SUARA.COM > ENTERTAINMENT > GOSIP
Marshanda “Dipasung” di Rumah
Sakit oleh Orangtuanya
Marshanda berada di salah satu RS di Jakarta Pusat.
Tomi Tresnady : 4 Augustus 2014 | 16:18

Suara.com - Pengacara OC Kaligis mengatakan artis
Andriani Marshanda alias Caca (25) “dipasung” selama
delapan hari di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta Pusat
dan disuntik paksa oleh dokter tanpa ada persetujuan
pasien.
“Ini sudah dianggap merampas kemerdekaan dan hak azasi
klien saya, semoga polisi dapat mengusut kasus tersebut,”
kata OC Kaligis di Jakarta, Senin (4/8/2014).
Pernyataan tersebut terkait klien Kaligis Andriani
Marshanda yang merupakan artis sinetron dan penyanyi
mengadukan tindakan pemasungan tersebut yang diduga
dilakukan ibu kandung Caca, Riyanti Sofyan dan dibantu
pihak lain.
Kaligis mengatakan motivasi pemasungan tersebut karena
sejak kecil Caca dijadikan “mesin” anjungan tunai mandiri
(ATM) untuk mendapatkan uang sebagai artis.
Demikian pula setiap ganti manejer maka Riyanti selalu
membuat kegaduhan di antaranya agar timbul kesan publik
seolah Caca mengalami gangguan kejiwaan terkait perkara
perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Pusat dan hak
asuh anak.
Dia mengatakan tindakan itu bermula ketika Caca hendak
pisah rumah dengan ibunya karena dianggap sudah dewasa
serta memiliki satu anak. Namun tindakan Caca itu tidak
disetujui Riyanti dan memaksa untuk selalu tinggal di
apartemen yang sudah ditentukan tersebut.
Belakangan ini ada reaksi penolakan dari Riyanti, maka
melalui adik, paman, tante maupun saudara, dan mereka
membuat skenario bahwa Riyanti terkena penyakit stroke,
tapi diabaikan begitu saja oleh Caca.
Bahkan Caca dibujuk oleh ibunya dan pihak lain dengan
alasan untuk pengobatan, namun menolak karena sehat
serta segar bugar.
Kaligis melanjutkan, dengan berbagai alasan dan rayuan
keluarga, Caca kemudian bersedia ke rumah sakit dan tiba-
tiba seorang dokter menyuntik akhirnya tubuhnya lemas,
setelah itu menjalani perawatan sejak Sabtu (26/7).
Semula Caca ingin segera meninggalkan rumah sakit
dengan meminta bantuan Sandy, manajer yang ditunjuk
untuk menanggani semua keperluan masalah keartisan, tapi
dilarang oleh Riyanti.(Antara)