Mbok pikir topik apaan. #ketularan si Etty

Kalau makanan disajikan dalam kemasan yang dispensable (kertas atau plastik), idealnya sisa dan kemasan dibuang ke tempat sampah yang telah disediakan (organic/recycle bin) lalu baki-nya diletakkan pada tempatnya. Tapi kalau restoran itu menyediakan makanan dengan piring gelas/keramik dan stainless steel cutleries seperti foto di atas, bagaimana cara customer membuangnya? Seruan Ikea di foto kanan hanya untuk meninggalkan baki (tray) supaya customer berikutnya bisa langsung ambil baki lalu ngantri, toh? Jadi kalau customer akhirnya bingung lalu meninggalkan meja seperti foto kiri, ya ndak salah juga.

Kalau mau mendidik, do it right.

Kalau soal melayani diri sendiri, cari pembantu kan makin susah, mbok optimis masyarakat di Indonesia lambat-laun akan belajar melayani diri sendiri. Kalau di luar negri, orang Indonesia sudah terbiasa mengerjakan semuanya sendiri dan membuang sampah pada tempatnya. Daripada menggaji pembantu dan membayar denda, duitnya mendingan buat kita mudik.