Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 45

Thread: Breaking: Prabowo ngamuk !!

  1. #1

    Breaking: Prabowo ngamuk !!

    Laporan wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw



    TRIBUNNEWS.COM, BOGOR -- Udara sejuk dengan hembusan angin tak membuat darah Prabowo dingin. Dia menumpahkan kekesalannya ke sejumlah awak media di rumahnya, Rabu (9/7/2014) siang. Awak media yang kena semprot berasal dari media-media yang condong ke kubu Jokowi-JK.
    Siang itu, sehabis mencoblos, Prabowo mempersilakan media televisi, cetak dan online masuk ke kediamannya. Tempat tinggalnya yang begitu megah di Puncak Bukit Pemburu di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Prabowo mempersilakan setiap media mewawancara dirinya satu per satu.
    Dia juga mempersilakan setiap media memilih tempat wawancaranya masing-masing. Asalkan masih berada di halamannya. ANTV memilih lokasi depan pendopo. CNN memilih sebuah sudut di dalam Pendopo rumah Prabowo. Lalu yang lainnya menyebar di halaman. Ketika diwawancarai Berita Satu, Prabowo mulai menyinggung.
    "Berita satu ini tak fair. Sadis dia. Sama juga seperti Jakarta Globe (satu group dengan berita satu). Jahat itu Jakarta Globe," kata Prabowo.
    Wartawatinya cuma tersenyum, lalu Prabowo tetap bersedia diwawancarai. Kemudian saat hendak diwawancarai Kompas TV, Prabowo juga sempat menyinggung. Tapi kemudian tetap mau diwawancarai. Saat itu seharusnya sehabis Kompas TV giliran Metro TV mewawancarai Prabowo.
    Kru Metro TV sudah mengambil tempat persis disamping Kompas TV yang tengah mewawancarai Prabowo. Tapi begitu selesai wawancara, Prabowo langsung pergi dan melewati giliran Metro TV. Dia langsung pergi ke tempat CNN akan mewawancarai dia di dalam pendopo rumahnya.
    Kru Metro TV pun terbengong-bengong. Sementara Prabowo sudah duduk di kursi yang disetting kru CNN di dalam pendopo. Kejadian selanjutnya inilah yang bikin Prabowo naik pitam. Wartawati Metro TV yang bertubuh tinggi langsung memotong sesaat sebelum Prabowo mulai wawancara dengan CNN. Sebeneranya Wartawati itu hanya menyampaikan bahwa Metro TV ingin mewawancarai Prabowo.
    "Metro TV itu jahat. Apa dosa saya sama Surya Paloh sampai kalian begitu jahat dengan saya. Tak berimbang pemberitaan kalian. Kalau tidak mau disakiti, jangan menyakiti orang lain. Itu ajaran semua agama. What have I done to Surya Paloh? Saya tidak pernah merasa berbuat apa-apa dengan dia. Kamu mau tidak tanyakan itu kepada Surya Paloh?," kata Prabowo kepada wartawati.
    Disini semua wartawan yang mengelilingi diam. Membisu. Wartawati Metro TV menjawab akan menyampaikannya ke Surya Paloh. Tapi Prabowo cepat memotong.
    "Kamu tak akan berani," kata Prabowo. "Saya ini punya banyak pendukung. Bagaiman kalau saya bilang ke pendukung saya tak perlu nonton Metro TV, habis kalian. Kompas juga termasuk, Berita Satu juga. Begitu juga Tempo. Apa yang saya pernah buat dengan Gunawan Muhammad. Dengan Megawati. Nanti akan saya datang orang-orang itu satu per satu. Pasti. Sebab saya tak pernah menyakiti mereka. Sekarang yang sudah mewawancarai saya boleh keluar. Ini rumah saya. Ayo kita wawancara dengan CNN. Go Ahead," kata Prabowo.
    Anak buah Prabowo pun bergerak cepat. Semua wartawan yang sudah selesai mewawancarai Prabowo cepat-cepat disuruh keluar. Sementara wartawati Metro TV dan para kru masih bengong. "Kita tunggu saja coba," kata wartawati itu ke beberapa krunya.


    Sumber: h**ttps://id.berita.yahoo.com/prabowo-ngamuk-ke-media-074720321.html
    Quote Originally Posted by sempak
    ngakak gua liat debat semalam.. sudah 3 periode di pemerintahan tapi masih aja kaga bisa ngebedain mana kalpataru, mana adipura. HIDUP WOWO HATTA !!

  2. #2
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,350
    Ini beneran kaga sih? Tv satu kan ganknya dia ::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  3. #3
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    ^...not entirely accurate.

    hi hi hi hi

    seneng gw...Prabowo ketipuuuuu
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  4. #4
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Tv satu kan ganknya dia
    TV ONE beda dgn Berita Satu (Grup).

    Berita Satu adalah milik Lippo Grup yg medianya terdiri dari koran Jakarta Globe, Suara Pembaruan, Investor Daily, majalah Investor dan, kalo ndak salah, Berita Satu TV. Termasuk juga First Media (Interrnet dan TV Cable). Memang pro JKW, tapi menurutku masih "profesional" tetap menjunjung prinsip2 jurnalisme. Padanannya mirip koran Republika, pro Prabowo tapi tetap menjaga profesionalisme media. Begitu juga Jawa Pos Grup yg pro Jokowi tapi masih "sopan" (scr jurnaslistik). Dan masih banyak contoh2 media lain yg masuk kategori ini.

    Itu jelas beda dgn TV One yg jelas dukung Prabowo maupun Metro TV yg dukung Jokowi. Dua2nya IMO udah menyimpang dari profesionalisme media. Begitu juga dgn inilah.com, viva and the gang di kubu pro Prabowo.

    Yg masih "agak sedikit mendingan" adalah Sindo, AN, Global dan MNC TVs, meskipun beritanya miring banget tapi masih relatif "sopan" (malu2).

    Sedangkan di pihak pro Jokowi, media yg beritanya udah miring banget tapi masih "sopan" diantaranya termasuk Tribune (kelompok KG), Media Indonesia, Merdeka (bukan Rakyat Merdeka) dan beberapa media kecil lainnya yg ndak terlalu populer.

    Kalo Kompas, Detik, Tempo dan beberapa media mainstream besar lainnya menurutku masih netral. Kalo muncul kesan pro Jokowi menurut saya itu efek dari dinamika di lapangan terutama cara2 dan bentuk2 kampanye yg dilakukan oleh kedua kubu capres. Catatan khusus untuk The Jakarta Post yg secara resmi menyatakan mendukung Jokowi, tapi independensi isi beritanya masih saya masukkan dlm kelompok ini. Republika sebenarnya bisa dimasukkan kelompok ini, hanya saja "label Islam" yg udah terlanjur melekat menjadikannya kesan pro Prabowo sulit dihilangkan. Tapi secara internal, beberapa wartawan Republika yg saya kenal malah kebanyakan scr pribadi pro Jokowi kok.

    Itu kurang lebih gambaran saya tentang posisi media2 nasional dlm menyikapi pilpres 2014.

    Just my 2 cents.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  5. #5
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,350
    Quote Originally Posted by 234 View Post
    TV ONE beda dgn Berita Satu (Grup).

    Berita Satu adalah milik Lippo Grup yg medianya terdiri dari koran Jakarta Globe, Suara Pembaruan, Investor Daily, majalah Investor dan, kalo ndak salah, Berita Satu TV. Termasuk juga First Media (Interrnet dan TV Cable). Memang pro JKW, tapi menurutku masih "profesional" tetap menjunjung prinsip2 jurnalisme. Padanannya mirip koran Republika, pro Prabowo tapi tetap menjaga profesionalisme media. Begitu juga Jawa Pos Grup yg pro Jokowi tapi masih "sopan" (scr jurnaslistik). Dan masih banyak contoh2 media lain yg masuk kategori ini.

    Itu jelas beda dgn TV One yg jelas dukung Prabowo maupun Metro TV yg dukung Jokowi. Dua2nya IMO udah menyimpang dari profesionalisme media. Begitu juga dgn inilah.com, viva and the gang di kubu pro Prabowo.

    Yg masih "agak sedikit mendingan" adalah Sindo, AN, Global dan MNC TVs, meskipun beritanya miring banget tapi masih relatif "sopan" (malu2).

    Sedangkan di pihak pro Jokowi, media yg beritanya udah miring banget tapi masih "sopan" diantaranya termasuk Tribune (kelompok KG), Media Indonesia, Merdeka (bukan Rakyat Merdeka) dan beberapa media kecil lainnya yg ndak terlalu populer.

    Kalo Kompas, Detik, Tempo dan beberapa media mainstream besar lainnya menurutku masih netral. Kalo muncul kesan pro Jokowi menurut saya itu efek dari dinamika di lapangan terutama cara2 dan bentuk2 kampanye yg dilakukan oleh kedua kubu capres. Catatan khusus untuk The Jakarta Post yg secara resmi menyatakan mendukung Jokowi, tapi independensi isi beritanya masih saya masukkan dlm kelompok ini. Republika sebenarnya bisa dimasukkan kelompok ini, hanya saja "label Islam" yg udah terlanjur melekat menjadikannya kesan pro Prabowo sulit dihilangkan. Tapi secara internal, beberapa wartawan Republika yg saya kenal malah kebanyakan scr pribadi pro Jokowi kok.

    Itu kurang lebih gambaran saya tentang posisi media2 nasional dlm menyikapi pilpres 2014.

    Just my 2 cents.

    Thanks om, soalnya sini ga dapat tv kompas en berita satu, damnn indovision ::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  6. #6
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,769
    MNC ini juga pro Prabowo banget ya. Masa' quick count yg dipampang di belakang MC malah Prabowo ama Hatta doank.
    Media kok memihak gini toh. Gak asik liatnya.
    Tv One juga lucuk... delusinya tingkat tinggi. Jelas2 Jokowi diatas Prabowo... bisa aja dikarang2.
    Tv One memang beda

    ---------- Post Merged at 11:50 PM ----------

    btw om Wowo PD banget ya orang2 akan dengan setia gak nonton Metro Tipi hanya gara2 dia ngomong jangan nonton metro.
    Gw sik.. mending nonton Net atau Berita satu, Kompas jg lebih enak penyajiannya.

  7. #7
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,900
    Jd sapa yg menang nih? gw ud boleh menari?

  8. #8
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,649
    sip nih reviewnya 234 tentang media di indo
    saya kemaren juga lagi nyari2 media yang netral, ribet, ga tau pandangan lapangan. gimana dengan tvri?
    soalnya metrotv dan tvone kudengar kan memang udah tendensius ya. kemaren saya bolak balik nonton 2 ini (biar seimbang )

    detik saya cenderung menghindari soalnya selama ini kesanku agak tabloid-ish. sama kaya tribunenews
    kompas dan tempo ada media tv-nya ngga ya? ato teks aja (online maupun print)? kompas online soalnya di saya suka ada masalah bukanya, lelet. tempo kurang populer kalo search di google, jadi sering ga kegali. merdeka lebih sering nongol dan lebih enak dibaca dan search. hanya malesnya suka terpecah2 beritanya.

    belakangan untuk berita tv online saya jadi lebih sering nge-tune in ke tv bloomberg indonesia, walo ini lebih condong ke berita finance juga (padahal ada bbrp tayangan yang ingin saya ikuti tapi ga klop waktunya denganku di sini )

  9. #9
    pelanggan tetap Silvercheeks's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Lost Clerics' Hideaway
    Posts
    645
    dari gayanya menyikapi aja udah ga bisa ditiru...
    bukan sikap yg bijak...

    padahal masih quick count,
    emg kek gini cocok jd presiden?

    apa karena background militer? well saya golput sih
    Kabar gembira untuk kita semua, kini tai ada ekstraknya~

  10. #10
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,900
    Kali ini aneh. Biasanya quickcount selesai, masalah selesai. Tapi ini nggak, karena hasil quickcount berbeda2. Waduh.. T'rus sampe tanggal 22, orang tetep ga tau sapa yg menang.
    Ada apa neh?

  11. #11
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,900
    Tidak ada larangan bagi media untuk berpihak. Karena media bisa jadi corong suara.
    Dan posisi sekarang ud termasuk adil. Yg ga adil tuh kalo satu ga punya satu punya. Kalo dua2nya punya, adil sih.

    Tetapi media menjadi ngawur ketika ikut serta dalam berpolitik, berani memanipulasi berita utk mengacau balaukan, rekayasa berita spt alat propaganda.
    Jurnalisme itu tentang menyampaikan berita, bukan mengarang berita.

    Kalo saya sih biasanya Metro, Berita satu, dan kompas tv.

  12. #12
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    sekarang malah masing-masing stasiun TV mendeklarasikan kemenangan capres-nya

    capek deh

  13. #13
    pelanggan tetap lattungtatturrus's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,445
    Yaudah kalo gitu gak usah nonton tipi...kaya saya...!!!

  14. #14
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    emang kaga! nunggu adzan magrib doang

  15. #15
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    kalo adzan maghrib semua kompak

  16. #16
    pelanggan second_life's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    again, on my second life
    Posts
    434
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Kali ini aneh. Biasanya quickcount selesai, masalah selesai. Tapi ini nggak, karena hasil quickcount berbeda2. Waduh.. T'rus sampe tanggal 22, orang tetep ga tau sapa yg menang.
    Ada apa neh?
    kayakny kemarin sempet nonton (entah di tv mana, hubby pindah channel mulu ) bahwa lembaga2 penyelenggara quick count itu bakal dikumpulin dan 'disidang' hari ini karena hasilnya beda2.
    jika terbukti memalsukan data, dsb, akan diumumkan ke publik bahwa lembaga tersebut bermasalah, tidak kredibel, dan hasil quick count ny tidak usah dipercaya.

  17. #17
    pelanggan tetap meliakh's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Surabaya
    Posts
    1,757
    Quote Originally Posted by second_life View Post
    kayakny kemarin sempet nonton (entah di tv mana, hubby pindah channel mulu ) bahwa lembaga2 penyelenggara quick count itu bakal dikumpulin dan 'disidang' hari ini karena hasilnya beda2.
    jika terbukti memalsukan data, dsb, akan diumumkan ke publik bahwa lembaga tersebut bermasalah, tidak kredibel, dan hasil quick count ny tidak usah dipercaya.
    setelah persepi memutuskan yang dipakai kubu prahara ga valid, apa prahara mau gitu aja cabut klaim menang? secara mereka klaim berdasar quick count mereka?
    don't think so.. bakal tetep ngotot tunggu 22 juli, dan kalo semua beres, jokowi declared winner, massa prahara bakal gimana?

  18. #18
    ^
    ya ngajuin kasasi ke MK
    pokoknya biar gimanapun prabowo kudu menang


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  19. #19
    pelanggan second_life's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    again, on my second life
    Posts
    434
    Quote Originally Posted by meliakh View Post
    setelah persepi memutuskan yang dipakai kubu prahara ga valid, apa prahara mau gitu aja cabut klaim menang? secara mereka klaim berdasar quick count mereka?
    don't think so.. bakal tetep ngotot tunggu 22 juli, dan kalo semua beres, jokowi declared winner, massa prahara bakal gimana?
    bakal bikin prahara, i guess

  20. #20
    pelanggan setia Alethia's Avatar
    Join Date
    Jan 2012
    Posts
    4,059
    Pak wowo galak beud. Males dh dkt2 belioKalau doski menang, gw janji akan mengheningkan cipta selama 2 menitUntuk mengenang nyawa2 yg pernah dihlg kan. Br setelah itu mengucapkan ''doraemon, datanglah'' Tp kalau owi yg menang, hal pertama yg gw lakukan adalah beli selai srikaya dan makan pake roti tawarSeakan akan itu adalah makanan ternikmat selama lebih dari 2 tahun masa masa kejombloan gw
    Jangan kamu bilang dirimu kaya, bila tetanggamu memakan bangkai kucingnya.
    -Rendra

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •