Saya menggunakan beberapa metode untuk mengorganisasi data (pribadi dan kantor)
1. Menyimpan data di harddisk komputer
data di harddisk komputer ada data pribadi dan kantor, dan selalu saya simpan di partisi dengan folder yang berbeda. di folder data pribadi, saya membuat folder lagi untuk masing2 tipe file: musik, film, ebook, program installer, images, CV dan surat lamaran kerja, dan beasiswa. Sedangkan untuk data kantor, saya hanya membuat dua folder: dokumentasi dan peraturan terkait kantor (peraturan perusahaan, keputusan direksi, keputusan pemred, dll).
selain di sini, masih ada folder download yang secara otomatis ada ketika menginstal Internet Download Manger. Untungnya, IDM langsung membuat beberapa folder sesuai dengan jenis filenya. Tapi file yang ada di folder download biasanya tidak bertahan lama, karena saya langsung memindahkannya di folder pribadi yang terkait.
2. Menyimpan data di cloud drive (sampai sekarang masih setia pake Dropbox, mau nyoba GoogleDrive kapan2)
sebenarnya data di Dropbox secara otomatis tersimpan di drive C, jadi ya tetep aja judulnya tersimpan di harddisk komputer. tapi karena sistemnya yang cloud drive, perlakuannya memang beda. Di folder Dropbox, saya membagi lagi ke beberapa folder: pekerjaan harian kantor, peraturan perundang-undangan, dan side job terjemahan (karena tidak selalu membawa laptop)
3. Menyimpan data di harddisk eksternal
ini biasanya saya gunakan untuk film2 lama dan serial TV, dan juga program installer lama (siapa tau perlu). Harddisk eksternal juga saya pake untuk nyimpen data dari zaman baheula (mulai dari kuliah S1, skripsi, bahan kuliah S2, sampe tesis)
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)









Reply With Quote