni mempertanyakan
dimana kata mempertanyakan ini memiliki muatan negatif dengan maksud meragukan keabsahan, BEDA dengan bertanya.
Beda banget antara mempertanyakan dengan bertanya. Bahkan bertanya itu wajib bagi orang yang tidak tahu sesuai QS16:43

Originally Posted by
danalingga
Btw, kami mendengar dan kami menta'ati itu dari aya AQ atau dari hadist ya
Ayat al-Qur'an mas, QS5:7
وَاذْكُرُواْ نِعْمَةَ اللّهِ عَلَيْكُمْ وَمِيثَاقَهُ الَّذِي وَاثَقَكُم بِهِ إِذْ قُلْتُمْ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Dan ingatlah karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya405 yang telah diikat-Nya dengan kamu, ketika kamu mengatakan: "Kami dengar dan kami ta'ati". Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mengetahui isi hati(mu). (QS5:7)
Silahkan cek ayat QS8:1
يَسْأَلُونَكَ عَنِ الأَنفَالِ قُلِ الأَنفَالُ لِلّهِ وَالرَّسُولِ فَاتَّقُواْ اللّهَ وَأَصْلِحُواْ ذَاتَ بِيْنِكُمْ وَأَطِيعُواْ اللّهَ وَرَسُولَهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul593, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan ta'atlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman." (QS8:1)