Tepat sekali, Kop Rumus.
Sama seperti Merantau dan terakhir, Pirate Brothers, penulis trilogi Merah Putih adalah orang asing (Connor Allyn). Seperti halnya Merantau (dan konon Pirate Brother), karena dari budaya berbeda, ada beberapa gagap budaya sehingga terasa aneh. Namun untuk kasus Merantau, waktu dikonfirmasi ke sutradaranya, ia menyadari kesalahan-kesalahannya dan memang disengaja demi dramatisasi. Walau begitu, tetap saja membuat orang-orang macam suaminya May Cha_n ngomel-ngomel sepanjang film .

Berbeda dengan Merantau, Bu Anne Ralie (Daiwanne Ralie) berhasil menerjemahkan dengan pas tulisan Gareth. Bahkan para aktor seperti Christine Hakim, Datuak Rajo Gampo Alam, Donny Alamsyah, bahkan si aktor baru non-Minang berhasil menambahkan aksen-aksennya (tetapi Iko ada beberapa adegan kelepasan logat Jakartanya ).

Nah, di trilogi Merah Putih, sayangnya para aktor gagal me-non-formalkan dialognya padahal ada orang-orang macam Lukman Sardi. Itu sebabnya jempol buat Donny Alamsyah di trilogi ini yang logatnya cukup bikin senyum-senyum.