Quote Originally Posted by ndableg View Post
Timteng itu daerah strategis, perbatasan asia eropa. Dari cina mau ekspor ke eropa musti lewat timteng. Jadi wajar kalo jadi rebutan. Untuk mempermudah menguasai timteng, tentu bisa dilemahkan dgn mengadu mereka sampe habis.
Jaman dulu iya. Tapi sekarang sudah ada pesawat terbang, transportasi gak masalah lagi, ya alasan lu yg satu ini gak kena lah.

Khilafah dulu sangat kuat shg bisa meredam isu2 di dalam shg mampu mempersatukan timteng, akan tetapi ketika kelemahan sudah diketahui, maka dgn mudah semua dipecah belah.
Sadam hussein juga begitu kuat shg bisa meredam isu2 dan menjaga stabilitas irak. Ketika kosong kekuasaan maka irak (ataupun afghanistan) menjadi anarki dan semua berantakan. Dengan hanya ikut mengobok2 pihak luar bisa mempertahankan kondisi anarki tsb.
Esensinya memang Arab gak bisa bersatu. Jadi jangan mencari persatuan di tanah Arab. Ketika sesama Arab beradu 'pedang', jangan lu salahkan orang luar. Memang tabiat orang Arab begitu.