Results 1 to 11 of 11

Thread: Puisi2 Pemilu 2014

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Siapa emang yang brpuitis ria?

  2. #2
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    PEMIMPIN TANPA KUDA
    oleh Fachmi Habcyi (PDIP)
    sumber: http://news.detik.com/pemilu2014/rea...pin-tanpa-kuda


    Masa kompeni telah berlalu lama
    Tak ada jarak rakyat dan centeng
    Masa perang telah berganti damai
    Tak ada jarak prajurit dan panglima

    Masa gagah-gagahan telah tak laku
    Tak ada jarak manusia dan manusia

    Kejantanan telah berubah
    Tak ada amarah dipunggung kuda

    Bung Karno blusuk Cipagalo beralas nestapa
    Temukan Marhaen tanpa asa

    Pemimpin tak perlu kuda
    Rakyat tak suka gaya
    Cukup Tuhan Punya Kuasa

    Fahmi Habcyi, Cianjur 30 Maret 2014



    MENUJU INDONESIA RAYA
    oleh: Fadli Zon (Gerindra)
    sumber: http://www.merdeka.com/pemilu-2014/f...ebat-pdip.html

    Indonesia tak akan hebat
    Kalau pemimpin tidak amanat
    Indonesia tak akan hebat
    Kalau koruptor semakin kuat
    Indonesia tak akan hebat
    Karena kau jual Indosat
    Indonesia tak akan hebat
    Kalau dirawat kaum khianat
    Indonesia tak akan hebat
    Karena rakyat belum berdaulat

    Indonesia akan bangkit
    Kalau pemimpin tidak sakit
    Indonesia akan makmur
    Kalau koruptor segera dikubur
    Indonesia akan jaya
    Kalau rakyat berkuasa
    Indonesia akan jadi macan Asia
    dengan gerakan Indonesia Raya

    Fadli Zon, 1 April 2014



    SAJAK SEEKOR IKAN
    Oleh: Fadli Zon (Gerindra)
    Seekor ikan di akuarium
    Kubeli dari tetangga sebelah
    Warnanya merah
    Kerempeng dan lincah

    Setiap hari berenang menari
    Menyusuri taman air yang asri
    Menggoda dari balik kaca
    Menarik perhatian siapa saja

    Seekor ikan di akuarium
    Melompat ke sungai
    Bergumul di air deras
    Terbawa ke laut lepas

    Di sana ia bertemu ikan hiu, paus, dan gurita
    Menjadi santapan ringan penguasa samudra

    Fadli Zon, 29 Maret 2014

    ---------- Post Merged at 03:17 PM ----------

    SANDIWARA
    Oleh: Fadli Zon (Gerindra)
    Sumber: http://www.rmol.co/read/2014/03/31/149260/Puisi-Fadli-Zonandiwara-

    KAU berjanji atas nama Tuhan
    di bawah sumpah kitab suci Al Quran
    kau bilang lima tahun pengabdian
    melayani warga penuh kesungguhan

    kau berjanji di hadapan rakyat
    disaksikan berjuta mata dan telinga
    kau bilang setia memegang amanat
    menyelesaikan masalah berat ibukota

    kini semua sirna sudah
    janji dan sumpah menjadi sampah
    kata-kata kehilangan makna
    tong kosong nyaring bunyinya

    kau berjanji pada rakyat
    di tengah upacara khidmat
    Tuhan hadir di sana
    ternyata kau hanya bersandiwara

    31 Maret 2014


    REMPONG
    Oleh: Fahmi AlHabsyi (PDIP)
    Sumber: http://www.tribunnews.com/pemilu-2014/2014/03/31/dua-politisi-muda-pdip-dan-gerindra-saling-berbalas-puisi

    Seribu caci maki diungkap
    Seribu sumpah serapah diucap
    Sejuta cara membara
    Sejuta siasat menjerat

    Tapi. . . .

    Sejuta doa melesat
    Sejuta asa terangkat

    Ini bukan perang pandawa dan kurawa
    Juga bukan dunia samudera

    Hanya 'perang kembangan' dalan pewayangan
    Tak ada gurita juga paus hanya anak negeri mengabdi

    Berikan cinta untuk negeri
    Berikan bukti untuk sanubari

    Sejarah tak mungkin dipungkiri
    Sejarah juga tak akan lupa

    Jejak diri terbawa mati
    Jejak ilahi selalu abadi

    Nyepi teringat Krisna berucap pada Arjuna : "Karmane Fardikaraste Mapelesyu Kadatyana"
    Lakukan tugasmu jangan hitung untung rugi!
    Bukankah kitab-Nya tertulis : Mereka berencana (jahat), Allah SWT juga punya rencana (jahat), dan Allah sebaik-baiknya perencana. . . .

    Gitu aja kok rempong. . . .!
    Lido, Nyepi 31 Maret
    Tahun Saka 1936

    ---------- Post Merged at 03:18 PM ----------

    AIR MATA BUAYA
    Oleh: Fadli Zon (Gerindra)
    Sumber: http://www.sumutinfo.com/2014/03/puisi-romantisme-politik-ala-fadli-zon.html

    Kau bicara kejujuran sambil berdusta

    Kau bicara kesederhanaan sambil shopping di Singapura

    Kau bicara nasionalisme sambil jual aset negara

    Kau bicara kedamaian sambil memupuk dendam

    Kau bicara antikorupsi sambil menjarah setiap celah

    Kau bicara persatuan sambil memecah belah

    Kau bicara demokrasi ternyata untuk kepentingan pribadi

    Kau bicara kemiskinan di tengah harta bergelimpangan

    Kau bicara nasib rakyat sambil pura-pura menderita

    Kau bicara pengkhianatan sambil berbuat yang sama

    Kau bicara seolah dari hati sambil menitikkan air mata

    Air mata buaya.

    26 Maret 2014
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •