Sama artinya.. orang yang menutupi sesuatu.
Bedanya, kalau petani adalah orang yang menutupi benih (baca : menanam). Bahkan ini adalah arti 'kafir' sesungguhnya di masa pra-Islam.
Kafir dalam arti negatif artinya orang yang menutupi hal yang benar dan sadar akan hal itu.
Jadi pengertian kafir di Al Quran sebenarnya bukan berarti orang yang tidak mempercayai Muhammad tetapi orang yang tahu Muhammad benar tetapi menyangkalnya. Istilah ini berlaku untuk siapa saja sebenarnya. Kalau aku debat denganmu dan kau tahu aku benar tetapi kau gengsi mengakuinya dan tetap berkilah maka tindakanmu itulah yang dimaksud kafir. Dan ketika penyangkalan itu terus-terusan dilakukan maka lama-kelamaan kau akan delusi, percaya kau benar dan saat itulah 'hati telah ditutup'.
Jadi bukan tindakan 'tak percaya' yang dihujat tetapi tindakan 'menutupi hal yang diketahui benar' yang dikutuk.
Makanya ada istilah shabiin (transliterasi Inggris Sabiin).
Tetapi kata misterius (namanya juga misterius) itu punya banyak pendapat:
http://id.answers.yahoo.com/question...6084811AA75MGs
Balik ke topik semula,
kontradiksi itu tergantung bagaimana kita memaknai 'Maha Pengampun' itu sendiri.
pembahasan soal "KAFIR"
baik secara terminologi maupun pengertiannya
silakan dilanjutdisini
kembali ke LEPTOP:
soal kontradiksi yng dimaksud TS yak![]()
Last edited by pasingsingan; 07-06-2011 at 03:53 PM.
mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito