Page 7 of 7 FirstFirst ... 567
Results 121 to 128 of 128

Thread: What do u think about Ahok?

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Jadi intinya apa nih? Ahok berasa jadi presiden gitu?
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  2. #2
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Intinya, TNI gak boleh sembarang dikerahkan.
    Gak boleh buat mengawasi apalagi ikut serta dalam penggusuran.
    Dan peraturan setingkat pergub itu gak pantas untuk mengerahkan TNI.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  3. #3
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Mungkin dia mau tiru2 presiden mengerahkan TNI untuk swasembada pangan cuman ndak liat2 peraturan. Ahok itu tipe ngomong dulu baru mikir. Kalo udah nyadar paling ntar diem sendiri.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  4. #4
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    [MENTION=41]kandalf[/MENTION] Err itu maksdnya si ahok minta tolong (nyuruh) tni gusur pemukiman liar ya?
    Kalo bener jujur gw setuju sama si ahok, sekarang ini plokis apalagi satpol pp udah dipandang jelek sama penduduk jakarta, jadi kalo diperhatikan sangat sering bentrok akibat penggusuran, kalo TNI mungkin bentrokan bisa dihindari karna masih dihargai oleh sebagian besar orang indo, tapi yah sebatas itu aja yg laen ga boleh
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  5. #5
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    [MENTION=320]surjadi05[/MENTION]
    iya.
    saya mengerti ada yang setuju dengan Pak Basuki dalam hal ini.
    Tapi:
    1. berpotensi melanggar Undang-Undang
    2. prakteknya, tanpa pergub pun, sudah banyak penggusuran yang menggunakan TNI.
    Dan tebak.. tetap ada yang rusuh. Seperti kasus Koja di zaman foke.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  6. #6
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Gak usah jauh2 di batam sekarang lagi banyak penggusuran pake tni, tapi saya belum dengar ada keributan, dan bukannya pangdam juga merupakan bagian muspida?
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  7. #7
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Iya. Pangdam bagian dari Muspida.
    Diatur oleh Keputusan Presiden (bukan Peraturan Gubernur) di zaman Orde Baru.
    Tapi sejak tahun 2010, dengan PP No 19 tahun 2010, dinamakan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah

    PASAL 6
    (1) Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas gubernur dalam mewujudkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta stabilitas daerah bagi kelancaran pembangunan daerah dibentuk forum koordinasi pimpinan daerah.

    (2) Forum koordinasi pimpinan daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas gubernur, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi, panglima daerah
    militer, kepala kepolisian daerah, dan kepala kejaksaan tinggi.

    (ayat2 sisanya tentang Forum Koordinasi Pimpinan di daerah khusus seperti NAD, Papua)


    Tapi kordinasi itu jelas masih dalam tugas TNI. Jadi bukan Gubernur "menyuruh" TNI atau "mempekerjakan" TNI.
    Untuk pengerahan selain urusan perang, tetap harus pakai "Kebijakan Politik" alias Presiden dan DPR.

    ---------- Post Merged at 12:51 PM ----------

    Kasus KOJA

    http://berita.maiwanews.com/polisi-bantah-tinggalkan-satpol-pp-saat-rusuh-koja-3683.html

    kutipan
    "Sebelumnya diberitakan, komandan Satpol PP Kepulauan Seribu Hotman Sinambella dalam sebuah acara diskusi di Jakarta beberapa waktu lalu mengeluhkan bahwa Satpol PP ditinggalkan oleh rekannya dari Polisi dan TNI dalam menghadapi kerusuhan massa Tanjung Priok Rabu, 14 April 2010."

    ---------- Post Merged at 12:53 PM ----------

    Atau ingat kasus Mesuji?

    http://www.bandarlampungnews.com/index.php?k=politik&i=12054

    kutipan:
    "Sebelumnya, dua kelompok massa terlibat bentrok di kawasan Register 45, Mesuji, pada Sabtu sore (30/06). Ratusan perambah hutan ini yang kembali menduduki register 45 terlibat ricuh dengan puluhan warga asli Mesuji yang memasang spanduk untuk menolak kedatangan Mayor Jenderal Purnawirawan Saurip Kadi ke daerah tersebut.

    Warga menilai kedatangan Saurip hanya akan memperkeruh suasana yang sudah mulai kondusif dengan aksi provokatornya dengan penyebaran foto-foto keji pembantaian yang sesungguhnya tidak terjadi di Kabupaten Mesuji Lampung.

    Ratusan perambah ini selain merusak kendaraan milik TNI, perambah hutan juga sempat menyerang para wartawan yang meliput peristiwa tersebut dengan tombak dan bambu runcing agar semua wartawan media cetak dan elektronik tidak satupun yang bisa mengabil gambar aksi narkhir yang mereka lakukan."
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  8. #8
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Iya. Pangdam bagian dari Muspida.
    Diatur oleh Keputusan Presiden (bukan Peraturan Gubernur) di zaman Orde Baru.
    Tapi sejak tahun 2010, dengan PP No 19 tahun 2010, dinamakan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah

    PASAL 6
    (1) Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas gubernur dalam mewujudkan ketenteraman dan ketertiban masyarakat serta stabilitas daerah bagi kelancaran pembangunan daerah dibentuk forum koordinasi pimpinan daerah.

    (2) Forum koordinasi pimpinan daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas gubernur, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi, panglima daerah
    militer, kepala kepolisian daerah, dan kepala kejaksaan tinggi.

    (ayat2 sisanya tentang Forum Koordinasi Pimpinan di daerah khusus seperti NAD, Papua)


    Tapi kordinasi itu jelas masih dalam tugas TNI. Jadi bukan Gubernur "menyuruh" TNI atau "mempekerjakan" TNI.
    Untuk pengerahan selain urusan perang, tetap harus pakai "Kebijakan Politik" alias Presiden dan DPR.

    ---------- Post Merged at 12:51 PM ----------

    Kasus KOJA

    http://berita.maiwanews.com/polisi-bantah-tinggalkan-satpol-pp-saat-rusuh-koja-3683.html

    kutipan
    "Sebelumnya diberitakan, komandan Satpol PP Kepulauan Seribu Hotman Sinambella dalam sebuah acara diskusi di Jakarta beberapa waktu lalu mengeluhkan bahwa Satpol PP ditinggalkan oleh rekannya dari Polisi dan TNI dalam menghadapi kerusuhan massa Tanjung Priok Rabu, 14 April 2010."

    ---------- Post Merged at 12:53 PM ----------

    Atau ingat kasus Mesuji?

    http://www.bandarlampungnews.com/index.php?k=politik&i=12054

    kutipan:
    "Sebelumnya, dua kelompok massa terlibat bentrok di kawasan Register 45, Mesuji, pada Sabtu sore (30/06). Ratusan perambah hutan ini yang kembali menduduki register 45 terlibat ricuh dengan puluhan warga asli Mesuji yang memasang spanduk untuk menolak kedatangan Mayor Jenderal Purnawirawan Saurip Kadi ke daerah tersebut.

    Warga menilai kedatangan Saurip hanya akan memperkeruh suasana yang sudah mulai kondusif dengan aksi provokatornya dengan penyebaran foto-foto keji pembantaian yang sesungguhnya tidak terjadi di Kabupaten Mesuji Lampung.

    Ratusan perambah ini selain merusak kendaraan milik TNI, perambah hutan juga sempat menyerang para wartawan yang meliput peristiwa tersebut dengan tombak dan bambu runcing agar semua wartawan media cetak dan elektronik tidak satupun yang bisa mengabil gambar aksi narkhir yang mereka lakukan."
    Makanya harus lihat kasus perkasus, di lampung saat itu "marah" nya ke tni jangan "kirim" tni, nah di jakarta tingkat "kemarahan" warga pada satpol pp en plokis sangat tinggi, kenapa ga minta tolong sama tni, toh tujuannya buat menghindari keributan yg ga perlu?
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

Page 7 of 7 FirstFirst ... 567

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •