PEMIMPIN TANPA KUDA
oleh Fachmi Habcyi (PDIP)
sumber: http://news.detik.com/pemilu2014/rea...pin-tanpa-kuda


Masa kompeni telah berlalu lama
Tak ada jarak rakyat dan centeng
Masa perang telah berganti damai
Tak ada jarak prajurit dan panglima

Masa gagah-gagahan telah tak laku
Tak ada jarak manusia dan manusia

Kejantanan telah berubah
Tak ada amarah dipunggung kuda

Bung Karno blusuk Cipagalo beralas nestapa
Temukan Marhaen tanpa asa

Pemimpin tak perlu kuda
Rakyat tak suka gaya
Cukup Tuhan Punya Kuasa

Fahmi Habcyi, Cianjur 30 Maret 2014



MENUJU INDONESIA RAYA
oleh: Fadli Zon (Gerindra)
sumber: http://www.merdeka.com/pemilu-2014/f...ebat-pdip.html

Indonesia tak akan hebat
Kalau pemimpin tidak amanat
Indonesia tak akan hebat
Kalau koruptor semakin kuat
Indonesia tak akan hebat
Karena kau jual Indosat
Indonesia tak akan hebat
Kalau dirawat kaum khianat
Indonesia tak akan hebat
Karena rakyat belum berdaulat

Indonesia akan bangkit
Kalau pemimpin tidak sakit
Indonesia akan makmur
Kalau koruptor segera dikubur
Indonesia akan jaya
Kalau rakyat berkuasa
Indonesia akan jadi macan Asia
dengan gerakan Indonesia Raya

Fadli Zon, 1 April 2014



SAJAK SEEKOR IKAN
Oleh: Fadli Zon (Gerindra)
Seekor ikan di akuarium
Kubeli dari tetangga sebelah
Warnanya merah
Kerempeng dan lincah

Setiap hari berenang menari
Menyusuri taman air yang asri
Menggoda dari balik kaca
Menarik perhatian siapa saja

Seekor ikan di akuarium
Melompat ke sungai
Bergumul di air deras
Terbawa ke laut lepas

Di sana ia bertemu ikan hiu, paus, dan gurita
Menjadi santapan ringan penguasa samudra

Fadli Zon, 29 Maret 2014

---------- Post Merged at 03:17 PM ----------

SANDIWARA
Oleh: Fadli Zon (Gerindra)
Sumber: http://www.rmol.co/read/2014/03/31/149260/Puisi-Fadli-Zonandiwara-

KAU berjanji atas nama Tuhan
di bawah sumpah kitab suci Al Quran
kau bilang lima tahun pengabdian
melayani warga penuh kesungguhan

kau berjanji di hadapan rakyat
disaksikan berjuta mata dan telinga
kau bilang setia memegang amanat
menyelesaikan masalah berat ibukota

kini semua sirna sudah
janji dan sumpah menjadi sampah
kata-kata kehilangan makna
tong kosong nyaring bunyinya

kau berjanji pada rakyat
di tengah upacara khidmat
Tuhan hadir di sana
ternyata kau hanya bersandiwara

31 Maret 2014


REMPONG
Oleh: Fahmi AlHabsyi (PDIP)
Sumber: http://www.tribunnews.com/pemilu-2014/2014/03/31/dua-politisi-muda-pdip-dan-gerindra-saling-berbalas-puisi

Seribu caci maki diungkap
Seribu sumpah serapah diucap
Sejuta cara membara
Sejuta siasat menjerat

Tapi. . . .

Sejuta doa melesat
Sejuta asa terangkat

Ini bukan perang pandawa dan kurawa
Juga bukan dunia samudera

Hanya 'perang kembangan' dalan pewayangan
Tak ada gurita juga paus hanya anak negeri mengabdi

Berikan cinta untuk negeri
Berikan bukti untuk sanubari

Sejarah tak mungkin dipungkiri
Sejarah juga tak akan lupa

Jejak diri terbawa mati
Jejak ilahi selalu abadi

Nyepi teringat Krisna berucap pada Arjuna : "Karmane Fardikaraste Mapelesyu Kadatyana"
Lakukan tugasmu jangan hitung untung rugi!
Bukankah kitab-Nya tertulis : Mereka berencana (jahat), Allah SWT juga punya rencana (jahat), dan Allah sebaik-baiknya perencana. . . .

Gitu aja kok rempong. . . .!
Lido, Nyepi 31 Maret
Tahun Saka 1936

---------- Post Merged at 03:18 PM ----------

AIR MATA BUAYA
Oleh: Fadli Zon (Gerindra)
Sumber: http://www.sumutinfo.com/2014/03/puisi-romantisme-politik-ala-fadli-zon.html

Kau bicara kejujuran sambil berdusta

Kau bicara kesederhanaan sambil shopping di Singapura

Kau bicara nasionalisme sambil jual aset negara

Kau bicara kedamaian sambil memupuk dendam

Kau bicara antikorupsi sambil menjarah setiap celah

Kau bicara persatuan sambil memecah belah

Kau bicara demokrasi ternyata untuk kepentingan pribadi

Kau bicara kemiskinan di tengah harta bergelimpangan

Kau bicara nasib rakyat sambil pura-pura menderita

Kau bicara pengkhianatan sambil berbuat yang sama

Kau bicara seolah dari hati sambil menitikkan air mata

Air mata buaya.

26 Maret 2014