Yup... kita masih babu di negeri sendiri. Maafkan cucu2 mu ini bung. Sampe 2014 belum bisa mewujudkan impian mu. Sepertinya ingin marah2, yg akhirnya aku lampiaskan pada orang tua ku yang kuanggap gagal mendidik anak2nya meneruskan cita2 bung Karno. Sementara pribumi sibuk dengan dunia2 mafia memperbudak bangsa sendiri, orang2 asing tertawa diatas penderitaan orang susah. Amarah tidak cukup mengobati hal ini. Malah pengennya mending balik ke negeri penjajah. Mending jadi babu dinegeri penjajah deh. Sakitnya ga sesakit menjadi babu di negeri sendiri.
Please prove me that I'm wrong..
Masih lebih terhormat jadi babu di negeri sendiri dari pada jadi babu di negeri bekas penjajah.
Masih lebih terhormat jadi babu di negeri sendiri dari pada jadi babu di negeri bekas penjajah.
meh. Kalo sama2 babu juga, gue pilih mereka yang bisa ngegaji gue lebih besar, dan yang lebih sedikit mendzalimi gue, sebagai babu.
Biar babu, tapi halal. Dan kehormatan gue di ukur dari kemampuan gue menjaga dapur keluarga ngebul.
Sesederhana itu.