Results 1 to 20 of 65

Thread: Melanjutkan Studi (Sarjana, Magister, Doktor, dst)

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Quote Originally Posted by nerve_gas View Post
    ahahahah. masih seumuran ya kita mba ndugu

    saya juga sebenarnya pengen lanjut studi untuk jurusan2 yang sering disebut "kering" (antropologi, sosiologi, sejarah, dll). Tapi otak ini kayanya sudah diracuni, "kalau ngambil magister jurusan itu, mau jadi apa?".
    iya nih, masih seumuran kita *tos dulu*


    rasanya kalo ntar saya kuliah lagi, pengen nyoba bidang yang bener2 ga berhubungan dengan jurusan atopun kerjaanku yang skarang (walo kalo berhubungan juga ga papa), tanpa berencana untuk 'menjadi' apapun. cuman sekedar mengisi waktu dan menambah wawasan dan mengenal dunia laen aja. saya pengen melakukan itu (melanjutkan kuliah) tanpa beban hidup apa2, barangkali kuliahnya sambil partime kek, ato nyusun kurikulum semauku sendiri kek, tanpa harus pake mentargetkan ijasah ala s1/s2/s3, dll makanya hal ini kedengarannya lebih cocok untuk dilakukan saat udah pensiunan dan ga da tanggung jawab karir lagi. that's the plan sih

    i always find it very inspiring ngeliat orang2 tua yang masih / kembali kuliah. dulu jaman kuliah saya sempat ketemu orang2 separo baya yang masih kuliah, bahkan sekelas denganku. biasanya orang2 seperti ini mempunyai perspektif yang cukup berbeda dibandingkan temen2 kuliah sepantaran. belajar itu tidak mengenal umur these people are very inspiring, dan saya pengen begitu juga saat tua nanti
    Last edited by ndugu; 18-07-2014 at 10:41 AM.

  2. #2
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    iya nih, masih seumuran kita *tos dulu*


    rasanya kalo ntar saya kuliah lagi, pengen nyoba bidang yang bener2 ga berhubungan dengan jurusan atopun kerjaanku yang skarang (walo kalo berhubungan juga ga papa), tanpa berencana untuk 'menjadi' apapun. cuman sekedar mengisi waktu dan menambah wawasan dan mengenal dunia laen aja. saya pengen melakukan itu (melanjutkan kuliah) tanpa beban hidup apa2, barangkali kuliahnya sambil partime kek, ato nyusun kurikulum semauku sendiri kek, tanpa harus pake mentargetkan ijasah ala s1/s2/s3, dll makanya hal ini kedengarannya lebih cocok untuk dilakukan saat udah pensiunan dan ga da tanggung jawab karir lagi. that's the plan sih

    i always find it very inspiring ngeliat orang2 tua yang masih / kembali kuliah. dulu jaman kuliah saya sempat ketemu orang2 separo baya yang masih kuliah, bahkan sekelas denganku. biasanya orang2 seperti ini mempunyai perspektif yang cukup berbeda dibandingkan temen2 kuliah sepantaran. belajar itu tidak mengenal umur these people are very inspiring, dan saya pengen begitu juga saat tua nanti
    belajar sesuatu yang gak nyambung dengan kerjaan sekarang emang menarik sih. saya sendiri masih punya cita2 terpendam untuk belajar etnomusikologi dan sastra batak. tapi pilihan tempat yang jauh dan keterbatasan dana jadi pertimbangan utama.

    kalaupun mau ngambil studi lain yang tersedia di Jakarta, setelah dilihat2 harganya cukup menguras kantong. Mungkin karena faktor ini juga, saya menunda untuk mengambil studi di bidang kajian lain. Soalnya pola pikirnya udah, "bayar mahal2 trus mau jadi apa?". Paradigma saya pendidikan = investasi. Jadi harus ada balik modal. ahahahhaa.

    mungkin ini pola pikir yang salah sih ya. tapi masih susah diubahnya.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •