Page 1 of 6 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 109

Thread: Memusuhi komunitas Ahmadiyah

  1. #1

    Memusuhi komunitas Ahmadiyah

    dear kopiers

    saya pribadi terheran2 dng sikap kelompok yng antipati thd komunitas Ahmadiyah
    padahal mereka tidak mengganggu komunitas lain serta tidak merugikan kehidupan
    bernegara n bermasyarakat.

    Menurut saya, kelompok yng memusuhi ataw tidak menginginkan keberadaannya,
    perlu dipertanyakan cara beragama n bermasyarakatnya.

    bagaimana dng pendapat anda . .... monggo dipersila
    isi lagi cangkirnya klo perlu
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  2. #2
    Dulu, ketika masih muda dulu, saya pasti membela habis-habisan Ahmadiyah. Tapi sekarang, rasanya kok ya Ahmadiyah sama tidak warasnya dengan mereka yang memusuhi Ahmadiyah.

    Kalo Ahmadiyah lebih waras rasanya persoalan ini akan selesai dengan memraktekkan pepatah :"sing waras ngalah."

  3. #3
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Ahmadiyah mau mengalah apa lagi ? menyangkal iman ?

  4. #4
    pelanggan setia gembel's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    perbatasan
    Posts
    2,068
    klo si ahmadiyah tidak menyebarkan pahamnya sih oke-oke aja. ini masalah keyakinan, paling mendasar sekali. berat pertanggungjawabannya.

  5. #5
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    dear kopiers

    saya pribadi terheran2 dng sikap kelompok yng antipati thd komunitas Ahmadiyah
    padahal mereka tidak mengganggu komunitas lain serta tidak merugikan kehidupan
    bernegara n bermasyarakat.
    Secara langsung memang mereka tdk mengganggu komunitas umat manusia seluruhnya, tetapi secara khusus ia mengganggu dan menodai keyakinan umat Islam.

    Memperlakukan Ahmadiyah, sama dengan memperlakukan aliran-aliran Islam sesat lainnya semisal Lia Eden, dan agama lain yang ada nabi barunya. Tidak ada perlakukan berbeda terhadap Ahmadiyah.

    Paham Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir adalah harga mati dan merupakan aqidah benerasi salaf, sehingga mengakui adanya nabi lain selain Muhammad saw yang akan turun <<< merupakan paham sesat.

    Saya kira, sudah banyak diskusi2 tentang point2 kesesatan Ahmadiyah ini. Anda bisa mencarinya via google seperti di sini : http://media-islam.or.id/2007/09/27/...nabi-terakhir/

    Tidak ada khilafiyah dalam memahami arti dan maksud dari خَاتَمَ النَّبِيِّينَ SELAIN bahwa : Nabi saw adalah PENUTUP para nabi yang tidak ada lagi setelah beliau saw. Maka yang menyimpang dari pehamanan tsb adalah sesat.

    Quote Originally Posted by pasingsingan
    Menurut saya, kelompok yng memusuhi ataw tidak menginginkan keberadaannya,
    perlu dipertanyakan cara beragama n bermasyarakatnya.
    Maka saya pun boleh mengatakan "kelompok yang mendukung Ahmadiyah perlu dipertanyakan juga cara beragamanya dan cara bermasyarakatnya"
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  6. #6
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Ahmadiyah mau mengalah apa lagi ? menyangkal iman ?
    Nah, pertanyaan ini sendiri menimbulkan masalah. Jika Ahmadiyah tetap bersikeras menanyakan seperti ini,ya masalah nggak bakal selesai. Tolong diingat disini ini menghadapi orang belum waras, kalo tetap ngotot ya bakal terus bermasalah.

  7. #7
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Mohon yg terlibat di topik ini memang yg beragama Islam atau Ahmadiyah saja, selain itu agar tdk berkomentar spy tdk memperkeruh suasana. saya setuju, kita diskusi dgn kepala dingin.

    syukron
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  8. #8
    om Asum

    siapa saja n dng latar belakang keyakinan/keimanan apa saja
    boleh dong join diforum ini, yng penting kontribusinya positif
    dalam arti obyektif n konstruktif, tidak berniat membuat onar



    ayo ayo tambah lagi isi cangkirnya
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  9. #9
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Sepakat dengan Pasingsingan...
    mestinya semua, gak ada latar belakang agama tertentu.

    Kalau cuma karena sesat harus bubar.

    Maaf, agama Katolik harus bubar karena sesat menurut beberapa aliran Kristen. (perlu kutuliskan tautannya di sini?)

    Maaf, Hizbut Tahrir Indonesia harus bubar karena sesat menurut Salafiy. (perlu kutuliskan tautannya di sini?)

    Maaf, agama Islam harus bubar karena sesat menurut Umat Kristen. (perlu kutuliskan tautannya di sini?)

    Kita tidak akan pernah selesai kalau membahas kesesatan.




    Lia Eden itu kasus yang berbeda. Ibu Lia membakar lidah anak pengikutnya. Sudah melanggar hukuum positif Indonesia.

  10. #10
    konon yng menyebabken kelompok Ahmadiyah dianggap menyimpang
    oleh kelompok yng merasa mayoritas dlm islam, adalah gara2
    kelompok Ahmadiyah mendeclare Gulam Ahmad Parwes sbg nabi.

    nah dlm konteks tsb, adakah kitab standard mereka yng menyatakan demikian?
    klo ada silakan disharing disini yak. Sukur ada source linknya
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  11. #11
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Pernyataan di depan DPR nih..


    http://www.detiknews.com/read/2011/0...kan-kitab-suci

    Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) mempercayai bila semasa hidupnya, Mirza Ghulam Ahmad pernah menerima wahyu suci dari Allah SWT. Wahyu tersebut kemudian dibukukan oleh Mirza yang kemudian hari disebut sebagai Tazdkiroh.

    "Tazdkiroh adalah wahyu suci yang diterima Mirza Ghulam Ahmad. Yang kemudian dituliskannya, tapi Tazdkiroh bukan kitab suci," ujar anggota JAI, Syamsir Ali, saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) antara Komisi VIII dengan JAI di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/2/2011).

    Bahkan menurut Syamsir ulama-ulama lain seperti Imam Syafii, Imam Hambali, para Khulafaur Rasyidin juga mendapatkan wahyu suci.

    "Soal yang menerima wahyu, bukan beliau saja, ada imam Syafii juga, Usman dan Umar dan ulama lainnya. Dan wahyu itu datangnya dari Allah SWT," tambahnya.

  12. #12
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Sepakat dengan Pasingsingan...
    mestinya semua, gak ada latar belakang agama tertentu.

    Kalau cuma karena sesat harus bubar.

    Maaf, agama Katolik harus bubar karena sesat menurut beberapa aliran Kristen. (perlu kutuliskan tautannya di sini?)

    Maaf, Hizbut Tahrir Indonesia harus bubar karena sesat menurut Salafiy. (perlu kutuliskan tautannya di sini?)

    Maaf, agama Islam harus bubar karena sesat menurut Umat Kristen. (perlu kutuliskan tautannya di sini?)

    Kita tidak akan pernah selesai kalau membahas kesesatan.




    Lia Eden itu kasus yang berbeda. Ibu Lia membakar lidah anak pengikutnya. Sudah melanggar hukuum positif Indonesia.
    Bener bung kandalf..setuju..
    Tapi beneran ya lia eden melakukan pidana kayak yang sampeyan tulis ?

  13. #13
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    tetapi apakah Imam Syafi'i berani bilang beliau Nabi? Mereka, para Imam yang disebut Syamsir Ali adalah menuliskan pengetahuan yang mereka dapat kemudian bisa jadi Ihtihaj yang artinya pemahaman mereka berupa keilmuan bukan membuat agama baru atau Nabi dan ajaran baru.

    Bagaimana dengan Mirza Ghulam Ahmad? Karena pengikutnya mendeklarasikan sebagai Nabi baru dan Tazdkiroh disejajarkan dengan Al Qur'an?

    Sama gak kalau sudah seperti ini?

    Sebenarnya aneh Ahmadiyah, karena setelah Nabi Muhammad SAW mereka mengakui adanya Nabi lain, masak masih maksa2 beragama Islam atau bagian dari Islam?

  14. #14
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by lovedaa View Post
    Tapi beneran ya lia eden melakukan pidana kayak yang sampeyan tulis ?
    Benar...
    Lihat saja pembelaan mereka.
    http://www.liaeden.info/indonesia/in...1&limitstart=5

    Apabila nanti secara bertahap bertambah publik yang menyadari kebenaran takdir ini, dapat kiranya dimengerti bahwa semua orang niscaya disucikan oleh kami, Roh Kudus. Untuk hal itu, perlu kuagunkan Injil Matius 3 ayat 11:

    “Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertaubatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.”

    Memang kami sudah mensucikan Lia Eden, Muhammad Abdul Rahman dan semua Komunitas Eden dengan api suci. Seluruh tubuh mereka diusap dengan spiritus dan dinyalakan dengan api.

    Berita pensucian dengan api memang mengejutkan, dianggap sebagai syariat sesat dan sadis. Tapi keadaan di Eden tak diperkenankan adanya dosa. Pensucian di Eden harus bisa membasmi dosa dan membuat jera terhadap dosa. Pensucian dengan api memang tak ada di dalam Al Quran. Risalah tentang pensucian di Eden terlampir.

    Adapun dalam persidangan ada Eddy Suprihadi yang mengadukan Lia Eden karena menganggap anaknya R. Ghassani Karamina alias Neng telah dianiaya dibakar mulutnya. Padahal pensucian di Eden memang dengan cara pembakaran.

    Tak ada pelepuhan luka bakar di mulut Neng. Neng berbohong, Ghazian berbohong. Dan kebohongan mereka dieksploitir ayahnya dan jaksa. Apinya tak pernah bisa menyala. Mana mungkin mulut Neng bisa melepuh. Aku sudah tahu apa yang akan terjadi oleh sifat pembohong Neng, Ghazian dan Eddy. Kami yang menjadikan apinya tak bisa dinyalakan kala tiga kali telah dicoba menyulutnya, sampai diputuskan takkan berhasil dinyalakan dan hukuman Neng pun dibebaskan. Tapi berita itu akan menarik perhatian publik untuk mencermati pensucian di Eden.
    Seperti inilah yang perlu diwaspadai...
    Kalau sudah membahayakan, harusnya dibubarkan.



    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    Bagaimana dengan Mirza Ghulam Ahmad? Karena pengikutnya mendeklarasikan sebagai Nabi baru dan Tazdkiroh disejajarkan dengan Al Qur'an?
    Kalau baca pembelaannya Ahmadiyah Lahore internasional (lampu baru mati jadi aku kehilangan tautan), kasus mengaku nabi ini mirip kasusnya Rashad Khalifa dari kelompok Submitter.

    Pertanyaanku tetap sama,
    selain masalah akidah, adakah yang membahayakan dari Ahmadiyyah sehingga harus dibubarkan?

  15. #15
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    seinget saya Ahmadiyah menyebarkan ajarannya juga..itu yang di CIkeusik, kalau gak salah yang merekam adalah anggota Ahmadiyah sendiri PNS dari balai Arkeologi. Tadinya diberhentikan karena memakai fasilitas Balai untuk menyebarkan ajaran Ahmadiyah.

    Kalau alasan membahayakan Aqidah tidak lagi dianggap penting untuk membubarkan Ahmadiyah, apa pantas disebut agama Islam?

  16. #16
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Ini sama Aja dgn bule Yg mengira smua Muslim mengharapkan 72 bidadari di surga.

  17. #17
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Coba bawa sini kitab ahmadiyah. Jgn2 cumin gossip aja

  18. #18
    Nah, kan bener. Emang sing waras harus ngalah.

  19. #19
    pelanggan setia Agitho_Ryuki's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    mBantul, Ngayogyokarto, Hadiningrat
    Posts
    2,517
    yang waras yang mana?? Jika kenyataannya gak ada yang mau ngalah...
    Barangsawijine purwo marang kawitan, Bandar sejatining wujud. Yuk lakone.. BUTHO CAKIL sido NGEMUTTT PEN.....THUNG!!

  20. #20
    @Aghito: coba baca komen saya yang pertama. Semoga tercerahkan.

Page 1 of 6 123 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •