Results 1 to 15 of 15

Thread: Madheg Pandhito...

  1. #1
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636

    Madheg Pandhito...

    Itu istilah yang digunakan Pak Harto untuk menggantikan kata sakti: 'phensiyoon'

    Artikel satu tahun lalu, sebagian eksekutif Jakarta tidak punya tabungan dan kemungkinan akan mengalami kesulitan saat pensiun...

    Bagi-bagi bayangan soal pensioun yuk?

    • Pada umur berapa? Sesuai usia pensiun (55) atau lebih tua/muda?
    • Pingin pada saat pensiun sudah di posisi apa, dan gaji berapa?
    • Tabungannya berapa? Masih punya penghasilan gak? Kalau iya, dari mana?
    • Apa yang dikerjakan selain main perkutut di pekarangan?

    ...
    ...

    • Persiapan apa yang sekarang sudah/sedang dilakukan?


    Akibat sabtu jam stengah tiga masih di kantor
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  2. #2
    weeh ....
    madeg pandhito tuh istilah orang jawa kuno lip (baca konservatif)
    maksudnya, setelah merasa uzur n saatnya undur diri dari blantika percaturan negeri
    lalu mengasingkan diri dan mendirikan padepokan tuk mengasuh ataw berbagi ilmu
    kebijaksanaan kepada generasi muda yng membutuhkan nasehat alias petuahnya.

    implementasi filosofi diatas pada masa kini mungkin begini
    para empu/nayaka praja yng memiliki skill n keahlian khusus
    jika sudah lengser (baca tdk diperlukan lagi ataw dipension)
    biasanya mereka akan mengabdikan diri didunia konsultan
    baek itu konsultan teknis maupun konsultan menejemen.
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  3. #3
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by pasingsingan View Post
    biasanya mereka akan mengabdikan diri didunia konsultan
    baek itu konsultan teknis maupun konsultan menejemen.
    Weeehhhh... brarti nggak berhenti mengabdi, nggih kanjeng panembahan? Tut Wuri Handayani...
    Memang indah kalau setiap generasi bertindak sesuai dharma-nya masing-masing...

    Tapi kalau melihat kondisi per-pensioun-an sekarang ini... apakah seseorang bisa betul-betul ber-dharma purna bhakti, dan bukannya terpaksa terus ber-bhakti karena memang kebutuhan lahiriah?

    Saya sendiri berpikir untuk madheg guru atau ikut LSM sebagai bagian dari dharma purna bhakti nanti ... tapi ragu-ragu juga soal kesampaiannya...

    Jangan-jangan cuma jadi pensiunan yang mengandalkan pesangon dan tunjangan sosial

    secara ini hari minggu jam 12 seperempat masih di kantor
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  4. #4
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    wah, topik bagus nih trus, persiapan apa yang sudah dilakukan sama alip nih?

    saya pribadi kurang mempercayai (nggak akan rely sepenuhnya) dengan tunjangan sosial deh, baik dari perusahaan maupun pemerintah. jadi dari skarang juga udah usaha nabung maupun investasi untuk tujuan itu dan saya rasa juga tidak ada batas usia ato posisi kerja secara spesifik untuk pensiun, rasanya asal saya masi mampu kerja ya kerja aja terus sampe ga mampu lagi, paling ngga paruh waktu lah kerjanya sambil selingan 'pensiun' bayanganku sih kepingin balik kuliah ngambil pelajaran2 yang murni atas interest / hobi pribadi (yang tidak bertujuan sarjana), trus pengen keliling dunia itu 'mimpi'nya sih gitu..

  5. #5
    wah, kayaknya cocok sama seseorang yang ku kenal. Beliau sudah pensiun sejak tahun 2007 kalau tak slah, yang pasti umurnya di atas 55 tahun.
    Yang aq tahu, menjelang pensiun, beliau menyiapkan tempat tinggal/rumah yang cocok utk ditinggali oleh pensiunan (krn sblmnya tinggal d rmh dinas), yaitu dgn biaya perawatan sehari2 yg terjangkau (no ac or other expensive stuffs). Selain itu juga memanage anggaran rmh tangga dgn memangkas beberapa pengeluaran tak perlu (spt langganan majalah2).

    Dan setelah pensiun, beliau masih sangat sibuk menjadi konsultan perbankan dan menjadi pembicara kemanamana (anaknya aja kalah sibuknya hahaha). Beliau juga sudah menghitunghitung soal tabungan dan juga mengamankan beberapa tagihan dengan membuat back up plan sehingga kalau ada apaapa dengan beliau, tagihan tsb tidak dibebankan pada keluarga atau anakanaknya.

  6. #6
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    saya kenal dengan dua orang pensiunan kolonel... yang satu marinir, yang satu komunikasi angkatan darat.

    Yang marinir masih sehat gagah dan sibuk ngurus agribisnis, hasil usaha yang dirintisnya sejak masih perwira aktip dulu. Tanpa korupsi, nodong, atau backingan... beliau sejak muda rajin mengumpulkan dana untuk modal usahanya, mulai dari pengumpul hasil panen, sampai akhirnya punya lahan sendiri.

    Yang angkatan darat, kemarin ketemu di RSPAD Gatsu... kok mendadak kayak orang lesu begitu. Kelihatan banyak sekali kondisi fisik yang menurun, mungkin post-power-syndrome. Rutin periksa paru-paru dan sangat mengandalkan askes.

    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    trus, persiapan apa yang sudah dilakukan sama alip nih?
    Yang jelas bukan MLM
    Mau coba ikut agribisnis juga... modalin orang buat angkut sayuran ke pasar...

    Niatnya sih pingin pensiun punya lahan sayur di pegunungan, sukur-sukur yang organik...
    ... dan sesekali keliling dunia... cuma sesekali koq

    jam enam kurang di hari minggu, dan masih di kantor
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  7. #7
    Barista deddy's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Mahakam
    Posts
    2,250
    dalam bayangan sudah ada, rencana mau buka rental mobil tapi utk dijawa Insya Allah utk dijawa masih sangat laku krn aku sendiri jika cuti lebaran cari mobil rental susah banget, jadi pesen 1 bln sebelumnya baru bisa, [alagi di daerah yg masyaraktnya pada pergi keluar negeri jadi TKI/TKW
    GARUDA DI DADAKU

  8. #8
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    kalau bapak mertua, selain dari pensiunan tentara (yang pas, buat di daerah sih pas lah) punya sawah juga, jadi ada tambahan.
    tapi dia sibuk juga kegiatan sosial, terutama karena beliau anggota PETA, jadi ketua PETA di daerahnya, jadi ngurusin hal2 semacam itulah
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  9. #9
    Spoiler for ndugu:
    wah, topik bagus nih trus, persiapan apa yang sudah dilakukan sama alip nih?

    saya pribadi kurang mempercayai (nggak akan rely sepenuhnya) dengan tunjangan sosial deh, baik dari perusahaan maupun pemerintah. jadi dari skarang juga udah usaha nabung maupun investasi untuk tujuan itu dan saya rasa juga tidak ada batas usia ato posisi kerja secara spesifik untuk pensiun, rasanya asal saya masi mampu kerja ya kerja aja terus sampe ga mampu lagi, paling ngga paruh waktu lah kerjanya sambil selingan 'pensiun' bayanganku sih kepingin balik kuliah ngambil pelajaran2 yang murni atas interest / hobi pribadi (yang tidak bertujuan sarjana), trus pengen keliling dunia itu 'mimpi'nya sih gitu..

    yayaya ....
    intinya kan kerja keras selagi muda/mampu
    lalu dinikmati sepuasnya selagi tua/gak mampu lagi
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  10. #10
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Ada baiknya semua orang harus punya hobby...

  11. #11
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Tentu saja harus punya hobi. Kalo ngga, bakal susah melewati masa2 pensiun

  12. #12
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Ada baiknya semua orang harus punya hobby...
    betoool kop
    suatu kegiatan atau usaha klo didasari hobi
    biasanya lebih menghasilkan, krn dasarnya suka

    misal: saya yng hobi bersepeda
    kemungkinan pilihan usaha pasca pension nanti

    * bengkel sepeda
    * retailer sepeda n suku cadangnya
    * mendirikan pabrik sepeda (ngayal banget)
    mbregegeg ugeg-ugeg hemel-hemel sak dulito

  13. #13
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Baru kedatangan mantan pembantu... beliau pulang umroh, jadi sekalian mampir di rumah sebelum kembali ke kampungnya di Sulawesi sana.

    Ketemu dengan siMbak sekitar enam tahun lalu di Jawa Timur. Waktu itu kami sedang pulang kampung membawa si kakak yang belum lama lahir. Ngobrol-ngobrol di sebuah depot, ketemulah dengan siMbak yang sedang jadi pelayan magang di sana. Ngobrol lebih jauh, dia cerita tentang dirinya yang sedang merantau dari Sulawesi. Waktu itu umurnya di pertengahan 20-an.

    Ngobrol-ngobrol lagi, dia setuju kami boyong ke Bogor sebagai PRT.

    Demikianlah siMbak ikut kami selama tiga tahun. Kerjanya layak dipuji dan dia jadi pemomong yang baik buat si kakak. Melihat cita-citanya yang tinggi, siMbak itu kami jejali dengan berbagai bacaan dan kursus-kursus.

    Sehingga dua tahun kemudian datang berita dari kampung bahwa ibunya sakit dan sepertinya tanpa harapan. Maka siMbak-pun pamit.

    Kami tidak mendengar kabarnya lagi sampai hari ini.
    Jadi dia terinspirasi dengan buku-buku yang dia baca... mulailah dia membuka usaha dagang di kampung dari tabungannya selama tiga tahun bareng kami (sistemnya, gaji kami masukkan rekening atas nama dia, dan sangat menganjurkan dia untuk membiarkan gajinya tertabung di sana, jangan diambil kecuali mendesak. Kebutuhannya selama bareng kami, kami yang tanggung).

    Saat ini dia sudah jadi juragan kecil perdagangan pakaian Jawa-Sulawesi. Setiap bulan dia terbang ke Jawa Timur untuk kulakan baju-baju dan bahan dagangan lain.

    Tampilannya masih sederhana seperti yang kami ingat, tapi sekarang dia sudah tidak kesulitan belanja tiket Surabaya-Makassar PP setiap bulan, termasuk bagasi untuk sekian koli pakaian. Sudah berangkat Umroh sambil menunggu giliran untuk haji...

    ***

    Jadi pingin pensiun...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  14. #14
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    lho, mbah pasing udah mau pensiun toh? Selamat ya mbah... Tahun berapa mbah?

    Jadi ingat temen di padang, jadi beliau ikut asuransi buat tabungan pensiun beliau, begitu pensiun, uang asuransi dia ambil.. Berhubung beliau suka ikan, beliau mau membuka peternakan ikan dan pemancingan... Wallahualam sekarang kabarnya..

  15. #15
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    pak alip, cerita bapak mengingatkan saya pada temen saya se smp yang tidak bisa melanjutkan sekolah dan menjadi pembantu... Beliau juga bermimpi besar, kebetulan setelah beliau disiksa sama majikannya di jakarta, hingga sempat kabur dan hilang, namun kemudian beliau mendapat majikan yang baik di jogya, bahkan beliau disekolahkan dan kursus ini itu... Sekarang sudah nikah dan punya anak...

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •