mungkin bisa ditambahi "ibu selingkuh saat bapak pergi kerja" biar tambah negatip
nope.
dari jaman TK sampe tuwir otak kita udah dijejali "ibu memasak di dapur dan bapak membaca koran" yg meletakkan figur seorang wanita ke jaman sebelum emansipasi.... itu udah ga sesuai dgn kondisi jaman sekarang, yang imo, suami-istri adalah partner hidup...
srsly, gambaran mainstream itu bikin wanita jadi kek seorang pembantu, mungkin itu juga yg bikin cowo2 sering ngerasa mereka 'lebih tinggi' dari wanita, mungkin figur maskulin tumbuh dari ini ya?
"ibu memasak di dapur, bapak baca koran"
"ibu mencuci pakaian, bapak nyeles koran"
"ibu menyapu rumah, bapak jualan koran"
coba dibalik, seandainya sedari balita yg kita baca adalah :
"bapak mencuci pakaian, ibu baca koran"
"bapak memasak nasi, ibu nyeruput kopi"
"bapak menyapu halaman, ibu lari pagi"
![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




) karena seakan ibu masak di dapur atau ibu diam di rumah adalah sesuatu hal yg negatif, padahal kenapa harus demikian?

Reply With Quote