Page 1 of 6 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 115

Thread: [ask] nJepret

  1. #1
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636

    [ask] nJepret

    Bukan... bukan ketapel... maksudnya jepret pake kamera...

    Jadi ceritanya gini...

    Istri sudah beberapa tahun ini memunculkan gejala terjangkit penyakit fotografi... dalam beberapa kesempatan hal ini sering disinggung-singgung.

    Sebagai suami yang peka dan pengertian, saya paham bahwa itu artinya dia minta saya nabung untuk beli kamera (perempuan punya bahasanya sendiri... betulll?)


    maka saya-pun survey kamera ke sana sini...

    Sebelum sempat belajar fitur-nya, keburu kelihatan harganya. duluan. Alamak...

    Nah... mohon petunjuk dari para kamera mania...
    Kira-kira kamera apa yang cocok untuk seorang pemula yang baru akan belajar... yang kalau ternyata si pemula itu tertarik... bisa diupgrade ke tingkatan yang lebih pro... misalnya dengan tambahan asesoris...tanpa perlu beli kamera baru...

    dan kalau ternyata nggak tertarik... nggak perlu nyesel karena terlanjur beli kemahalan...

    Jadinya...
    Fitur apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih kamera?
    Berapa kisaran harganya?
    Adakah kursus-kursus fotografi yang layak dan terjangkau?

    adakah trik untuk membuat istri tidak lagi tertarik fotografi....?
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  2. #2
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Pada hakikatnya, kamera yang dijual itu bisa dibagi tiga:
    1. kamera saku;
    2. kamera semi;
    3. kamera pro.

    Kamera semi harganya bervariasi dari 2 hingga 4x harga kamera saku.
    Kamera pro harganya sekitar 8x harga kamera saku (tapi rasanya pernah dengar yang benar2 mahal.. lupa).

    Nah, kalau yang pakai aksesoris-aksesoris itu justru yang pro. Eh, tetapi setahuku ada kamera semi yang juga bisa ditambahi aksesoris sih.


    Fitur kamera:

    Kamera Saku:
    - biasanya ada pilihan otomatis (gambar kamera). Artinya tinggal jepret dan usai.
    - kalau agak bagusan dikit, ada pilihan scene di menu, apakah itu di tempat gelap (ada bulan, ada lilin) atau tempat terang (gambar pohon, gambar orang)

    Kamera Semi:
    - selain pilihan di atas, ada pilihan Programmed (P) dan ada pilihan manual (M);
    - agak lebih bagusan lagi ada pilihan kecepatan rana/shutter speed (S) dan bukaan diafragma/Aperture (A);
    - ada mode Burst yakni kalau kita nekan tombol shutter dan ditahan, shutter-nya akan buka-tutup-buka-tutup berkali-kali;
    - ada fitur-fitur tambahan lainnya tergantung jenis kamera

    Kamera Pro
    - semua fitur yang dimiliki kamera saku dan kamera semi-pro dan tambahan menu manual, benar-benar manual;
    - fokus bisa manual, pakai tangan;
    - lensa bisa ditambah aksesoris macam-macam seperti filter misalnya;
    - ada juga tambahan dudukan flash;

    Kalau untuk pemula, aku menyarankan yang semi aja kalau mau niat belajar tetapi duitnya cekak (ada yang cuma 2x harga kamera saku).

    Fitur-fitur lain yang perlu diperiksa sebelum beli kamera adalah:
    1. zoom (bisa seberapa jauh? Optical atau digital? Yang bagus adalah bila pembesarannya secara optik. Pembesaran secara digital kadang bagus tetapi sampai tahap tertentu gambarnya jadi pecah);
    2. settingan white balance (mengatur koreksi warna apakah sedang mengambil foto di bawah lampu neon, awan, lampu bohlam, atau di terik matahari?);
    3. settingan exposure (terlalu gelap atau terlalu terang kah?);
    4. timer, terutama kalau mau foto narsis tanpa minta tolong orang lain ;
    5. fokus (apakah hanya autofocus atau bisa manual -- kameraku yang lama bisa manual, yang sekarang hanya autofocus. hiks hiks);

    Catat aja fitur2 yang udah kusebutkan di atas. Ntar pas milih kamera, tinggal minta test aja dan periksa apakah ada fitur yang disebutkan satu per satu.
    Trus periksa juga dengan jepret lalu periksa hasil gambarnya. Kalau perlu, hasil gambarnya diperiksa dengan pembesaran juga, jadi terlihat apakah jadi kabur atau tidak.

    Kalau untuk kursus, aku gak tahu. Dulu kebetulan punya kawan yang maniak njepret dan dia mengundang orang dari Fotografer.Net datang ke kampus. Jadi kami semua belajar gratis. Namun membaca buku-buku tentang fotografi pun udah cukup, sisanya latihan. Cari aja buku yang membahas tentang istilah-istilah seperti aperture, shutter speed (kecepatan rana), focus, exposure, bla bla bla bla.

    Kalau ikut di komunitas fotografi .net, di situ nanti foto yang diunggah bakal dikomentari terutama secara teknisnya.


    Trus jangan lupa, di komputer pasang juga piranti lunak pengolah gambar. Kalau punya duit, silakan cari Adobe Photoshop original. Kalau gak punya duit, daripada beli bajakan, mendingan unduh piranti lunak berlisensi bebas GIMP.

    Aku gak tahu kalau gambar di wordpress keluar di sini atau tidak. Tapi ini gambar hasil editanku di GIMP, kuambil dengan kamera Sony DSC P93 (termasuk semi kayaknya)


    Intinya, kalau hasil foto jelek, tetikus beraksi

  3. #3
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Thanks, Kun...
    Hiks... ternyata ribet juga ya?

    Dulu waktu kecil saya-lah yang suka foto-foto... pake Nikon kuno punya Bapak... sudah sangat dipercaya untuk ngecek pencahayaan, fokus, dan bukaan rana... sekarang lebih rumit lagi rupanyah...

    Menurut info istri <entah dapat dari mana>, kamera minimum yang dia butuhkan <entah butuhnya yang kayak apa>, harganya berkisar 6-7 juta. Itu sudah tergolong pro atau masih semi?

    *Ngebayangin...
    hobi fotografi kan berhubungan erat dengan hobi jalan-jalan... biaya lagi dunks.... rasanya kayak lagi ngintip kotak pandora...
    *
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  4. #4
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    wis sabarr sabarr,
    sang bapak beli hape seken, sang ibu jeprat jeprett pake kamera baruuuuuuuu

    *iya ada komunitas anak muda sekarang yang punya duit beli kamera canggih sekalian ngetrip.

  5. #5

  6. #6
    pelanggan setia heihachiro's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    little nong
    Posts
    2,614
    si istri pengennya kamera saku, prosummer, ato DSLR? Kalo baca ceritanya sih kayaknya ngebet DSLR ( kalo kata Arbain Rambey 'Digital Sing Larang Regane' )
    sebaiknya disesuaikan ama budget maksimal yg ikhlas dikeluarkan
    dg harga 6-7jt dah bisa dapet DSLR pemula (tarohlah canon eos 1100D) dengan paket lensa zoom murah dan filter utk melindungi lensa
    kalo dah beli DSLR, biasanya ntar yg bakal menggoda dompet kalo pengen lensa baru
    kalo kursus2 fotografi, kalo privat setau saya rata2 sekitar 1,5-2jt per orang, tergantung durasi (dan pengajarnya)

  7. #7
    kalo kamera DSLR yang paling murah berapaan ya?


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  8. #8
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Thanks, Kun...
    Hiks... ternyata ribet juga ya?

    Dulu waktu kecil saya-lah yang suka foto-foto... pake Nikon kuno punya Bapak... sudah sangat dipercaya untuk ngecek pencahayaan, fokus, dan bukaan rana... sekarang lebih rumit lagi rupanyah...

    Menurut info istri <entah dapat dari mana>, kamera minimum yang dia butuhkan <entah butuhnya yang kayak apa>, harganya berkisar 6-7 juta. Itu sudah tergolong pro atau masih semi?
    Harga 6-7 juta itu berarti udah tergolong pro. Weleh, berarti benar-benar pecinta fotografi kah sampai segitu niatnya beli yang mahal?

    Kalau sekarang sih bukannya lebih rumit. Intinya tetap sama, pencahayaan, bukaan dan kecepatan rana, fokus. Fitur lain itu cuma otomatisasi doang.


    Oh iya.. benar juga. Kalau di tempat2 seperti museum, rumah sakit.. kalau bawa kamera mahal biasanya langsung didekati satpam

    Quote Originally Posted by Kingform View Post
    kalo kamera DSLR yang paling murah berapaan ya?
    Udah dijawab ama Heihachiro, yakni 6-7 juta. Tapi dulu ke tempat jual beli kamera, kebanyakan 8 juta.


    Kalau kameraku yang sekarang kupakai, FujiFilm FinePix S2800 http://www.photographyblog.com/revie...2800hd_review/
    Walau tergolong semi tetapi para satpam menyangka kamera pro. Akhirnya dilarang foto2.. hik hik hik..
    Last edited by kandalf; 18-06-2011 at 01:08 PM.

  9. #9
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    Instagram aja yang murmer mencreeyt kan lg skrg musim

  10. #10
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by et dah View Post
    Instagram aja yang murmer mencreeyt kan lg skrg musim
    Kamera yang diincar istrinya aja tipe DSLR begitu.. Instagram jelas gak akan bikin ia tertarik lah..

    Dirayu pakai semi aja, grandpa..
    Bilang, nTar kalau udah fasih pakai yang semi, baru dibelikan yang pro

  11. #11
    ^
    keluar duit lagi dong.....


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  12. #12
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Setidaknya kan bisa ditunda...
    tinggal cek hasilnya..

    "nope.. nope.. nope... masih jelek hasilnya.. hayo.. latihan lagi. Ntar kalau sudah semua sempurna, baru kubelikan kamera yang lebih mahal"

  13. #13
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by etca View Post
    wis sabarr sabarr,
    sang bapak beli hape seken, sang ibu jeprat jeprett pake kamera baruuuuuuuu
    Yah... sebaliknya ada juga sih... dia pernah protes golok saya harganya 1.2 juta ...

    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    4.9 jt...
    Mungkin dia bilangin harga 7 juta dulu, biar 5 juta kesannya murah kali ya?

    Quote Originally Posted by heihachiro View Post
    kalo dah beli DSLR, biasanya ntar yg bakal menggoda dompet kalo pengen lensa baru
    Harus buka gerai fotografi, dapet uang dari sana... trus suruh beli sendiri

    Quote Originally Posted by kandalf
    Harga 6-7 juta itu berarti udah tergolong pro. Weleh, berarti benar-benar pecinta fotografi kah sampai segitu niatnya beli yang mahal?
    Kan yang beli dan yang menyandang dana beda...

    Quote Originally Posted by kandalf
    Oh iya.. benar juga. Kalau di tempat2 seperti museum, rumah sakit.. kalau bawa kamera mahal biasanya langsung didekati satpam
    Kok begitu? bukannya museum justru tempat ideal untuk berburu?

    heheheheh... info bagus... secara dia pecinta museum, rumah tua (hantunya saya yang disuruh ngusir), dan lokasi bersejarah... gak boleh foto-foto di sana ya? hehehehehehehhhh... <evil>

    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    "nope.. nope.. nope... masih jelek hasilnya.. hayo.. latihan lagi. Ntar kalau sudah semua sempurna, baru kubelikan kamera yang lebih mahal"
    ssstttt... kalau caranya begitu... dia akan ngotot minta kursus Darwis Triadi...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  14. #14
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Supaya jangan salah sangka dulu...

    Saya dan istri memang punya hubungan istimewa, seperti seharusnya suami istri... yang unik adalah kita luar biasa pelit kalau sudah bicara keperluan diri sendiri... tapi borosnya minta ampun ketika temanya kepentingan pasangan... kadang kita justru bertengkar karena pasangan membelikan kita barang yang menurut kita kemahalan...

    Istri pernah membelikan saya sekian perangkat pensil warna derwent yang total harganya gak kurang dari tiga juta, padahal saya cuma sekilas aja memuji produk-produk itu waktu kita lagi jalan-jalan di artshop. Dia yang sama sekali nggak ngerti dunia lukis dan gambar rupanya diam-diam riset ke sana ke mari... (saya padahal biasanya cuma pake pensil staedtler yang buat UMPTN)

    Saya pernah pula dibelikan satu set baju Jujutsu impor, yang beratnya minta ampun (tapi kerennya minta ampun jugak)... kira-kira dua jutaan... lagi-lagi riset sendiri... tau-tau pagi-pagi udah ada di samping bantal di hari ulang tahun saya... (padahal baju saya latihan harganya cuma 75 ribu, beli di kios olahraga di stasiun bogor)

    Jadi ini lagi menjajaki kalau kamera adalah barang yang layak buat 'balas dendam' ... secara istri sekarang sudah resign dari kantornya demi ngurusi anak-anak. Masak tiap ulang tahun saya cuma kasih 'sun' melulu
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  15. #15
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Dari fitur yang kusebutkan kok aku lupa satu fitur.. 'Macro' (buat foto lalat dan semut). hehehehe.. Biasanya ditandai dengan gambar bunga.

    Kalau dilihat dari kamera yang dilirik istri grandpa yang harganya 6-7 jt, berarti mau 'serius' tuh. Jelas minimal yang dibelikan adalah 'semi'. Pertanyaannya, istri grandpa sebelumnya sudah pernah punya kamera belum? Kalau sebelumnya punya kamera saku, dibelikan kamera semi mungkin sudah puas (selama fiturnya banyak). Harganya pun juga jelas lebih murah daripada pro (ada yang 2,3 jt). Tapi kalau sebelumnya udah punya kamera pro (DSLR), wah.. bisa ngambek kalau dibelikan kamera semi. Namanya turun kelas itu.. Hehehehe..

    Jujur aja, aku pengen punya kamera pro tetapi saat ini kamera semi, dengan segala keterbatasannya sudah cukup bikin aku puas karena bisa mencoba beberapa trik di buku fotografi yang pernah kubaca di masa kecil.



    Kalau soal tempat museum atau rumah sakit, bukannya tidak boleh memfoto tetapi biasanya dikenakan biaya. Soalnya pemilik tempatnya sebal, para fotografer yang pakai tempat mereka bisa menghasilkan duit banyak dengan membuat pre-wedding, masa sebagai pemilik mereka gak dapat duit sama sekali. Itu sebabnya kalau pakai kamera yang mahal, biasanya langsung didekati satpam

    Nah, kalau udah begitu, biasanya kemampuan negosiasi yang harus dijalankan. Kalau berhasil, bisa gak perlu bayar sama sekali. Tapi kalau kalah debat, ya.. siap-siap ditarik bayaran.

  16. #16
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Pertanyaannya, istri grandpa sebelumnya sudah pernah punya kamera belum? Kalau sebelumnya punya kamera saku, dibelikan kamera semi mungkin sudah puas (selama fiturnya banyak). Harganya pun juga jelas lebih murah daripada pro (ada yang 2,3 jt). Tapi kalau sebelumnya udah punya kamera pro (DSLR), wah.. bisa ngambek kalau dibelikan kamera semi. Namanya turun kelas itu.. Hehehehe..
    Sebelumnya pernah saya belikan kamera saku sebagai hadiah waktu si kakak lahir. Secara waktu itu niat untuk bikin foto banyak-banyak... tapi pada prakteknya yang motret kebanyakan saya jugak (makanya saya paling jarang muncul di foto). Habis itu saya belikan videocam, yah, tetep aja kameramen-nya saya jugak...

    Memangnya kamera semi itu fitur apa yang disunat dibanding kamera pro? Kalau dari tulisan Kun di atas, kayaknya kamera semi sudah punya semua fitur kamera yang layak... kamera pro justru cuma ketambahan fitur yang aneh-aneh... bener nggak kesimpulan kayak gitu?

    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Jujur aja, aku pengen punya kamera pro tetapi saat ini kamera semi, dengan segala keterbatasannya sudah cukup bikin aku puas karena bisa mencoba beberapa trik di buku fotografi yang pernah kubaca di masa kecil.
    Nah ini cocok... keterbatasan apa tuh yang semi dibanding yang pro?

    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Kalau soal tempat museum atau rumah sakit, bukannya tidak boleh memfoto tetapi biasanya dikenakan biaya. Soalnya pemilik tempatnya sebal, para fotografer yang pakai tempat mereka bisa menghasilkan duit banyak dengan membuat pre-wedding, masa sebagai pemilik mereka gak dapat duit sama sekali. Itu sebabnya kalau pakai kamera yang mahal, biasanya langsung didekati satpam
    Oooo... gitu... pantesan saya sering lihat orang bawa kamera berantem sama satpam. Mungkin kostumnya harus disesuaikan, jangan sampe kelihatan kayak fotografer pro gitu... (rompi, topi, tripod, dan segabrek lensa). Mungkin beli dulu kaos suvenir di tempat yang bersangkutan, langsung dipake... tinggal berlagak deh sebagai turis norak
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  17. #17
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Memangnya kamera semi itu fitur apa yang disunat dibanding kamera pro? Kalau dari tulisan Kun di atas, kayaknya kamera semi sudah punya semua fitur kamera yang layak... kamera pro justru cuma ketambahan fitur yang aneh-aneh... bener nggak kesimpulan kayak gitu?

    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Jujur aja, aku pengen punya kamera pro tetapi saat ini kamera semi, dengan segala keterbatasannya sudah cukup bikin aku puas karena bisa mencoba beberapa trik di buku fotografi yang pernah kubaca di masa kecil.
    Nah ini cocok... keterbatasan apa tuh yang semi dibanding yang pro?
    Grandpa,
    kamera semi adalah kamera saku yang ditambah beberapa fitur yang ada di kamera pro. Jadi gak semua yang kusebutkan di atas ada di semua kamera semi. Masing-masing pabrik punya definisi sendiri fitur mana yang ditambahkan di kamera semi.

    Misalnya, ada tiga kamera semi, sebut saja A, B, dan C. Yang A punya fitur penyetelan kecepatan rana dan zoom tetapi tiba punya penyetelan fokus manual. Sementara yang B punya fitur penyetelan fokus tetapi tidak punya kecepatan rana. Yang C punya penyetelan fokus manual bahkan tidak pakai tombol melainkan pakai putaran tangan, selain itu juga punya fitur kecepatan rana namun harganya lebih mahal daripada A dan B (dua kali harga mereka). Karena keberagamannya itu, harganya kamera semi dari 2x harga kamera saku - 5x kamera saku. Kalau lebih dari itu, biasanya udah pro.

    Jadi kalau memilih kamera semi, mesti bandingkan fitur yang ada dan harganya.

    Untuk fitur, mungkin ini sekedar tips untuk memilih kamera semi:

    Yang pertama dilihat, bentuk lensanya. Kalau ada ulir atau grip, itu kemungkinan punya fitur fokus manual pakai tangan (gak pakai tombol);

    Yang kedua, jumlah modus yang dipunyai kamera tersebut. Biasanya, pilihan modus berupa lingkaran di dekat atau mengitari tombol shutter. Dari yang pernah kulihat, yang selalu ada itu gambar kamera (benar2 otomatis semua), P (programmed -- tapi sampai sekarang aku gak tahu cara programnya ), M (Manual). Nah, abis itu ada pilihan lain. Misalnya di kamera sekarang ada S (kecepatan rana manual) dan A (bukaan diafragma manual) sementara di kamera yang lama, modusnya berupa pilihan scene diwakili oleh gambar orang (kecepatan normal dan fokus dekat), gambar gunung dan pohon kelapa (kecepatan normal dan fokus jauh, untuk panorama), gambar bulan sabit (malam hari dengan cahaya dari bulan serta lampu blitz yang tidak terlalu rendah), gambar lilin (kecepatan rana sangat rendah, fokus dekat);

    yang ketiga adalah lihat fitur-fitur tersembunyi di dalam tombol menu dan tombol-tombol lain. Jadi jangan segan minta batu baterai, nyalakan kamera, lalu jelajahi tombolnya. Fitur-fitur seperti memilih ISO (setara dengan ASA di kamera non-digital), white-balance (koreksi warna tergantung cahaya), penyetelan exposure, penyetelan fokus dan sebagainya baru bisa diakses setelah kita menekan tombol-tombol ini;

    yang keempat adalah coba zoom maksimal lalu tekan tombol shutter (jepret!) dan lihat hasilnya, pecah-pecah atau tidak, sampai sejauh mana bisa mengambil gambarnya.

    Setelah itu, baru deh timbang-timbang antara banyaknya fitur dan harga kamera.

    Oh iya, kamera pro adalah kamera yang punya semua fitur dan semua bisa dilakukan manual, serta bisa digabung dengan alat-alat alias aksesori lain seperti lampu blitz terpisah (cocok untuk yang mau buat studio), lensa tele, atau filter. Intinya, kamera seperti kamera zaman dahulu, yang berat, dan kalau dijepret, hasilnya belum tentu bagus kecuali emang udah biasa. Tapi kamera pro zaman sekarang biasanya ada fitur2 otomatisnya, jadi amatir juga bisa jepret.

    Oh iya, semua kamera bisa ditaruh di tripod.

    Dan.. sebenarnya sih, beberapa kamera semi bisa dipasang aksesoris lensa seperti lensa tele tetapi membutuhkan adapter lensa (lens adapter) agar bisa dipasang aksesoris lensa.

  18. #18
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    kamera semi itu maksudnya kamera prosumer yak
    kirain semi *****

  19. #19
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Istilah yang kugunakan, istilah yang digunakan ama penjaga toko waktu mencari kamera. Aku langsung mengerti maksudnya (mungkin karena udah pernah melihat kawan-kawan yang kameranya keren-keren.. )

    Malah baru dengar istilah prosumer. Waktu googling pertama, gak yakin apakah yang dimaksud sama. Soalnya, contohnya banyak yang bagus-bagus sampai akhirnya ada hasil yang menunjukkan kamera yang kumaksud. Dan.. yup.. Prosumer.

    Sebenarnya itu kamera saku, tetapi dengan tambahan fitur-fitur seperti zoom lebih besar dan beberapa penyetelan manual.


    Malah ternyata ada istilah lain..
    ada Bridge Digital Camera
    Code:
    http://en.wikipedia.org/wiki/Bridge_digital_camera
    dan
    Mirrorless interchangable lens camera
    Code:
    http://en.wikipedia.org/wiki/Mirrorless_interchangeable_lens_camera
    Di toko sih paling tetap dibilang.. 'semi'.
    Last edited by kandalf; 18-06-2011 at 10:45 PM.

  20. #20
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    garagara thread ini gw jadi ngobrol ama temannya kk yang ngerti sual fotofoto

    Spoiler for bikin ngeces:

    kamera buwat support dia gawe


    Ceritanya pas iseng gugling, naksir Nikon P7000, budget ga gitu mahal.
    emang ga pengen yang berat ditenteng, *pundak bisa pegel,
    konon fiturnya bisa dimanual semua.
    sayangnya fokusna kurang memuaskan.

    meski kelasnya jauhhhh ama yang ditaksir istrinya GrandPa Alip,
    tapi ga ada salahnya gw share di sini..

    naksir ama Nikon Coolpix P7000?
    Memang, tipe kamera ini enteng dan enak dibawa kemana-mana. Sayangnya ya itu, lensanya gak bisa digonta-ganti.
    tapi sebenernya sudah cukup kalau untuk hobi moto. itu lensanya memang agak 'lambat' ya karena menyatu dengan body
    ( dibanding dengan dslr lensanya punya sensor sendiri dan dirancang khusus punya motor sendiri sehingga tidak membebani mesin body).
    Tapi kemampuannya lumayan. cumaan ya untuk objek agak jauh (zoomnya agak lambat dan goyang).

    P7000 kan masih di bawah 3 jt harganya. Nah pilihan banyak dengan sedikit nambah modal.
    kalau hobi moto dan video sekaligus bisa tuh low end-nya dslr canon jadi pilihan. ya semisal 450D/500D/550D.
    kualitas gambar oke, videonya juga oke (auto focus mode videonya kayak mode foto).
    harganya? kisaran 5 jutaan kit. tertarik? hehehe...
    (ini bisa disetel manual dan full auto. lensa juga banyak yg murah kok- asal jangan beli lensa seri L ya .
    Tapi, sebelum beli-beli kamera, ya ditimbang-timbang dulu untuk keperluan apa.
    Hobi bukan berarti kamera low end lho ya? soale yen wis nggatok or ketagihan kan maunya ningkat terus kualitasnya hehehe.
    gampangnya, sampeyan mau mancing apa?
    kalau maunya mancing ikan teri ya gak perlu pakai pancingan laut jenis nikon D3x/s or canon ID mark III to?
    lagian untuk menghasilkan foto bagus bukan melulu tergantung alatnya kok.
    Segini aja dulu moga2 bisa meracuni anda untuk beli kamera segera. hehehe piss!!
    trus gw dikasi link ke online store,
    *ini bukan promo yak, tapi sempat agak kaget ama harganya.
    kok beda ama yang gw gugling di tempat lain,
    mungkin kamera gw ga ngerti soal harga n fitur, tapi kalau lappie lumayan lah
    dan di link itu jual lappie juga dan harganya boleh dibilang lebih murah dari toko umumnya di ambass.
    *ga tahu kalau harga itu belum termasuk pajak wkwkkwkwkw

    sssst... mau beli yg garansi toko banyak tuh canon 500D yg kit seharga 3,5 jt sampai 4 jt.
    cek aja ke
    Spoiler for toko 1:
    Code:
    goldenelektronika.com
    atau toko online yg lain.
    biar yakin dicompare ke toko online (langganan saya di
    Spoiler for toko 2:
    Code:
    focusnusantara.com
    buat bandingin harganya)

Page 1 of 6 123 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •