Djali Ibrahim


+: Mana fotonya?
-: Bentar ya...susah sekali cari foto orang ini. Very low profile kayaknya. Facebook nggak ada, twitter nggak punya, hasil wawancara langsung pun nggak ada sama sekali yang ketemu. Ah...akhirnya *lap keringat





Lihatlah judul-judul berita bola ketika timnas U19B terbentuk. Hanya ada dua nama yang selalu disebut-sebut, karena mereka berdua termasuk tim inti pasukan coach Indra Sjafri sejak dua tahun lalu. Keduanya tersingkir dari timnas U19 saat putaran piala AFF 2013 karena sama-sama sakit. Sabeq Fahmi karena cedera panjang (lihat post sebelumnya) dan Djali Ibrahim karena terkena usus buntu. Djali Ibrahim adalah kapten timnas U17. Selain mengantarkan timnas U17 juara HKFA di Hongkong tahun 2012, Djali juga mencetak satu gol ke gawang Arab Saudi pada pertandingan uji coba di Malaysia yang berakhir dengan kemenangan tim Indonesia. Sayang sekali dia tidak dapat memperkuat Garuda Muda di kejuaraan AFF dan kualifikasi AFC.

Djali kembali masuk dalam radar coach Indra setelah pada Tur Nusantara II timnas U19 bertanding melawan Persiter Ternate di mana Djali ikut bermain dan mencetak satu gol. Lalu dia dipanggil PSSI untuk mengisi tempat di timnas U21 yang dibentuk mendadak untuk mengikuti turnamen COTIF di Spanyol bulan lalu. Kini Djali memperkuat timnas U19B yang akan bermain di turnamen mini untuk peserta AFC Asia Tenggara. Dalam salah satu sesi latihan, Djali dipuji oleh mantan pelatih Ruddy Keltjes karena dapat mengalirkan bola ke depan lebih baik dari pada Al Qomar Tahulapessy, pemain hasil seleksi timnas U19 yang terdegradasi pada saat-saat akhir.

Jika Djali mampu bermain apik di Hanoi, sangat mungkin dia akan mengancam posisi salah satu pemain timnas U19, terutama pada posisi striker atau pemain tengah.