Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 40 of 40

Thread: Kontradiksi

  1. #21
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    rumus -- lagian, dlm "satu jalan" juga banyak percabangan. dalam satu agama banyak aliran penafsiran yg melibatkan konspirasi dan sekte
    -- jalan beda ketemunya tempat yang beda .....
    sebenernya gak bisa dimaksud percabangan.. akrena perbedaannya tipis, dalam masalah pokok mereka sama paling hanya perbedaaan dimasalah cara saja yang sedikit berbeda...

  2. #22
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    Tapi mengapa, ada agama jang mengatakan kafir kepada agama jang lain, djika memang akhirnja akan tiba di toedjoean jang sama...(?)
    jalannya cuman atu om.. jadi wajar setiap agama akan mengklaim maka agamanya lah jalan yang benar itu dan itu wajar. selama tidak menimbulkan kekacauan

  3. #23
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    apakah aliran satanik termasuk jalan menuju Dia?

    ya benar @Kaine, pergumulan seumur hidup krn masalah "percaya" dan "tidak percaya"
    Last edited by beastmen85; 07-06-2011 at 10:57 AM.

  4. #24
    pelanggan setia Kaine's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    3,419
    Quote Originally Posted by Wallpapur View Post
    apakah aliran satanik termasuk jalan menuju Dia?
    Apakah ini pertanyaan serius?

    ya benar @Kaine, pergumulan seumur hidup krn masalah "percaya" dan "tidak percaya"
    No. Klo anda memilih untuk 'tidak percaya', anda tak perlu bergumul. Jalani saja hari2 anda sesuka anda, toh habis mati semua berakhir, mock all believers etc etc. its the easiest way of life.
    Sebaliknya kalau anda 'percaya', hidup akan sangat berat. Anda akan menemukan tantangan, godaan tiap hari, hantaman2 dari non-believer, orang yg berbeda agama, bahkan dari orang yang se-agama. Dunia akan melakukan segalanya untuk menghancurkan anda. anda akan diserang tepat di sisi lemah anda, entah itu ekonomi, hubungan dgn sesama, dsb dsb. Tanya kenapa?
    Last edited by Kaine; 07-06-2011 at 11:08 AM.

  5. #25
    Quote Originally Posted by PERMANDYAN View Post
    Tapi mengapa, ada agama jang mengatakan kafir kepada agama jang lain, djika memang akhirnja akan tiba di toedjoean jang sama...(?)
    Ah..
    Itoe agama memang soenggoeh terlaloe. Djangankan penganoet agama lain. Petani sadja disebut kafir (Al kuffara) -- 57:20. Apa poela salah petani di sitoe?

    (petoendjoek: djangan telan mentah-mentah )

  6. #26
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    sometimes, in my darkest night...
    gw berpikir,klo emang Tuhan sedang bermain dadu sama manusia.

    but then again........................i choose to believe

    its HARD, sometimes T_T
    but i have to.bcoz i hav no other choice
    bukan krn gak ada opsi lain
    tp krn mmg ini pilihan gw.
    dan gw akan berusaha tetep istiqomah.
    amin.

    curcol.
    lanjut.

    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  7. #27
    pelanggan tetap PERMANDYAN's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    denpasar - bali
    Posts
    1,790
    Quote Originally Posted by hajime_saitoh View Post
    Quote Originally Posted by PERMANDYAN View Post
    Quote Originally Posted by kala View Post
    urz -- maksudnya banyak jalan berdasarkan agama masing2
    kesurga tuhannya masing2

    rumus -- lagian, dlm "satu jalan" juga banyak percabangan. dalam satu agama banyak aliran penafsiran yg melibatkan konspirasi dan sekte
    -- jalan beda ketemunya tempat yang beda .....


    == banyak jalan ke ROMA .... itu shee lagunya pak rhoma .......... terrlallluuuu


    Tapi mengapa, ada agama jang mengatakan kafir kepada agama jang lain, djika memang akhirnja akan tiba di toedjoean jang sama...(?)


    jalannya cuman atu om.. jadi wajar setiap agama akan mengklaim maka agamanya lah jalan yang benar itu dan itu wajar. selama tidak menimbulkan kekacauan

    Artinja... tidak bisa menganalogikan djalan ke roma sama dengan djalan ke sorga...

    Setiap agama atoepoen penganoetnja boleh menjatakan kalaoe agamanjalah jang benar, tapi tetap haroes menghormati penganoet ataoe agama jang lain....
    Maka jang namanja kekatjoean tidak ada.....

  8. #28
    pelanggan tetap PERMANDYAN's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    denpasar - bali
    Posts
    1,790
    Quote Originally Posted by Lembah_Hinnom View Post
    Quote Originally Posted by PERMANDYAN View Post
    Tapi mengapa, ada agama jang mengatakan kafir kepada agama jang lain, djika memang akhirnja akan tiba di toedjoean jang sama...(?)

    Ah..
    Itoe agama memang soenggoeh terlaloe. Djangankan penganoet agama lain. Petani sadja disebut kafir (Al kuffara) -- 57:20. Apa poela salah petani di sitoe?

    (petoendjoek: djangan telan mentah-mentah )
    Apakah arti "kafir "pada pemeloek agama selain jang dianoet sama dengan arti "kafir" dengan kata petani, (ajat jang kamoe sertakan)

  9. #29
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    justru ini kontradiksinya...


    segala tuntutan akan ke-ideal-an sifat Tuhan
    datang dr kepala-kepala yg tidak ideal

    jadi setuju deh sama yg diatas2 yg bilang klo smpe kapanpun dengan nalar kita, mungkin gak akan nyampe.

    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  10. #30
    Quote Originally Posted by PERMANDYAN View Post
    Apakah arti "kafir "pada pemeloek agama selain jang dianoet sama dengan arti "kafir" dengan kata petani, (ajat jang kamoe sertakan)
    Sama artinya.. orang yang menutupi sesuatu.
    Bedanya, kalau petani adalah orang yang menutupi benih (baca : menanam). Bahkan ini adalah arti 'kafir' sesungguhnya di masa pra-Islam.
    Kafir dalam arti negatif artinya orang yang menutupi hal yang benar dan sadar akan hal itu.

    Jadi pengertian kafir di Al Quran sebenarnya bukan berarti orang yang tidak mempercayai Muhammad tetapi orang yang tahu Muhammad benar tetapi menyangkalnya. Istilah ini berlaku untuk siapa saja sebenarnya. Kalau aku debat denganmu dan kau tahu aku benar tetapi kau gengsi mengakuinya dan tetap berkilah maka tindakanmu itulah yang dimaksud kafir. Dan ketika penyangkalan itu terus-terusan dilakukan maka lama-kelamaan kau akan delusi, percaya kau benar dan saat itulah 'hati telah ditutup'.

    Jadi bukan tindakan 'tak percaya' yang dihujat tetapi tindakan 'menutupi hal yang diketahui benar' yang dikutuk.

  11. #31
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    Quote Originally Posted by Kaine View Post
    Apakah ini pertanyaan serius?



    No. Klo anda memilih untuk 'tidak percaya', anda tak perlu bergumul. Jalani saja hari2 anda sesuka anda, toh habis mati semua berakhir, mock all believers etc etc. its the easiest way of life.
    Sebaliknya kalau anda 'percaya', hidup akan sangat berat. Anda akan menemukan tantangan, godaan tiap hari, hantaman2 dari non-believer, orang yg berbeda agama, bahkan dari orang yang se-agama. Dunia akan melakukan segalanya untuk menghancurkan anda. anda akan diserang tepat di sisi lemah anda, entah itu ekonomi, hubungan dgn sesama, dsb dsb. Tanya kenapa?
    ya saya serius menanyakan itu.

    dan klo udh memilih tdk percaya batin akan bebas, benar, tp dicap kafir oleh mereka2 itu... ini kan indon

  12. #32
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    Quote Originally Posted by Lembah_Hinnom View Post
    Sama artinya.. orang yang menutupi sesuatu.
    Bedanya, kalau petani adalah orang yang menutupi benih (baca : menanam). Bahkan ini adalah arti 'kafir' sesungguhnya di masa pra-Islam.
    Kafir dalam arti negatif artinya orang yang menutupi hal yang benar dan sadar akan hal itu.

    Jadi pengertian kafir di Al Quran sebenarnya bukan berarti orang yang tidak mempercayai Muhammad tetapi orang yang tahu Muhammad benar tetapi menyangkalnya. Istilah ini berlaku untuk siapa saja sebenarnya. Kalau aku debat denganmu dan kau tahu aku benar tetapi kau gengsi mengakuinya dan tetap berkilah maka tindakanmu itulah yang dimaksud kafir. Dan ketika penyangkalan itu terus-terusan dilakukan maka lama-kelamaan kau akan delusi, percaya kau benar dan saat itulah 'hati telah ditutup'.

    Jadi bukan tindakan 'tak percaya' yang dihujat tetapi tindakan 'menutupi hal yang diketahui benar' yang dikutuk.
    mengetahui benar tp disangkal = kafir
    jdi kalo meragukan kebenaran bkn kafir?

  13. #33
    Quote Originally Posted by Wallpapur View Post
    mengetahui benar tp disangkal = kafir
    jdi kalo meragukan kebenaran bkn kafir?
    Makanya ada istilah shabiin (transliterasi Inggris Sabiin).

    Tetapi kata misterius (namanya juga misterius ) itu punya banyak pendapat:
    http://id.answers.yahoo.com/question...6084811AA75MGs


    Balik ke topik semula,
    kontradiksi itu tergantung bagaimana kita memaknai 'Maha Pengampun' itu sendiri.

  14. #34
    pembahasan soal "KAFIR"
    baik secara terminologi maupun pengertiannya
    silakan dilanjut disini


    kembali ke LEPTOP:
    soal kontradiksi yng dimaksud TS yak
    Last edited by pasingsingan; 07-06-2011 at 03:53 PM.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  15. #35
    pelanggan setia Kaine's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    3,419
    Quote Originally Posted by Wallpapur View Post
    ya saya serius menanyakan itu.
    Klo gitu saya bisa jawab : tidak. Hth.

    dan klo udh memilih tdk percaya batin akan bebas, benar, tp dicap kafir oleh mereka2 itu... ini kan indon
    Kafir dsb dsb ga termasuk diskusi ini..

    cuman soal 'batin bebas' itu, saya sendiri ga bilang itu bagus kok.

    Silakan pikir sendiri. Roh/spirit/batin itu bagaikan fisik jasmani manusia. bayangkan klo ada orang, seumur hidupnya ga pernah olahraga, makan-tidur doang, ga da kegiatan, kedengerannya enak kan? Bebas kan?

    Tapi apa itu bagus untuk fisiknya?

  16. #36
    pelanggan tetap Serenade's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    943
    Menurut Wallpapur, maha pengampun itu bermakna apa?

    Mengampuni itu kalo aku artikan adalah kembali menganggap seperti semula, hubungan menjadi seperti tidak pernah terjadi masalah yang menyebabkan salah satu pihak sakit hati dan perlu melampiaskan kemarahannya.
    Maha pengampun yang merupakan atribut Tuhan yang bermakna Dia mau mengampuni amat jauh melebihi kesanggupan dan kemauan yang manapun atau tentang apapun.

    Pengampunan Tuhan akan melibatkan aspek keadilan dan kasih. Bukan cuma kasih.
    Keadilan menuntut yang melakukan kesalahan/dosa untuk dihukum.
    Dan bila ingin hukuman dihapus secara keadilan harus ada penebusan dosa.
    Kasih diberikan terus menerus dengan menyediakan jalan bagaimana penebusan itu bisa terjadi dan hukuman dihapuskan ---> pengampunan.

    Kalo tidak mau mengampuni tentu ga akan ada jalan sama sekali buat kejahatan/kesalahan/dosa dapat ditebus dan hukuman dilunasi.

    Maha pengampun akan berarti Dia menyediakan cara serta memberi tahukan cara agar dosa/kejahatan/kesalahan dapat ditebus dan semuanya akan kembali seperti semula seperti tidak pernah terjadi dosa tersebut. Dan juga berarti Dia mau mengampuni apapun jenis kesalahan/dosa tersebut dengan cara yang memenuhi rasa keadilan.

    Masuk ke dalam neraka tentu bukan karena Tuhan tidak mau mengampuni, tetapi karena aspek keadilan belum dijalankan alias segala macam cara utk menebus dosa/kejahatan/kesalahan telah ditolak utk dikerjakan. Tentu saja karena berdasarkan keadilan, apa yang dikerjakannya memang sesuai dengan hukuman neraka.

    (ini kembali ngulang postingan2 sebelumnya tp gpp la, ya
    Last edited by Serenade; 07-06-2011 at 05:14 PM.

  17. #37
    pelanggan Casanova Love's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    451
    Kata 'Tuhan Maha Pengampun' tidak dijumpai di Alkitab.

    Kl versi Alkitab, Tuhan itu slalu mjatuhkan hukuman thd perbuatan dosa.
    Hanya saja 'kapan' menjatuhkannya, itu diatur sesuai waktuNya.

  18. #38
    Quote Originally Posted by PERMANDYAN View Post
    Tapi mengapa, ada agama jang mengatakan kafir kepada agama jang lain, djika memang akhirnja akan tiba di toedjoean jang sama...(?)
    salam

    benar...

    semua akan KEMBALI kepada nya.......

    SEMUA akan tahu setelah dia BERKATA

    "kamu kesana dengan senang hati atau sukarela"

    maka kalian dari sebahagian kalian termasuk bagian dari golongan tersebut

    jalan itu satu.......yang datang dari yang satu untuk satu tujuan yaitu kembali kepada yang satu

    yang membuka jalan baru itu bukanlah yang satu itu, tetapi yang berjalan di atas JALAN satu itu....

    ada yang agak kekiri tetapi sebelah kaki

    ada yang berbelok bagaikan semut yang kikuk

    ada yang kekanan dengan kaki sebelah

    ada yang lurus tetapi kedua kaki di luar

    ada yang berlari

    ada yang berjalan

    ada yang berjalan sambil menengadah ke atas

    ada yang berlari dengan tengok kiri kanan

    ada yang berjalan edngan malu-malu

    ada yang berlari dengan mantap

    ada yang gegap gempita

    ada yang saling mendorong

    ada yang memaki

    ada yang saling membelok kan dengan memberikan rambu-rambu

    ada...ada....dan ada.......

    kerena dari AWAL manusia mulai BEJALAN.....seiring itu pula manusia PUNYA KEBEBASAN MEMILIH



    jadikan aku termasuk golongan yang BERUNTUNG
    Sombong Itu Selendang Allah

  19. #39
    Pak TS , penilaian , pengukuran pembandingan , itu harus ada tolok ukurnya , alat penilainya , ada standard pembandinya. Lha kalau kita mau menilai sifat Tuhan , apa tolok ukurnya , nialai pembandingnya , apakah ukuran manusia ? manusia yg mana pada strata kesadaran apa ,pada tatarn kearifan , pengetahuan mana ?

    Dalam dunia manusia saja dikenal adanya adagium makin tinggi posisi seseorang makin luas cakupan pengamatannya , makin rendah makin sempit area pengamatannya. Nah kalau yg kita nilai itu entity tertinggi , lalu pada posisi mana akan bisa dicakup area pandang entity itu , sedang dia pada posisi yg tertinggi ? Berarti penilai pinya handicap untuk bisa menilai entity ini , ada area cakupan pandang yg tidak dikuasai oleh penilai thdp yg dinilai !
    Mungkin bisa sedikit memberikan wawasan.

    Oh ya sedikit tambahan , pemberi informasi mengenai "sifat" itu adalah entity tertinggi dan "harus" menggunakan idiom , kosa kata yg mampu dikuasai oleh strata yg lebih randah area pandangnya !
    Apakah kosa kata yg tersedia untuk digunakan tsbt bisa meng cover secara utuh apa yg diwakilinya ? apa yg terkandung dalam kata " maha pengampun" , "maha adil" , " maha,..... , "maha........ dst dst itu totaly perfect untuk mewakili sifat sifat yg diwakilinya ? -----> itu juga suatu masalah !
    ADEM_AYEM_TENTREM

  20. #40
    Quote Originally Posted by hajime_saitoh View Post
    sebenernya gak bisa dimaksud percabangan.. akrena perbedaannya tipis, dalam masalah pokok mereka sama paling hanya perbedaaan dimasalah cara saja yang sedikit berbeda...
    gak juga, sunni,syiah,mutazilah berbeda pada pokok (Aqidah),makanya jangan heran klo ada sunni yg mengkafirkan syiah dan mutazilah, bahkan khawarij membunuh Imam Ali krn di anggap berbeda dlm pokok agama.
    semanis gula aren yang asli

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •