sering banget melihat yang begituan mbok. bisa jadi karena pola didik dari orangtua si ibu juga. jadi dia terjebak suatu kondisi yang menganggap hal itu adalah biasa, mungkin tidak pernah ada yg memberitahu dia "bukan begitu caranya" atau dia sama sekali belum mengenal pola didikan yg lebih baik. seperti yg sudah saya pernah kemukakan di KM yah...there's school for kids but none for parents. disini memang harus orangtuanya yang (lagi2 bekerja keras) untuk mencari ilmu menangani anak. *teori*

tapi konkritnya yang bisa saya lihat sesuai pengalaman dan lingkungan tempat tinggal saya ya...banyak yg begitu
kesannya kadang malah agak (maaf) norak dan tidak sopan.

ada murid saya yang punya potensi bagus. tapi pola didik orangtua-nya yang saya lihat agak kurang 'sopan'.
menegur anak dengan teriak dan bentak.
jika air minum anaknya hari itu tidak dihabiskan, bukannya bicara baik-baik dengan guru, malah marahin2 anak depan guru air minumnya masih banyak.
pernah juga marahin anaknya 'kurang ajar' karena sewaktu di 'da dah-in' lamabi tangan sebelum masuk kelas en anaknya ga denger.
di kelas, oke-oke aja anaknya dan bisa menurut.

perhaps she, too, was raised in the same way.
perhaps she, too, does not know how to ask her kids.

makanya gw setuju banget klo ada teman gw yg ngomong, seorang ibu itu harus cerdas, karena dialah yang akan mendidik anaknya.