nmbah lagi ah

VHSRip : Dicopy langsung dari VHS tapenya langsung, biasanya hanya dimiliki oleh film-film olah raga atau bokep a.k.a XXX.
DSRip (Digital Satelite) : Direkam dari transmisi satelite, kualiatasnya baik, biasanya di encode dalam format xvid.
PDTV (Pure Digital TV) : Film jenis ini direkam melalui jaringan TV digital dengan menggunakan Tv Tuner yang mendukung format digital. Kualitasnya sangat baik, biasanya di encode dalam format xvid.
PROPER : Merupakan tipe revisi dari release bajakan sebelumnya. Misal di awal film bajakan di release, film tersebut memiliki kategori Telesync (TS), dengan kualitas yang buruk, lalu ada kelompok lain yang merelease film yang sama dengan tipe yang sama-sama Telesync (TS) juga, namun dengan kualitas yang lebih baik dari release sebelumnya, biasanya kelompok tersebut manambahkan kata PROPER, untuk menandakan bahwa versi bajakan yang ini lebih baik dari sebelumnya.
LIMITED : Film dengan kategori ini, biasanya hanya film yang haya ditayangkan di bioskop-bioskop tertentu saja.
INTERNAL : Merupakan film yang hanya di release untuk komunitas tertentu saja.
STV : Straight To Video, merupakan salinan film yang tidak pernah di release ke publik.
DTV : Direct to Video, sama saja dengan STV, cuma beda penyebutan.
WS : Berarti widescreen atau film tersebut menggunakan format layar lebar.
FS : Berarti Full Screen.
REPACK : Merupakan perbaikan dari release sebelumnya apabila pada release tersebut terdapat cacat.
mHD : mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.
Watermarks : Biasanya dengan surat / inisial atau logo kecil, umumnya di salah satu sudut untuk menandai kepemilikan file film tsb.

berdasarkan C.O.N.T.A.I.N.E.R (TIPE FILE) film


AVI = Audio Video Interleave merupakan container multimedia (video+audio) yang diperkenalkan oleh microsoft taon 1992 sebagai bagian dari teknologi Windows untuk video boi.. Sebelumnya, AVI ini dikembangkan oleh Matrox OpenDML Group di taon 96 tapi kurang tenar. Makanya AVI yg sekarang beredar luas dikenal sbg AVI 2.0. AVI ini mendukung streaming video dan audio secara multiple dan dapat di mainkan (playback) secara synchronous. Container ini bisa dikenali dengan ekstensi file .avi
Beberapa codec untuk AVI yang terkenal antara lain :
o Full Frame (Uncompressed) (ini file-nya yang segede2 gaban boi...)
o Intel Real Time (Indeo)
o Cinepak
o Motion JPEG
o Editable MPEG
o VDOWave
o ClearVideo / Real Video
o QPEG
o MPEG-4 (ini yang tingkat kompresi-nya paling kecil)


MPEG = Moving Picture Experts Group adalah kumpulan para ahli yang dibentuk oleh ISO untuk membuat suatu standar bagi kompresi audio dan video dan mulai tenar sekitar taon 2005.
MPEG-1 (1993) di desain agar video dan audio di-encoding ke dalam bitrate Compact Disc. Pertama kali digunakan untuk VCD (Video CD), kemudian SVCD dan untuk DVD low quality.
MPEG-2 (1995) di desain untuk container siaran televisi berkualitas broadcast (Televisi Digital). Namun penggunaannya paling tenar adalah untuk DVD. Kelebihannya dibanding MPEG-1 adalah mendukung interlacing dan high defenition sehingga scope penggunaannya lebih luas.
MPEG-3 diperuntukkan untuk container HDTV sehingga ia redundant dan disatukan ke standar MPEG-2. Jadi MPEG-3 dilenyapkan. Jangan bingung dengan istilah MP3 (audio).. itu tidak sama boi..! MP3 adalah MPEG-1 Audio Layer 3.
MPEG-4 (1998) lebih kompleks dr yg sebelumnya dan mempunyai faktor kompresi yang lebih tinggi dan lebih ditujukan untuk standar multimedia pada perangkat fixed dan mobile web.


DivX Plus HD sebenarnya adalah nama marketing untuk tipe file yang menggunakan standar Matroska dimana ia mengandung H.264 video bitstream, AAC surround audio dan sejumlah tag XML untuk metadata. Codec untuk tipe ini dikenal dengan H.264/MPEG-4 AVC dan ia masih bagian dari DMF (lihat keterangan DMF diatas boi..)

AVCHD = Advanced Video Coding High Definition dikembangkan oleh Sony & Panasonic dan merupakan container untuk high defenition video. Mulainya ia digunakan untuk format penyimpanan pada camcorder / handycam dimana medianya bisa berupa Mini-DVD, har-disk drive dan removable flashmedia seperti SD/SDHC dan dan Memory Stick. Selanjutnya, Canon dan JVC mengikuti jejak mereka mengadopsi tipe ini ke produk2 keluaran mereka. AVCHD sering kita jumapi sebagai file ber-ekstensi .mts atau .m2ts dan kompatibel dengan format Blu-ray disc dan HD-DVD.

RealMedia merupakan containar buatan RealNetworks yang biasa kita jumpai dalam file ber-ekstensi .rm. Tipe ini dikeluarkan untuk menandingi ASF keluaran Microsoft dalam memperebutkan kue streaming internet. Streaming .rm ini menggunakan kompresi constant bitrate (CBR).

Matroska = Matroska Multimedia Container adalah container paling yahut saat ini. Selain ia merupakan Open Standard dan FREE ia juga dapat menampung video, audio, gambar dan subtitle dengan jumlah UNLIMITED pada 1 file. Matroska mempunyai kemiripan dengan AVI, MP4 atau ASF hanya saja ia bersifat open specification dan banyak diiimplementasikan bersama aplikasi2 open source.
Matroska sering kita jumpai dalam bentuk file .MKV untuk video (termasuk audio dan subtitle), .MKA untuk audio saja dan .MKS untuk subtitle saja.
Matroska merupakan bhs serapan english dari bahasa rusia matryoshka (????????) yang maksudnya nesting doll.