Results 1 to 20 of 128

Thread: What do u think about Ahok?

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Ud miskin ngeselin lagih.
    Tapi naek busway boleh dong. Artinya lebih miskin lagi boleh.
    Jadi: "Lo ngeselin, jangan lewat sini."

    Yg gw salut ama adek gw itu kerja selalu naek bus, walau di rumah ada mobil.
    Tentu bisa naik TransJakarta. Tapi kebijakan seperti ini kan kadang dilihat dari berbagai segi, ya salah satunya itu.

    Meski gue bukan fenboi Ahok, tapi gue gak mau kalau nanti Pilkada DKI tahun 2017, ada cagub yang didukung sama bodat2 FPI dan berjanji mau menghapuskan larangan kendaraan roda dua di jalan protokol. Kalau gara2 itu jadi menang kan semprul.

    ---------- Post Merged at 10:48 AM ----------

    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    gw di Jakarta dari tahun 2000, jadi bisa ngerasain
    banget bukti kerjanya Jokowi dan sekarang Ahok
    bener banget. kadang memang terlalu sempit kalau berpikir bukti dari kerja itu hanya pembangunan infrastruktur atau fasilitas umum saja (meski memang ini yang paling gampang diukur). Kalau pembangunan fisik didorong, tapi kualitas birokrasi kacangan, ya sebenernya sama dudulnya (kekmana ntar perawatan dan kontinuitas fasilitasnya).

    Ya mungkin itu kualitas Jokowi-Ahok sih, gak mau terjebak hanya dalam pembangunan fisik, karena di saat yang bersamaan mereka juga meningkatkan kualitas birokrasi.

    Gue dua tahun sama Foke, dan dua tahun sama Jokowi-Ahok, bisa ngerasain perbedaan yang kentara. Mulai dari kualitas pelayanan di kantor kelurahan, perbaikan kali biar gak banjir, pembenahan transportasi publik (belum bagus, tapi diupayakan untuk dibenahi kan), dan lain2nya.

    Masalah personal Ahok sih, gue cenderung gak peduli sih. Kalau marah2, tapi kerjanya memang amanah lebih baik daripada sok2 punya komunikasi politik yang bagus tapi nol dalam realisasi.

  2. #2
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by nerve_gas View Post
    Tentu bisa naik TransJakarta. Tapi kebijakan seperti ini kan kadang dilihat dari berbagai segi, ya salah satunya itu.

    Meski gue bukan fenboi Ahok, tapi gue gak mau kalau nanti Pilkada DKI tahun 2017, ada cagub yang didukung sama bodat2 FPI dan berjanji mau menghapuskan larangan kendaraan roda dua di jalan protokol. Kalau gara2 itu jadi menang kan semprul.
    Tapi emang motor2 itu ud kelewat batas om. Gw kalo pulang ke Jakarta aja sekarang takut bawa mobil. Motor kalo disenggol ga berasa, tau2 ternyata ada yg mati kita senggol dijalan. Motor itu sudah seharusnya ga diperbolehkan masuk jalan mobil di jalan2 protokol. Apalagi banyaknya begitu. Percaya deh, motor di jakarta sudah abnormal, seharusnya diganti sepeda semua.

    Anehnya lagi, motor sekecil itu cc nya gede. Kalo di eropa motor2 bebek itu masuk kategori scooter yg kecepatannya paling mentok 30an. Yg namanya motor itu spt honda kawasaki yg besar, sekelas harley.

  3. #3
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    .... seharusnya diganti sepeda semua. ....
    TROTOAR BUAT SEPEDAH-NYAH NGGA' ADA MAS BRUOOOOOO.... H !!!

    Seriusnya, jangankan sepeda. Di Jakarta, jalur pejalan kaki aja susah.
    Gue tiap hari berusaha ngantor di Depok naik busway trus kereta, atau kalo kena tugas di Salemba, gue naik Busway.
    Ke setopan Busway-nya itu seharusnya gue bisa jalan kaki.
    Tapi yang namanya 'jalur pejalan kaki' itu, .... masyaAlloh... kalo nggak ukurannya nggak lebih lebar dari papan keyboard gue, dan bolong2 brenjolan ngga keruan, berarti dapetnya nggak lebih lebar dari papan keyboard, bolong2 brenjolan, di potong sama pohon akasia penghijauan yang nggak ke urus, di potong asongan juga, di take over sama parkir motor dan/atau mobil liar, dan cuma tanah merah doang .... oh, plus aroma semerbak dari sampahan yang ngga' pernah di angkut sejak ... jaman pleistocene ? soalnya gue mulai liat bagian bawah sampahan itu kayak mulai memfosil...

    Kalo jalan kaki, yang relatif lebih mudah bermanuver aja, jadinya lebih kayak free-running, gimana naik sepeda ? jadi downhill competition ?
    A proud SpaceBattler now.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •