emang dari keramik ?
Di sini sih, alat makan di tempat franchise kayak gitu biasanya plastik atau kertas karton.
Kalo di Cafe, bahannya keramik dan logam sih. Dan tetep kita harus naroh alat makan abis pake di tempat tumpukan piring kotor(so, bukan lobang pembuangan/trashcan).
Kalo jatoh pecah, ibu2 yang jaga langsung sigap mengamankan lokasi.
Bener2 situasi "Sh1t Happens" sih, kalo sampe ketusuk pecahan beling atau ketusuk alat makan yang dari logam itu.
Soalnya kita selalu dalam wilayah pengawasan ibu2 dan mbak2 yang ngejalanin cafe.
Ngawasin biar nggak ada yang kabur nggak bayar abis makan.
Dan di cafe-nya ada tempat buat orang tua dengan anak2 kecil juga.
Orang tua yang kelimpungan sama anak2nya, bisa minta tolong(It's not in their job desc, so one gotta ask for said help very respectfully. Hence the underline. ) bantuan sama cashiers buat beresin meja abis makan.
Walaupun, iya juga sih, yang namanya tempat 'tumpukan pring kotor' di sini itu bentuknya rak besi yang tertutup sisi2nya. Lumayan aman dari resiko kesenggol, jatoh dan pecah. Bukan ruang terbuka rawan ke sepak kayak di gambar itu.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)






Reply With Quote