Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 37

Thread: Kawin Paksa: Rahasia Pengantin Bocah Terkuak

  1. #1
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168

    Angry Kawin Paksa: Rahasia Pengantin Bocah Terkuak

    Kamis, 09 Juni 2011 15:50 WIB



    Tahani (pink) berusia enam tahun ketika dia menikah dengan Majed (25).
    Dia berpose bersama Ghada (hijau), mantan teman sekelasnya dulu, yang juga menjadi pengantin bocah.
    Foto diambil di gunung dekat rumah mereka di Hajjah.

    REPUBLIKA.CO.ID,NEW DELHI - Rahasia dunia tentang pernikahan bocah perempuan cilik terungkap. Sebuah keadaan yang memilukan karena anak perempuan berusia lima tahun dipaksa menikah dengan pria paruh baya.

    Bermata lebar dan tajam, ekspresi bocah-bocah kecil itu sangat tertekan. Wajah tak berdosa telah direnggut dari mereka.

    Mereka semestinya bermain, belajar dan menikmati masa kanak-kanak mereka. Tapi, yang terjadi adalah mereka dipaksa untuk cepat dewasa ketika mereka sendiri sama sekali belum mengalami masa puberitas.

    Berbagai kisah pengantin bocah lima tahun baru-baru ini terungkap. Sebanyak 10 dari 12 juta bocah di negara berkembang setiap tahunnya mengalami kawin paksa.

    Lewat sebuah penelitian investigasi, National Geographic berhasil menguak praktik pernikahan bocah perempuan. Jurnalis Cynthia Gorney dan fotografer Stephanie Sinclair, yang bekerja dalam proyek National Geographic, berhasil membongkar praktik yang mengejutkan dunia tersebut.

    Cynthia Gorney dan Stephanie Sinclair terbang ke Yaman dan Rajasthan (India) untuk melakukan investigasi tersebut. Di India, mereka menemukan kenyataan bahwa ada bocah perempuan berusia lima tahun yang sudah menikah karena dipaksa oleh pihak keluarga.

    Seperti dikutip Dailymail.co.uk, acara pernikahan pengantin bocah cilik itu dilakukan pada tengah malam. Seperti sudah menjadi sebuah kesepakatan tak tertulis, seluruh penduduk desa merahasiakan acara pernikahan gadis cilik tersebut. ''Mereka takut acara tersebut akan diganggu aparat kepolisian,'' tulis Dailymail.co.uk.

    Tidak hanya itu. Dalam undangan pernikahannya, nama pengantin cilik itu tidak dicantumkan. Hal ini dilakukan guna menyamarkan dari penciuman polisi bahwa ada gadis cilik yang disuruh kawin paksa.

    Berdasarkan hukum India, seorang gadis sebenarnya belum bisa menikah sebelum berusia 18 tahun. Tapi, kenyataannya adalah banyak remaja India di bawah umur yang menikah dengan pria lebih tua empat atau lima tahun dari mereka.

    Di Yaman, Afghanistan, Ethiopia dan negara-negara yang tingkat pernikahannya tinggi, para suami dari gadis cilik itu adalah pemuda atau duda. Ada juga penculik yang memperkosa terlebih dahulu lalu mengklaim mereka sebagai istrinya.

    sumber

    --------------------------------------
    gileeeeeeeeee masih bocah dikawinin.
    ntu trus ngapain aja?

  2. #2
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    saudaraku ada yang lulus smp langsung nikah, anaknya mantan istrinya almarhum kakekku.
    Tapi bukan karena paksaan sih, suka sama suka. Dan orangtuanya juga setuju2 ajah...

  3. #3
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Artikel aslinya ada di National Geographic dan panjang banget.

    Waktu itu sempet kesel banget bacanya, anak2 itu bahkan usianya belum 6 tahun. Menstruasi aja belum dapet.

    Di sana jg disinggung kisah Nujood Ali yang mengajukan cerai di usianya yang ke-10.

    Miris.

  4. #4
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Quote Originally Posted by Serenade View Post
    Artikel aslinya ada di National Geographic dan panjang banget.

    Waktu itu sempet kesel banget bacanya, anak2 itu bahkan usianya belum 6 tahun. Menstruasi aja belum dapet.

    Di sana jg disinggung kisah Nujood Ali yang mengajukan cerai di usianya yang ke-10.

    Miris.
    weks 10 tahun dah mengalami perceraian

    gw kutip dari link yang diberikan serenade, *thx for the link eniw

    Informasi itu pun sebetulnya riskan untuk diungkapkan karena gadis India dilarang menikah sebelum berusia 18 tahun.
    Namun, cara yang digunakan untuk membuat penegak hukum menutup mata terhadap perkawinan ilegal ini
    —persekutuan dengan tetangga, imbauan untuk menghormati nama baik keluarga—
    lebih mudah dilakukan apabila gadis yang ditunangkan itu setidaknya sudah akil balig.
    Anak perempuan yang masih kecil biasanya ditambahkan diam-diam.
    Nama mereka tidak tercantum pada kartu undangan dan tidak disebut-sebut dalam perkawinan mereka sendiri.


    Nujood berpesan :
    Dalam buku catatan hariannya dia menulis surat terbuka yang ditujukan kepada para orang tua Yaman:
    “Jangan biarkan anak kalian menikah. Kalian mengganggu pendidikannya, dan kalian menghancurkan masa kecilnya jika kalian memaksanya menikah muda.”

    ------------
    artina mereka pun sebenarnya sadar kalau salah, buktinya menutup2i juga,
    dan rintihan hati nujood ... dalam buku catatan hariannya..
    besok gede dia jadi apa ya?
    Quote Originally Posted by aya_muaya View Post
    saudaraku ada yang lulus smp langsung nikah, anaknya mantan istrinya almarhum kakekku.
    Tapi bukan karena paksaan sih, suka sama suka. Dan orangtuanya juga setuju2 ajah...
    loh kalau usia 15 *lulus smp
    kan boleh dibilang usia belia, jaman nenek buyut kita mungkin juga menikah di usia segitu.
    dah menstruasi juga *mungkin
    minimal bikin kopi buat suami bisa lah.

    lah ini 5 atau 6 tahun,
    dah melayani suami
    *hidup macam apa pula kalau kek gitu?

  5. #5
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Gw gak ngerti anatomi anak cewek seumuran itu, kira2 mampu gak tuh dipenetrasi pria dewasa ?

    Ada beberapa kebudayaan yg memang menikahkan anak2 sejak usia dini misalnya Yahudi dan Monggolia, tapi suaminya juga seumuran.

  6. #6
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Bukan masalah penetrasi lah lan. Ini masalah kepemilikan. Ga harus langsung ***.

    Orang tua yg ga mampu, bisa dibantu mantu laki2nya bekerja. Begitupula yg perempuan melayani si suami yg bekerja dgn memasak, bikin kopi, dan hal2 rumah tangga lainnya. Kehidupan di negara2 tsb (yg jelas di pedesaan) ga kayak di jakarta, ato kota2 besar yg banyak aktivitasnya. Para gadis ga perlu diskotik, gaul ke mana2, mengembangkan hobi shopping atau sibuk caper cowok2. Si suami juga ga lepas dari perhatian masyarakat. Jadi petani, bangun pagi ke sawah, nyangkul seharian, ato sekedar jaga kebon. Tugas masing2 sederhana, dan kebutuhan pun ga setinggi kebutuhan orang2 kota, yg perlu punya iPad, entah utk apa.

    Itu idealnya.. yg menyimpang tentu ada saja, dan itu yg menarik perhatian media utk cerita menarik demi meningkatkan penjualan.

  7. #7
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    hemmh., pasti ada penyebabnya... Yang jadi pikiran gw,
    1. Apakah mereka jadi istri pertama?
    2. Apakah wanita yang seusia mereka sudah tidak ada?kemana?
    3. Apakah orangtua mereka juga seperti itu?
    4. Apakah si anak kecil (pernikahan bayi neh, bukan nikah muda lagi. Mekar aja belum...) langsung diajak berhubungan badan atau suami nunggu dia mens dulu?
    5. Agama mereka apa ya?
    6. Mereka (perempuan kecil yang dinikahkan) dilahirkan dari ibu yang berusia berapa?

  8. #8
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Kayaknya kalau tidak di penetrasi sih tidak terlalu besar masalahnya, seperti yg ditulis ndableg kan mereka cuma orang desa yg tidak punya banyak tuntutan hidup.

    Tapi saya pernah baca kisah seorang gadis cilik tewas pendarahan karena dipenetrasi suaminya.
    Semoga hal semacam itu tidak terjadi secara umum.


    http://www.republika.co.id/berita/br...bat-perdarahan

  9. #9
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Ini aku kutip dari wikipedia:

    Yemeni law allows girls of any age to wed, but it forbids *** with them until an indefinite time when they’re considered "suitable for ***ual intercourse."
    Ga disebutkan ukurannya itu menstruasi atau bukan.
    Bisa jadi spt yang disebutkan ndableg, dinikahi dulu, urusan s*x nanti dulu, tapi yang menyedihkan, anak2 ini bergantung pada pendapat orang lain. Bila dia kebetulan dapet keluarga yang pengertian masih mending, mau nunggu sampe dia siap, tapi kalo ga .... Nasibnya mungkin kayak Nujood atau lebih buruk lagi.

    Kalo dulu Nujood mengajukan perceraian di usia 10, sekarang rekor usia termuda yg mengajukan cerai di Arab Saudi malah 8 tahun. (bisa dibaca di link)
    Dengan peristiwa2 kek gini apa ga lebih baik para lelaki di sana mulai merubah kebiasaan menikahi anak2 kecil spt ini.

  10. #10
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    mungkin lebih besar pengaruhnya dari pemerintah untuk membuat uu melindungi mereka dan hukum yang benar2 dilaksanakan...

  11. #11
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    para pedofil disarankan keindia aja kalo gitu

  12. #12
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    mungkinkah.. pertanda kiamat hampir tiba 2012

    dunia semakin uedan

  13. #13
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    jaman doeloe juga ada gethuu kali....

  14. #14
    Barista deddy's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Mahakam
    Posts
    2,250
    Mungkin sdh menjadi tradisi penduduk disana jadi hal tersebut dianggap biasa.... Wallahualambisowab.....
    Last edited by deddy; 12-06-2011 at 11:19 AM.

  15. #15
    @Deddy:

    Rasanya dianggap nggak biasa juga makanya pada sembunyi-sembunyi gitu. Ini sih kalo aku lihat UUD alias ujung-ujungnya duit.

  16. #16
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Mending cerai awal2 gini

  17. #17
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    spechlees...anak2 saya perempuan...Naomi bahkan usianya 5 tahun...taunya cuma main, sekolah dan have fun...masak? bikin kopi? boro2...kadang masih minta disuapin

  18. #18
    pelanggan setia ul.malik's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    C.G.H City
    Posts
    2,594
    baru selse baca sampe habis.

    kasian anak" perempuannya
    apalagi yang kasusnya aisyah, nikah sama bapak" 50 tahun

  19. #19
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by aya_muaya View Post
    mungkin lebih besar pengaruhnya dari pemerintah untuk membuat uu melindungi mereka dan hukum yang benar2 dilaksanakan...
    kayaknya UU-nya udah ada, mereka dilarang, tapi tetep dilaksanakan karena UUD
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  20. #20
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Saya agak heran dengan india, disana ada budaya istri dibakar, dikubur hidup2, dipaksa membayar mas kawin, pengaturan kasta, kini kawin paksa anak2...

    Indonesia masih cukup baik, ada satu kasus sheik puji saja langsung dikecam oleh masyarakat ramai.

    Tapi sebagai sesama negara miskin, memang hak2 manusia sering terabaikan oleh urusan ekonomi.

Page 1 of 2 12 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •