67. menurutku, namanya manusia, pasti gak cocok, karena kita dibesarkan sekian puluh tahun dengan kondisi yang beda2. anak kembar aja bisa beda... jadi, kenapa harus takut kalau gak cocok? aku pikir itu sebuah kewajaran... kalau dipikir, kami ini beda 180%.. cocoknya dimana coba? tapi ibarat langit dan bumi, gak harus sama untuk selalu bersama kan? bahkan dengan perbedaan itu kami saling melengkapi, aya yang emosian dan tezar yang sabar, aya yang rame dan tezar yang pendiam, aya yang blak2an dan tezar yang pemalu.. dll...
kalau makan, tezar selalu pakai sendok, gak bisa pakai tangan, kebalikan ama diriku yang lebih suka pakai tangan daripada sendok, channel tivi juga sering rebutan karena beda aliran,sama2 suka sama buku, tapi alirannya beda, kebiasaan, p[adangan hidup, pola pikir, semua beda.. bahkan.. secara fisik aja beda, aku item, gemuk, jerawatan, muka tua, tezar putih, kurus, mulus, baby face..
prinsip aku bukan menikah dengan orang yang kita cintai, tapi mencintai orang yang menikah dengan kita. kenapa juga harus mencinta seseorang bukan milik kita kan? dan urusan menikah bukan dengan siapa kita menikah, tapi bagaimana kita nanti menjalani pernikahan itu sendiri. bgaimana kita berperang dengan ego kita, bagaimana kita menyiapkan toleransi seluas samudera, maaf yang setinggi gunung himalaya,
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





