Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 57

Thread: Asal-usul korupsi di Indonesia

  1. #1
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672

    Asal-usul korupsi di Indonesia

    Ane melihat ada semacam keyakinan dalam diri kebanyakan orang Indonesia bahwa kalau mau kaya jadilah pejabat, jadilah anggota DPR, jadilah anggota partai, jadilah polisi, jadilah tentara, jadilah pegawai pajak, jadilah pegawai bea cukai, jadilah dokter, jadilah pengacara, dst. Sepertinya sangat sedikit yg berkeyakinan ingin menjadi pedagang, wiraswasta, dsb, kalau mau kaya.

    Dulu sewaktu SD, anak2 ditanyakan cita2nya ingin menjadi dokter, insinyur, tentara, polisi, dll, masih dalam pengertian yg ideal. Jadi dokter karena mau menyembuhkan orang sakit, jadi polisi karena mau mengatur lalu lintas, jadi tentara karena mau angkat senjata bela negara, dst.

    Ketika SMA, cita2 tsb masih tetap, tetapi tujuan sudah bergeser. Jadi dokter karena tahu setiap ke dokter bayar Rp 100rb, kalo ada 10 pasien saja sehari, sudah Rp 1jt. Kalo buka praktek 5 hari seminggu, sebulan sudah Rp 20jt. Jadi polisi kelas teri, tilang angkot Rp 20rb. Kalo ada 20 angkot per hari, selama 5 hari sudah Rp 2jt, sebulan sudah Rp 8jt. Belum tilang motor, mobil box, dst. Jadi tentara kelas teri, bekingin cukong per bulan ditransfer Rp 5jt per bulan. Masih banyak lagi hal2 melenceng yg sekarang sudah menjadi tujuan. Utk kelas kakap, kalikan 10 yg diperoleh kelas teri.

    Menurut ane itulah salah satu mata air korupsi di Indonesia dan itu berawal dari keluarga. Lihat saja betapa banyak orang tua (tanpa disadari) yg mengarahkan anak2nya agar menjadi hal2 di atas supaya menjadi kaya. Seandainya para orang tua mengajarkan pada anak2nya kalo mau kaya jadilah pedagang, mungkin Windows tidak diinisiasi oleh Bill Gates, tapi oleh Iwan Setiawan atau Joko Sugiyono atau Samsidar Junedi atau Tagor Simanjuntak, dst.


  2. #2
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    setuju um pur.... Saya juga sempat berdebat dengan orangtua saya akan hal ini... Mereka menganggap namanya korupsi itu wajar, ya gakpapa.. Wong semua orang juga melakukan hal itu kok...
    Mereka marah2 kalau saya cerita saya nolak uang yang dikasih orang, mereka bilang saya goblok, harusnya diterima saja...wong pejabat2 diatas korupsi udah milyaran..
    Pola pikir mereka masih meng agungkan jaman suharto.. Jaman mbah harto enak..bla...bla...
    Saya miris melihatnya... Betapa kejam pemerintah orba sampai mencuci otak orang2 tua seperti orangtua saya...

  3. #3
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    tapi cita2 gw dulu jadi pilot.. eee skrang malah jdi tk ojek, btw sama2 bw penumpang sih.. cuma bedanya di darat sama di udara

  4. #4
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    nih ada orang oot..

    Tapi bagaimanaapun um purba, 350tahun dibandinginyang baru 60an tahun ya jelas2 hanya diujung kuku...
    Budaya korupsi sudah mendarah daging di negara ini, mau gak mau ya harus mencabut sampai ke akar2nya..
    Adakan pemberontakan besar2an kea di mesir...

  5. #5
    Lha kan udah diterapkan pur?
    yakni mentalitas pedagang
    BEP aja gak cukup, maonya harus untung.
    misal:
    Klo cara mendapatkannya udah dng nyogok (kluar modal/investasi)
    akibatnya juga menuntut balik modal + keuntungan, dng segala cara
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  6. #6
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    mohon ma'af bagi para pns..

    Suka tidak suka, faktanya budaya korupsi memang tumbuh subur di kalangan pegawai negeri. menarik bahwa selalu ada omongan: "wah kalau gak cari sampingan sih mana bisa hidup dengan hanya menjadi pegawai negeri." sampingan disini bisa jadi pekerjaan tambahan, atau bisa jadi juga 'uang panas' .. Ada temen pengusaha, dia kerjanya nguping (pasang kuping mendengarkan) proyek2 pemerintah.. yg infonya itu di dapatkan dari para pns yg mencari sampingan itu tadi.. seperti biasa klo gol pns itu akan mendapatkan beberapa persen dari proyek tsb. dan masih banyak lagi cara2 yg serupa.. gitu deh !!

    NB: tapi biasanya ini terjadi di departemen2 yg basah (istilah yg sudah menjadi tolak ukur para markus) jd tdk semua tempat yg mendapatkan proyek2 tsb. dan org2 tertentu pulak yg mempunyai info tsb.
    Last edited by ancuur; 16-06-2011 at 10:24 PM.

  7. #7
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by aya_muaya View Post
    setuju um pur.... Saya juga sempat berdebat dengan orangtua saya akan hal ini... Mereka menganggap namanya korupsi itu wajar, ya gakpapa.. Wong semua orang juga melakukan hal itu kok...
    Mereka marah2 kalau saya cerita saya nolak uang yang dikasih orang, mereka bilang saya goblok, harusnya diterima saja...wong pejabat2 diatas korupsi udah milyaran..
    Pola pikir mereka masih meng agungkan jaman suharto.. Jaman mbah harto enak..bla...bla...
    Saya miris melihatnya... Betapa kejam pemerintah orba sampai mencuci otak orang2 tua seperti orangtua saya...
    Euh? mosok gitu ngajarinnya? becanda kali ya ya?

  8. #8
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Ane yakin neh, sebagian besar tukang ngopi di kopimaya akan tidak setuju jika anaknya nanti mo jadi guru es de atau mo jadi tukang nasi goreng tenda di pinggir jalan. Kalo anaknya kuliah, trus milih jurusan sejarah, pasti ditanya: Nanti setelah lulus, lu mau kerja dimana tong? Lu ambil hukum donk, biar lulus jadi pengacara seperti Hotman Paris yg cincinnya serenceng, mobilnya Ferrari, dikelilingi artis2 cewek yg mau cerai. Atau lu ambil ekonomi, trus nanti masuk depkeu bagian pajak, biar kayak Gayus Tambunan. Atau lu masuk kepolisian, soalnya tetangga sebelah, kompol X, punya Harley Davidson empat, Alphard dua, dan apartemen di mega kuningan. Wayooo.....

  9. #9
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Korupsi mah ga di kalangan pejabat/pegawai negeri aja.
    Last edited by ndableg; 17-06-2011 at 02:08 AM.

  10. #10
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Korupsi mah ga di kalangan pejabat/pegawai negeri aja.
    Mengkorup uang milik boss bisa berbahaya, kalau boss tahu bisa gawat.
    Jadi banyak orang lebih suka mengkorupsi uang rakyat, rakyat tau pun gak bisa apa2.

  11. #11
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Ya kan ada juga perusahaan yg mengerjakan proyek besar dgn uang rakyat.

  12. #12
    pelanggan setia gembel's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    perbatasan
    Posts
    2,068
    Ane melihat ada semacam keyakinan dalam diri kebanyakan orang Indonesia bahwa kalau mau kaya jadilah pejabat, jadilah anggota DPR, jadilah anggota partai, jadilah polisi, jadilah tentara, jadilah pegawai pajak, jadilah pegawai bea cukai, jadilah dokter, jadilah pengacara, dst
    klo tentara perbatasan dapet sampingan dari mana mbah
    belajar nge-blog di ferylife.blogspot.com

  13. #13
    kayaknya peluan korup sukses itu di kalangan PNS yah drpd di Pegawai Swasta. di PNS kan udah sistematis gituh, bawahan ma atasan udah saling mafhum. kalo di swasta rada2 susah keknya
    you can also find me here

  14. #14
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    sepertinya bukan keyakinan, tapi sejak kecil memang sudah dapet didikan seperti itu
    ditunjukan kondisi ekonomi orang2 kaya, gaya hidup orang kaya

    jadi sejak masa kanak2 sudah dikasih target kalau gede nanti harus punya ini itu yg serba wah
    ditambah suplemen dari sh!tnetron2 di tipi2 yg juga menampilkan gaya hidup serba mewah plus cara2 gak logis untuk jadi kaya

    anak2 kurang mendapat pengarahan bagaimana proses yg baik dan benar untuk mencapai target
    kalau prosesnya makan waktu lama dan gak enak dijalani akan segera ditinggalakan dan memilih cara2 yg instan

  15. #15
    Barista deddy's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Mahakam
    Posts
    2,250
    karena korupsi itu sudah membudaya, kalo kita lihat instansi pemerintah punya pemeriksa keuangan yang handal, ada BPK, BPKP dan para auditor tapi kenyataanya sering lolos juga yak ....
    GARUDA DI DADAKU

  16. #16
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    Quote Originally Posted by deddy View Post
    karena korupsi itu sudah membudaya, kalo kita lihat instansi pemerintah punya pemeriksa keuangan yang handal, ada BPK, BPKP dan para auditor tapi kenyataanya sering lolos juga yak ....
    kop ded, lolosnya kan di pengadilan.. Bpkp udah jungkirbalik nyari bukti, begitu nyampe pengadilan ilang... Lha piye jal?

  17. #17
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Euh? mosok gitu ngajarinnya? becanda kali ya ya?
    yaelah.. Wong bapakku sampai nggebrak meja gara2 aku ama masku ngeyel kok...
    Bapakku termasuk dalam barisan patah hati, jongos2 yang kebagian tanda tangan tapi duitnya dimakan ama bos2nya. Makanya giliran anaknya kebagian tempat yang bisa ngambil, disuruh ngambil...
    Dan mungkin orang2 tua kea bapakku juga banyak..

  18. #18
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    yang dibilang kop ancuur itu bener.. Bahkan gak cuma yang besar, duit2 kecil juga ada duitnya. Kalau gak dikasih duit, gak bakal lolos. Nanti tiap ambil duit, si rekanan ngasih lg ama bendaharanya. Makanya.. Bentuk2 proyek itu nilai sebenarnya gak nyampe 90persen.. Bisa cuman setengahnya..
    Ini bukan hoax, gw punya temen rekanan pemerintah yang cerita kea gitu.
    Udah gt dia kadang weeked didatangin pnsnya cuma pengen ditraktir makan atau ditraktir cewek...

  19. #19
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    di pns kan dia cuma make duit, duit ngucur dari atas. Kalau perusahaan swasta kan mereka mencari duit...

  20. #20
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Ane yakin neh, sebagian besar tukang ngopi di kopimaya akan tidak setuju jika anaknya nanti mo jadi guru es de atau mo jadi tukang nasi goreng tenda di pinggir jalan. Kalo anaknya kuliah, trus milih jurusan sejarah, pasti ditanya: Nanti setelah lulus, lu mau kerja dimana tong? Lu ambil hukum donk, biar lulus jadi pengacara seperti Hotman Paris yg cincinnya serenceng, mobilnya Ferrari, dikelilingi artis2 cewek yg mau cerai. Atau lu ambil ekonomi, trus nanti masuk depkeu bagian pajak, biar kayak Gayus Tambunan. Atau lu masuk kepolisian, soalnya tetangga sebelah, kompol X, punya Harley Davidson empat, Alphard dua, dan apartemen di mega kuningan. Wayooo.....
    mingkun paradigma ataw lebih tepatnya mindsetnya yng harus diubah yak pur?
    misal: sekulah bukan mencetak pencari kerja
    tapi mencetak kader pencipta pekerjaan
    ataw bahasa kerennya jiwa enterpreneurship
    (mental/jiwa kewira usahaan)
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •