Page 2 of 7 FirstFirst 1234 ... LastLast
Results 21 to 40 of 128

Thread: What do u think about Ahok?

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Kesalahan ahok di sini adalah menanggapi FPI
    Gak jugalah, fpi harus ditanggapi kalo mau damai atau dibubarkan juga ga masalah pointnya cukup 1 kali aja buat statement, jangan kayak artis ketemu infotaikment, buat statement trus kalo ditanya pers soal fpi, lihat jokowi cara jawabnya waktu sebelum maju jadi capres, jawab cuma sekali aja kan, kalo ditanya pers lagi cuma nyengir arau jawa mboh
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  2. #2
    pelanggan setia eve's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    4,120
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Suka dengan gaya Ahok tapi belakangan dia keseringan mengeluarkan opini di media. Kesannya jadi nyinyir.

    Mungkin karena mbok dasarnya ndak suka laki-laki nyinyir. Laki-laki mendingan diem deh, tenang, sedikit berbicara tapi berani bertindak jadi macho. Seperti Clint Eastwood di pilem-pilem koboi-nya, ajak duel, dor, mati semua penjahat-pejahatnya. The end.
    [MENTION=44]ndableg[/MENTION]... keknya lebih pas alasannya diatas... kea mbok jum bilang....

    ---------- Post Merged at 07:15 PM ----------

    Quote Originally Posted by Kingform View Post
    Begini Usaha Gubernur Ahok Perbaiki Gaya Bicaranya

    Sehari menjabat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berusaha memperbaiki gaya bicaranya yang menuai protes. Ia tidak lagi ceplas-ceplos seperti dahulu. Tutur kata Ahok kini lebih sopan.

    Usaha Ahok memperbaiki gaya bicara dilakukan saat memberikan sambutan dalam acara Pemberian Bonus Atlet DKI Berprestasi dan Pengukuhan Atlet PON Remaja I di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Ahok mengaitkan penyelewengan anggaran untuk olahraga dengan anggota dewan.

    "Pengurus cabang olahraga kita harusnya orang yang punya hati. Kalau enggak, nanti lama-lama kita enggak bisa pisahkan yang mana mau diurus, mana mau numpang hidup, mana yang mau menilap duit. Apalagi kalau main lagi sama 'oknum' DPRD. Itu lebih celaka lagi,” kata Ahok.

    Tiba-tiba Ahok ingat dirinya sering diprotes kalangan anggota DPRD DKI Jakarta karena ucapannya yang dianggap menyakiti hati anggota dewan. Apalagi acara itu juga dihadiri Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi itu. Menyadari itu, Ahok langsung meluruskan ucapannya.

    "Ini kan ada kata 'oknum' dan 'misalnya'. Saya sudah pelajari kalimatnya karena kalau saya bilang DPRD saja, banyak yang tersinggung. Jangan semuanya dong, Bos kan enggak semua anggota dewan seperti itu," ujar Ahok membuat Prasetyo dan semua hadirin tertawa dan bertepuk tangan.

    Ahok yang berseteru dengan Lulung dan M Taufik, pimpinan DPRD dari PPP-Djan Faridz dan Gerindra, itu pun mencari cara untuk menangkis protes soal gaya bicaranya. "Nah ini pakai kata 'oknum' dan 'misalnya'. Kalau masih kurang puas juga, saya bilang ini bukan DPRD DKI Jakarta. Saya kan bicara dengan Ketum KONI Indonesia, mungkin DPRD daerah lain. Jadi 3 hal untuk menangkis supaya saya lebih sopan," kata Ahok sambil tertawa.

    Gaya baru bicara Ahok itu mendapat apresiasi dari Prasetyo. Menurut politisi PDIP itu, Ahok sudah mulai memperbaiki teknik komunikasi politiknya. Pria yang disapa Pras itu akhirnya memberikan jempol kanannya kepada Ahok.

    "Saya suka sekali tadi. Ternyata Pak Gubernur sudah tahu kekurangannya dan mencoba untuk mengubah menjadi lebih baik," kata Pras sambil tertawa.

    http://news.detik.com/read/2014/11/2...aya-bicaranya?
    ah... sepakat.....

  3. #3
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Mungkin karena mbok dasarnya ndak suka laki-laki nyinyir. Laki-laki mendingan diem deh, tenang, sedikit berbicara tapi berani bertindak jadi macho. Seperti Clint Eastwood di pilem-pilem koboi-nya, ajak duel, dor, mati semua penjahat-pejahatnya. The end.
    Kalo pejabat yang diem, tenang, senyam senyum, lalu dor itu..... SUHARTO!

  4. #4
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Kalo pejabat yang diem, tenang, senyam senyum, lalu dor itu..... SUHARTO!
    Dari Clint ke Soeharto, ndak keren banget.

    Kalau perlu Ahok punya juru bicara atau spokesperson untuk menghadapi media. Ngapain juga nyinyir apalagi di media ecek-ecek yang cuma doyan nggosip.
    "The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain

  5. #5
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Nyinyir bahasa Indonesia ya Mbo' Jum?

    #salahfokus

    ---------- Post Merged at 03:43 PM ----------

    Ternyata benar

    http://kbbi.web.id/nyinyir
    "And this world of armchair bloggers who created a generation of critics instead of leaders, I'm actually doing something. Right here, right now. For the city. For my country. And I'm not doing it alone. You're damn right I'm the hero."

    --Oliver Queen (Smallville)

  6. #6
    Begini Usaha Gubernur Ahok Perbaiki Gaya Bicaranya

    Sehari menjabat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berusaha memperbaiki gaya bicaranya yang menuai protes. Ia tidak lagi ceplas-ceplos seperti dahulu. Tutur kata Ahok kini lebih sopan.

    Usaha Ahok memperbaiki gaya bicara dilakukan saat memberikan sambutan dalam acara Pemberian Bonus Atlet DKI Berprestasi dan Pengukuhan Atlet PON Remaja I di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Ahok mengaitkan penyelewengan anggaran untuk olahraga dengan anggota dewan.

    "Pengurus cabang olahraga kita harusnya orang yang punya hati. Kalau enggak, nanti lama-lama kita enggak bisa pisahkan yang mana mau diurus, mana mau numpang hidup, mana yang mau menilap duit. Apalagi kalau main lagi sama 'oknum' DPRD. Itu lebih celaka lagi,” kata Ahok.

    Tiba-tiba Ahok ingat dirinya sering diprotes kalangan anggota DPRD DKI Jakarta karena ucapannya yang dianggap menyakiti hati anggota dewan. Apalagi acara itu juga dihadiri Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi itu. Menyadari itu, Ahok langsung meluruskan ucapannya.

    "Ini kan ada kata 'oknum' dan 'misalnya'. Saya sudah pelajari kalimatnya karena kalau saya bilang DPRD saja, banyak yang tersinggung. Jangan semuanya dong, Bos kan enggak semua anggota dewan seperti itu," ujar Ahok membuat Prasetyo dan semua hadirin tertawa dan bertepuk tangan.

    Ahok yang berseteru dengan Lulung dan M Taufik, pimpinan DPRD dari PPP-Djan Faridz dan Gerindra, itu pun mencari cara untuk menangkis protes soal gaya bicaranya. "Nah ini pakai kata 'oknum' dan 'misalnya'. Kalau masih kurang puas juga, saya bilang ini bukan DPRD DKI Jakarta. Saya kan bicara dengan Ketum KONI Indonesia, mungkin DPRD daerah lain. Jadi 3 hal untuk menangkis supaya saya lebih sopan," kata Ahok sambil tertawa.

    Gaya baru bicara Ahok itu mendapat apresiasi dari Prasetyo. Menurut politisi PDIP itu, Ahok sudah mulai memperbaiki teknik komunikasi politiknya. Pria yang disapa Pras itu akhirnya memberikan jempol kanannya kepada Ahok.

    "Saya suka sekali tadi. Ternyata Pak Gubernur sudah tahu kekurangannya dan mencoba untuk mengubah menjadi lebih baik," kata Pras sambil tertawa.

    http://news.detik.com/read/2014/11/2...aya-bicaranya?


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  7. #7
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by Kingform View Post
    Begini Usaha Gubernur Ahok Perbaiki Gaya Bicaranya

    Sehari menjabat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berusaha memperbaiki gaya bicaranya yang menuai protes. Ia tidak lagi ceplas-ceplos seperti dahulu. Tutur kata Ahok kini lebih sopan.

    Usaha Ahok memperbaiki gaya bicara dilakukan saat memberikan sambutan dalam acara Pemberian Bonus Atlet DKI Berprestasi dan Pengukuhan Atlet PON Remaja I di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (20/11/2014). Ahok mengaitkan penyelewengan anggaran untuk olahraga dengan anggota dewan.

    "Pengurus cabang olahraga kita harusnya orang yang punya hati. Kalau enggak, nanti lama-lama kita enggak bisa pisahkan yang mana mau diurus, mana mau numpang hidup, mana yang mau menilap duit. Apalagi kalau main lagi sama 'oknum' DPRD. Itu lebih celaka lagi,” kata Ahok.

    Tiba-tiba Ahok ingat dirinya sering diprotes kalangan anggota DPRD DKI Jakarta karena ucapannya yang dianggap menyakiti hati anggota dewan. Apalagi acara itu juga dihadiri Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi itu. Menyadari itu, Ahok langsung meluruskan ucapannya.

    "Ini kan ada kata 'oknum' dan 'misalnya'. Saya sudah pelajari kalimatnya karena kalau saya bilang DPRD saja, banyak yang tersinggung. Jangan semuanya dong, Bos kan enggak semua anggota dewan seperti itu," ujar Ahok membuat Prasetyo dan semua hadirin tertawa dan bertepuk tangan.

    Ahok yang berseteru dengan Lulung dan M Taufik, pimpinan DPRD dari PPP-Djan Faridz dan Gerindra, itu pun mencari cara untuk menangkis protes soal gaya bicaranya. "Nah ini pakai kata 'oknum' dan 'misalnya'. Kalau masih kurang puas juga, saya bilang ini bukan DPRD DKI Jakarta. Saya kan bicara dengan Ketum KONI Indonesia, mungkin DPRD daerah lain. Jadi 3 hal untuk menangkis supaya saya lebih sopan," kata Ahok sambil tertawa.
    Akhirnya ahok terpaksa ngalah sama orang2 gila hormat. Wong jowo lebih suka pake gaya bahasa nyindir daripada terus terang. Yah.. Ko ahok terpaksa sopan..

  8. #8
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    nanti kalo maen dor aja ada isu ham lah, isu bacon lah. Ribet emang orang Indonesia ini
    Gw mah mending dia pake gayanya yang agak elegan, mungkin harus berguru sama John Robert Power dulu kali
    ya kita liat apa isu-isu yang bilang dia akan mempermudah kalangannya itu bener apa gak.

  9. #9
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    ya itu kan sama aja dengan tidak menanggapi

  10. #10
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Yah kalo clint (koboi) yg memandang orang indian sama saja kelakuannya sama suharto.

  11. #11
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Yah kalo clint (koboi) yg memandang orang indian sama saja kelakuannya sama suharto.

    Bedalah kalo clint kan turun tangan sendiri, kalo yg satunya lagi nyuruh anak buahh, kok ootnya parah amat
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  12. #12
    pelanggan Casanova Love's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    451
    Biasanya perlu gabungan good-cop bad-cop.
    Kl Ahok bad-cop, kudu punya wagub yg good-cop.

    Abis digebuk, disayang-sayang.
    Hahahaha

    Indonesia!

  13. #13
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by Casanova Love View Post
    Biasanya perlu gabungan good-cop bad-cop.
    Kl Ahok bad-cop, kudu punya wagub yg good-cop.

    Abis digebuk, disayang-sayang.
    Hahahaha

    Indonesia!
    Ahok bad cop?? Gimana koruptor?
    Hard cop dan soft cop kalih....
    Ato blak2an cop dan jaim cop.

  14. #14
    pelanggan Casanova Love's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    451
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Ahok bad cop?? Gimana koruptor?
    Hard cop dan soft cop kalih....
    Ato blak2an cop dan jaim cop.
    koruptor pake kpk.

  15. #15
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,095
    kalau Mario Teguh jadi gubernur DKI, apa dia masih kayak yang sekarang gaya ngomongnya, apa jadi lebih galak dari Ahok
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

  16. #16
    Pas awal2 migrasi ke Jakarta di tahun 2010, dan berganti KTP, gue tetep pengen disebut sebagai warga Bandung-Jawa Barat ketimbang jadi warga Jakarta.

    Begitu Jakarta punya wagub kaya Ahok, sementara Jawa Barat punya wagub yang jadi bintang iklan sosis, kok ya malu jadi warga Jawa Barat.

    Anyway...

    gue emang milih Jokowi-Ahok di Pilkada Jakarta 2012 kemarin. Tapi itu gak ngebuat gue jadi fenboi mereka berdua. Ada kebijakan mereka berdua, sampai Ahok sekarang jadi gubernur, yang gak gue setuju.

    Salah satunya, pelarangan sepeda motor lewat di jalan protokol, sementara ada wacana untuk mobil boleh lewat di jalur TransJakarta.

    Menurut gue, hal seperti ini jadi terkesan: "lo miskin, jangan lewat sini."

    Tapi ngeliat usaha perbaikan kualitas birokrasi Pemda DKI hingga pembangunan infrastruktur, gue rasa cuma tinggal waktu yang ngebuat orang bakal milih Ahok lagi.

    Ali Sadikin, yang jadi gubernur Jakarta paling legendaris juga menghadapi kontroversi di awal kepemimpinannya kan? Jadi ya sama aja kaya Ahok sekarang.

    Lagian, periode dari Jokowi ke Ahok itu mungkin yang paling ngebuat warga Jakarta ngerasa punya gubernur beneran, ketimbang periode Foke dan sebelumnya.

    (brooo, foke 10 tahun di balai kota ngapain ajaa broooo. itu kali gak dibener2in broooo)

    Seingatnya, ada yang bikin gubernur tandingan ya? kesian ya. mau aja dijadiin pion sama imbesil-imbesil FPI.

  17. #17
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by nerve_gas View Post
    Menurut gue, hal seperti ini jadi terkesan: "lo miskin, jangan lewat sini."
    Ud miskin ngeselin lagih.
    Tapi naek busway boleh dong. Artinya lebih miskin lagi boleh.
    Jadi: "Lo ngeselin, jangan lewat sini."

    Yg gw salut ama adek gw itu kerja selalu naek bus, walau di rumah ada mobil.

  18. #18
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Ud miskin ngeselin lagih.
    Tapi naek busway boleh dong. Artinya lebih miskin lagi boleh.
    Jadi: "Lo ngeselin, jangan lewat sini."

    Yg gw salut ama adek gw itu kerja selalu naek bus, walau di rumah ada mobil.
    Tentu bisa naik TransJakarta. Tapi kebijakan seperti ini kan kadang dilihat dari berbagai segi, ya salah satunya itu.

    Meski gue bukan fenboi Ahok, tapi gue gak mau kalau nanti Pilkada DKI tahun 2017, ada cagub yang didukung sama bodat2 FPI dan berjanji mau menghapuskan larangan kendaraan roda dua di jalan protokol. Kalau gara2 itu jadi menang kan semprul.

    ---------- Post Merged at 10:48 AM ----------

    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    gw di Jakarta dari tahun 2000, jadi bisa ngerasain
    banget bukti kerjanya Jokowi dan sekarang Ahok
    bener banget. kadang memang terlalu sempit kalau berpikir bukti dari kerja itu hanya pembangunan infrastruktur atau fasilitas umum saja (meski memang ini yang paling gampang diukur). Kalau pembangunan fisik didorong, tapi kualitas birokrasi kacangan, ya sebenernya sama dudulnya (kekmana ntar perawatan dan kontinuitas fasilitasnya).

    Ya mungkin itu kualitas Jokowi-Ahok sih, gak mau terjebak hanya dalam pembangunan fisik, karena di saat yang bersamaan mereka juga meningkatkan kualitas birokrasi.

    Gue dua tahun sama Foke, dan dua tahun sama Jokowi-Ahok, bisa ngerasain perbedaan yang kentara. Mulai dari kualitas pelayanan di kantor kelurahan, perbaikan kali biar gak banjir, pembenahan transportasi publik (belum bagus, tapi diupayakan untuk dibenahi kan), dan lain2nya.

    Masalah personal Ahok sih, gue cenderung gak peduli sih. Kalau marah2, tapi kerjanya memang amanah lebih baik daripada sok2 punya komunikasi politik yang bagus tapi nol dalam realisasi.

  19. #19
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by nerve_gas View Post
    Tentu bisa naik TransJakarta. Tapi kebijakan seperti ini kan kadang dilihat dari berbagai segi, ya salah satunya itu.

    Meski gue bukan fenboi Ahok, tapi gue gak mau kalau nanti Pilkada DKI tahun 2017, ada cagub yang didukung sama bodat2 FPI dan berjanji mau menghapuskan larangan kendaraan roda dua di jalan protokol. Kalau gara2 itu jadi menang kan semprul.
    Tapi emang motor2 itu ud kelewat batas om. Gw kalo pulang ke Jakarta aja sekarang takut bawa mobil. Motor kalo disenggol ga berasa, tau2 ternyata ada yg mati kita senggol dijalan. Motor itu sudah seharusnya ga diperbolehkan masuk jalan mobil di jalan2 protokol. Apalagi banyaknya begitu. Percaya deh, motor di jakarta sudah abnormal, seharusnya diganti sepeda semua.

    Anehnya lagi, motor sekecil itu cc nya gede. Kalo di eropa motor2 bebek itu masuk kategori scooter yg kecepatannya paling mentok 30an. Yg namanya motor itu spt honda kawasaki yg besar, sekelas harley.

  20. #20
    pelanggan setia TheCursed's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    3,231
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    .... seharusnya diganti sepeda semua. ....
    TROTOAR BUAT SEPEDAH-NYAH NGGA' ADA MAS BRUOOOOOO.... H !!!

    Seriusnya, jangankan sepeda. Di Jakarta, jalur pejalan kaki aja susah.
    Gue tiap hari berusaha ngantor di Depok naik busway trus kereta, atau kalo kena tugas di Salemba, gue naik Busway.
    Ke setopan Busway-nya itu seharusnya gue bisa jalan kaki.
    Tapi yang namanya 'jalur pejalan kaki' itu, .... masyaAlloh... kalo nggak ukurannya nggak lebih lebar dari papan keyboard gue, dan bolong2 brenjolan ngga keruan, berarti dapetnya nggak lebih lebar dari papan keyboard, bolong2 brenjolan, di potong sama pohon akasia penghijauan yang nggak ke urus, di potong asongan juga, di take over sama parkir motor dan/atau mobil liar, dan cuma tanah merah doang .... oh, plus aroma semerbak dari sampahan yang ngga' pernah di angkut sejak ... jaman pleistocene ? soalnya gue mulai liat bagian bawah sampahan itu kayak mulai memfosil...

    Kalo jalan kaki, yang relatif lebih mudah bermanuver aja, jadinya lebih kayak free-running, gimana naik sepeda ? jadi downhill competition ?
    A proud SpaceBattler now.

Page 2 of 7 FirstFirst 1234 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •