Soal agama, bisa kita pahami bahwa agama mempunyai doktrin mengenai apa yang baik dan benar, dan wajar saja kalau mereka merupakan pihak yang tidak setuju bila masyarakat menentukan sendiri kebaikan dan kebenaran versi mereka. Apakah mereka takut atau mereka cuma tidak ingin terjadi kehancuran dalam masyarakat?
Agama yang mana? Doktrin agama yang bagaimana? Boleh jadi ada ratusan jenis agama yang eksis dianut manusia di jaman sekarang.

Agama lahir dalam konteks jaman tertentu. Apa-apa yang dipandang baik/buruk di masa lalu, belum tentu sama di masa sekarang.

Misalnya: Ada agama melarang perempuan untuk jadi hakim. Apakah nilai ini cocok bila diterapkan di masa sekarang dan apa alasannya? Banyak nilai-nilai agama yang sangat bisa diperdebatkan ketika dicoba diaplikasikan di jaman sekarang.

Misalnya, agama melarang minuman keras dan obat bius. Apakah obat bius bisa dilegalkan dan dikembalikan ke mekanisme pasar? Nyatanya belum ada pemerintah liberal yang membebaskan sebebas-bebasnya peredaran obat bius, dengan alasan yang kurang lebih sama dengan agama, sehingga sampai saat ini kita masih mengenal istilah “obat terlarang”… apakah ini berarti liberalisme juga berarti ketundukan pada pihak yang merasa paling tahu masyarakat harus diijinkan dan dilarang apa?
Untuk obat bius, negara melegalkannya dengan kondisi tertentu: Kepentingan medis misalnya. Untuk minuman keras, banyak negara liberal melegalkannya. Untuk jenis ganja, beberapa negara melegalkannya.

Untuk kasus di mana negara melarang obat bius untuk konsumsi non-medis, semisal untuk rekreasi (kesenangan), saya nggak tau persis apa alasannya. Ini bisa aja dijadikan topik tersendiri untuk didiskusikan. Saya bahkan pernah berpikir, kenapa shabu-shabu ilegal? Padahal kan tidak memabukkan dan tidak memiliki efek adiksi fisik. Tetapi lepas dari soal itu, pelarangan terhadap sejumlah jenis "obat bius" bukan argumentasi menolak liberalisme.

Atau dalam kasus Kakang Tumenggung Ronggolawe, liberalisme akhirnya adalah ketundukan pada interpretasi penguasa Perancis terhadap simbol agama, bukan kebebasan untuk menentukan pilihan simbol masing-masing individu.
Pertanyaannya: Apakah kebijakan pemerintah Perancis merupakan representasi umum dari "kebijakan pemerintah sebuah negara liberal?" Apakah semua negara yang berplatform liberal harus seperti itu?

Pertanyaannya lagi: Menurut pendapat anda, bagaimana seharusnya pemakaian simbol-simbol agama di sekolah-sekolah negeri? BEBAS TERSERAH INDIVIDU YBS, dilarang, atau malah DIWAJIBKAN? Silakan diurai. (Justru uraian pada detil ini yang merupakan substansi dari diskusi pro-kontra "liberalisme", bukan malah membahas "ijtihad" pemerintah Perancis. Artinya, dari uraian anda bisa saya ketahui/pahami bagaimana posisi anda dalam memandang "kebebasan". )