karena banyak yang berbuat, apapun bisa dan lebih baik dilegalkan. itu itunya. cuma mbantu narik kesimpulan. kalau saya mah abstain.
Meskipun sudah dilegalkan, yang namanya kejahatan karena kebuasan dan keinginan jajan,dan ketidakpandaian, tetap ada.
Gw yakin kalau udah dilegalkan, para pemakai tetap akan cari cewe di luar lokalisasi.Kenapa? mana enak main sama barang pasaran. Ya kan, pasti nyari diluar juga. Kecuali yang udah kepepet dan duit pas pasan.
Ahirnya kejahatan terjadi karena dia simpan cewe, dikekepin, mereka melawan, ngancam mau kasi tau istri,minta dnikahin resmi, dll ahirnya dibunuh. Apa si bapak bapak yang nyimpen cewe ini, punya simpanan sana sini krn prostitusi diharamkan? karena ga ada tempat lokalisasi yang legal? Ga kan?
Jadi, solusinya apa? Perbaiki mental. Baik si pemakai maupun penyedia jasa. Jangan merongrong yang nyimpen. Yang nyimpen, kalau ga bisa nyimpen yang bener, jgn disimpen itu cewenya. Kudu main cantik. Awas ketangkep bini, kejepret kamera wartawan atau dijebak di cafe, disodorin cewe, bawa ke hotel, terus ditangkap tangan sama KPK.
kalau yang ga punya duit, tolong pake kondom. kalau perlu hotel esek2 harus sediakan kondom gratis di dalam kamar. 2 pcs aja. yang standar aja.
para mucikari harus awasin anak-anak asuhnya, dibawa ama siapa and kemana, kalau perlu ditungguin.
Yang cewe-cewe juga kudu pinter, kalau mau having fun, liat liat orangnya dulu, kasih tau ke min 1 temen kalau mau pergi having fun, jd klo ad aapa-apa bisa dilacak.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote