Page 4 of 5 FirstFirst ... 2345 LastLast
Results 61 to 80 of 103

Thread: Rumah Sendiri VS Rumah Ortu/Mertua

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    serba salah zu,
    karena saya tinggal di rumah mereka,
    dan karena saya adalah putri mereka,
    bisa dibilang durhaka kalau membangkang. *sigh

    aq gak berniat nindik dan ngasih ara anting2, tapi eyangnya pengen.
    aq gak pengen ara jadi anak gendongan, tapi eyangnya gendongin terus.
    aq gak pengen ara belajar makan sebelum 6 bln, tapi sudah dikasih macam2 sm eyangnya sejak 4bln.
    aq pengen ara punya pengasuh secepatnya, bayar baby sitter pun tak apa, tp eyangnya pilih2 calon pengasuh, dan menolak dengan tegas opsi baby sitter.

    cape deh

  2. #2
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Quote Originally Posted by Nowitzki View Post
    serba salah zu,
    karena saya tinggal di rumah mereka,
    dan karena saya adalah putri mereka,
    bisa dibilang durhaka kalau membangkang. *sigh

    aq gak berniat nindik dan ngasih ara anting2, tapi eyangnya pengen.
    aq gak pengen ara jadi anak gendongan, tapi eyangnya gendongin terus.
    aq gak pengen ara belajar makan sebelum 6 bln, tapi sudah dikasih macam2 sm eyangnya sejak 4bln.
    aq pengen ara punya pengasuh secepatnya, bayar baby sitter pun tak apa, tp eyangnya pilih2 calon pengasuh, dan menolak dengan tegas opsi baby sitter.

    cape deh
    Sementara ini merem dulu aja deh bu..sampe bisa pindah rmh sendiri.
    mungkin dulu kecilnya ibu juga diperlakukan sama seperti bayinya

  3. #3
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by Nowitzki View Post
    serba salah zu,
    karena saya tinggal di rumah mereka,
    dan karena saya adalah putri mereka,
    bisa dibilang durhaka kalau membangkang. *sigh

    aq gak berniat nindik dan ngasih ara anting2, tapi eyangnya pengen.
    aq gak pengen ara jadi anak gendongan, tapi eyangnya gendongin terus.
    aq gak pengen ara belajar makan sebelum 6 bln, tapi sudah dikasih macam2 sm eyangnya sejak 4bln.
    aq pengen ara punya pengasuh secepatnya, bayar baby sitter pun tak apa, tp eyangnya pilih2 calon pengasuh, dan menolak dengan tegas opsi baby sitter.

    cape deh
    emang serba salah kalau masih di rumah ortu. aku paham banget perasaanmu karena akupun begitu.
    soal tumbuh kembang anak, untungnya ortuku orang kementerian kesehatan, jadi soal ASIX 6 bulan dia ga bisa protes (yang canangin WHO dan didorong pula oleh kementerian kesehatan)
    walo tetep nego, 5.5bln disuruh coba2 MPASI, aku kalo masih bisa ditolerir ya udah lah.

    tapi soal baby walker, aku udah tegas nolak, di amrik aja udah dilarang kok, lebih banyak mudharatnya. sempet diprotes ama mereka, aku pura2 budeg aja. aku coba info-kan, kasih referensi berita dan dasar kenapa ga pake baby walker, just it, urusan menerima atau tidak itu bukan lagi wewenang mereka, ini anakku, dia hidup di jaman sekarang bukan dijaman dulu
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  4. #4
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Posts
    214
    Quote Originally Posted by Nowitzki View Post
    aq gak berniat nindik dan ngasih ara anting2, tapi eyangnya pengen.
    aq gak pengen ara jadi anak gendongan, tapi eyangnya gendongin terus.
    aq gak pengen ara belajar makan sebelum 6 bln, tapi sudah dikasih macam2 sm eyangnya sejak 4bln.
    aq pengen ara punya pengasuh secepatnya, bayar baby sitter pun tak apa, tp eyangnya pilih2 calon pengasuh, dan menolak dengan tegas opsi baby sitter.

    cape deh
    kenapa milih konfrontasi ... khan bisa kompromii
    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    emang serba salah kalau masih di rumah ortu. aku paham banget perasaanmu karena akupun begitu.
    soal tumbuh kembang anak, untungnya ortuku orang kementerian kesehatan, jadi soal ASIX 6 bulan dia ga bisa protes (yang canangin WHO dan didorong pula oleh kementerian kesehatan)
    walo tetep nego, 5.5bln disuruh coba2 MPASI, aku kalo masih bisa ditolerir ya udah lah.
    2 (dua ) tahun

    ini anakku, dia hidup di jaman sekarang bukan dijaman dulu
    itu cucunya ...
    generasi berganti tapi matahari masih terbit dari timurr
    salam yaa sma hegel ...
    Last edited by kala; 15-07-2011 at 07:49 AM.

  5. #5
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by kala View Post
    2 (dua ) tahun
    ASIX itu 6 bulan pak (hanya minum asi saja, tampa makanan pendamping)
    kasian amat kalo 2 tahun asi ekslusif doang, ga dikasih makanan pendamping
    coba pak kala cuci kaki dulu baru ikut belajar lagi sama ibu2 soal per-ASI-an... ditunggu diskusi hangatnya

    Quote Originally Posted by kala View Post
    itu cucunya ...
    generasi berganti tapi matahari masih terbit dari timurr
    salam yaa sma hegel ...
    ya tetep aja cucunya bukan anaknya. yang diserahi tanggung jawab atas anak itu ortu-nya bukan kakek-neneknya.

    Waktu tinggal di rumah orang tua, yah, kami sama-sama keras kepala, tapi Ayah saya punya prinsip bahwa anak adalah hak orang tuanya, dan para kakek nenek biasanya malah merusak perkembangan si anak dengan kebiasaan memanjakan berlebihan...
    pada akhirnya hasil kompromi kami juga begini pak, walau tetap di berbagai kesempatan ada komentar-komentar, tapi aku bisa lebih cuek, itu anakku kok, keputusan tetap pada orang tuanya.

    sebelumnya aku pernah menghangat ama ortu, tapi kasusnya adikku, beda cara mendidik. tapi selepasnya aku menyadari, adikku bukan anakku, ortuku yang punya wewenang memilih jenis didikan macam apa yang mau mereka berikan (walau hati ini ga terima, tapi ga bisa berkata apa2)
    mulai dari hal sepele (tapi bagi ibu2 tetap hal basar, semisal toilet training, lepas dot, jangan makan permen, harus gosok gigi dll) sampai hal yang lebih besar (perlu/tidak anak masuk PAUD)

    akhirnya akupun seperti mereka saja terhadap adik, beri komentar-komentar.
    impas
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  6. #6
    berarti mungkin gakpapa (semoga).
    cuma panas dan lemes aja, gak muntah, gak membiru.

    untungnya dia mau minum asi terus, semoga bisa membantu,
    iya, kukasih paracetamol, tp turun sebentar, ntar panas lagi.

    makasih chan infonya, ntar kucari bukunya.

  7. #7
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by Nowitzki View Post
    berarti mungkin gakpapa (semoga).
    cuma panas dan lemes aja, gak muntah, gak membiru.

    untungnya dia mau minum asi terus, semoga bisa membantu,
    iya, kukasih paracetamol, tp turun sebentar, ntar panas lagi.

    makasih chan infonya, ntar kucari bukunya.
    yup udah betul, kompres juga dengan air anget, pakai pakaian yang tipis, jangan yang tebal.
    susui banyak2.
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  8. #8
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Jadi dulu saya termasuk beruntung ya?

    Waktu tinggal di rumah orang tua, yah, kami sama-sama keras kepala, tapi Ayah saya punya prinsip bahwa anak adalah hak orang tuanya, dan para kakek nenek biasanya malah merusak perkembangan si anak dengan kebiasaan memanjakan berlebihan... (mungkin pengalaman waktu saya masih kecil ya).
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  9. #9
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    @nowitzki...

    Anak itu lebih tangguh dari yang kita kira. Kalau panas tanpa disertai gejala lain, dokter sekalipun cuma akan kasih obat penurun panas macam paracetamol. Tindakan-tindakan lanjutan baru akan dilakukan sesudah demam berkelanjutan sampai tiga hari...

    Disabarin dulu deh... para orang tua kita yang sudah berpengalaman biasanya memang jadi lebih tenang dan kelihatan tidak empatik buat kita yang sedang was-was karena anak kita panas...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  10. #10
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    @now, semoga ara lekas sembuh.. Mungkin ada kemajuan sesuatu dari dirinya yang membuat panas. Mau tumbuh gigi mungkin...

  11. #11
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    kalau ortuku lebih banyak menyerahkan keputusan akhirnya padaku... Paling mereka hanya menyarankan, kalau mau iya monggo...kalau enggak ya gakpapa... *berasa beruntung...


    Kemaren waktu liburan -bulan mei-, aulia sempat panas dingin malam2... Bapak maksa sambil marah2 nyuruh bawa aulia ke dukun pijet bayi di kampung *yang notabene bakal disembur dengan menyan.... Aku gak mau, tegas aku minta ke bidan, toh bapak akhirnya diam dan nganterin ke bidan... Mungkin sambil nahan emosi karena kuatir sama si kecil...
    Alhamdulillah sembuh dan gakpapa...

    Well, ortu kita kan jauh lebih berpengalaman dari kita... Sejauh itu gak prinsip aku bakal nego... Tapi sejauh ini alhamdulillah banget, mereka gak pernah maksa2..

    Mungkin bagaimana kita membuat mereka percaya bahwa kita bisa menjaga si kecil...

  12. #12
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    ^tul .. ortu lebih pengalaman..tetapi zaman ortu sama jaman sekrang jelas beda

  13. #13
    pelanggan setia Kilat's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    2,203
    maaf baru mampir

    beda sekali dengan di Belanda ..
    Kalau di Belanda, kebanyakan anak keluar rumah ortu saat mau berkuliah (18 tahun), hanya beberapa yang akan menunggu beberapa tahun lebih lama. Anak ga pernah akan tinggal di rumah orang tua kembali.
    Sama dengan saya .. 18 tahun, pindah ke Amsterdam, punya kamar kecil saja, tapi ga apa-apa, yang penting bebas
    21 tahun mulai kerja dan pindah ke apartemen (sewa) di lingkungan buruk karena murah, ga punya banyak barang, semua bekas dan sederhana. Ga apa-apa, yang penting mandiri dan ga tergantung dari uang ortu saya lagi
    Saya ga bisa membayangkan harus tinggal bareng ortu saya kembali, saya yakin saya malah ga mampu .. 2 malam bisa saja, tapi lebih lama saya akan teriritasi .. kalau berlibur bareng, pun susah, karena itu kami ga selalu jalan2 bareng ..
    Salut atas teman2 yang bisa

    Hmm .. bayangkan ada anak .. menurut saya kakak dan nenek boleh menyarankan, tapi orang tua yang memutuskan dan bertanggungjawab.
    Kalau di sini kadang anak dititipkan ke kakak nenek, untuk beberapa hari seminggu (tidak menginap di rumah mereka). Orang tua tidak selalu senang dengan cara kakak nenek membesarkan anak mereka (ga bisa dicegah karena mereka punya sifat sendiri juga) dan mencampur tangan ..
    Kebanyakan anak dititipkan ke penitipan anak, itu mahal sekali (sering hampir semahal gaji ibunya) .. Hmm .. bisa baik, tapi baru saja ada berita buruk, 2 orang yang kerja di penitipan anak ditangkap polisi, ternyata pedofil
    Kalau babysitter: kalau di sini mahal, kalau orang tua ingin jalan-jalan larut malam, baru dipanggil babysitter (biasanya cewek 16 tahun).
    Seandainya saya punya anak, saya lebih suka memilih anak saya dititipkan ke penitipan anak 1 hari seminggu, ke kakak nenek 1-2 hari seminggu, dan hari2 yang lain ga dititipkan tapi dibesarkan saya dan suami saya sendiri (yang berarti ga bisa kerja fulltime). Menurut saya paling baik kalau orang tua paling berpengaruh anak mereka ... 1 minggu ada 7 hari .. 4 hari atau lebih anak dipengaruh orang tua, 3 hari yang lain itu orang lain boleh

    Bayangkan suami saya kurang cocok sama ortu saya .. hmm .. dia sangat cocok, kadang dia malah lebih cocok daripada saya, dia lebih objektif dan kurang diganggu emosi .. berarti saya yang mau lari
    Seandainya ada masalah antara suami saya dan orang tua saya (yang kadang terjadi) saya dengar dengan perhatian, lalu biasanya saya jawab: coba pergi ke suami saya ya, bicarakannya dengannya, jangan dengan saya, ga bermanfaat, saya ga tahu semua.

    Saya yakin akan bermasalah kalau orang tua dan anak (yang sudah dewasa) tinggal serumah, masalah2 ga bisa dicegah, orang tua akan tetap berusaha membesarkan anak mereka dan mencampur tangan, walau mereka sudah dewasa .. Kakak nenek lebih tua, maka mereka berpikir "kami lebih berpengalaman" (benar, tapi itu tidak berarti selalu lebih benar dan jaman beda).

    Yang paling penting untuk saya adalah kemandirian .. saya malah lebih suka tinggal sendirian di kamar/rumah jelek tanpa kemewahan di lingkungan buruk dengan uang sedikit saja daripada tinggal sama ortu saya ..
    seandainya saya tinggal serumah orang tua saya, relasi dengan orang tua saya pasti akan bermasalah .. kalau saya tinggal sendirian relasi dengan orang tua saya akan tetap baik

    Tetap semangat ya jeng Chan!
    mau bikin signature baru tapi kehilangan teksnya

  14. #14
    kok ya pas, dokternya lagi keluar kota selama 2 minggu.
    tapi ara akhirnya sembuh. cuma "gabaken"
    yeah, emang seharusnya nurut orang tua ya.

  15. #15
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    lupa mau update
    minggu ini mau pindahan horeeeeeeeeee


    aku dah ngomong sama mama (mama dulu) eh tanggapannya positif banget.
    pokoknya semu alasan2ku itu ditanggapin positif.
    menurutnya memang secara psikologis harus pindah, senengnya
    papaku dibilangin, dan udah setuju juga

    soal hegel, mereka nawarin kalo siang di rumah mama aja, biar ada temennya si miki, juga lebih bisa diawasin makannya

    hohoho... happy ending!
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  16. #16
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Tuh kan... nggak perlu takut-takut... orang tua kita juga dulu ngalamin hal yang sama koq...
    Hayoh... yang mau bantu angkat-angkat barang pada tunjuk tangaaaaaannnnn............!!!!!!!!!!!!!!!

    ...

    ...

    ...

    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  17. #17
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Tuh kan... nggak perlu takut-takut... orang tua kita juga dulu ngalamin hal yang sama koq...
    Hayoh... yang mau bantu angkat-angkat barang pada tunjuk tangaaaaaannnnn............!!!!!!!!!!!!!!!

    ...

    ...

    ...

    iya mama bilang gitu juga, dulu dia juga harus memaksakan diri pisah, dan buktinya bisa walau kondisi memprihatinkan, tapi menjadikan diri mandiri, dalam berkeluarga juga bagus, kualitas hubungan dengan suami jadi makin baik
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  18. #18
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    wah.. asik nih..
    ditunggu foto2nya di sini ya

    saya samaan dengan kilat nih..
    Yang paling penting untuk saya adalah kemandirian .. saya malah lebih suka tinggal sendirian di kamar/rumah jelek tanpa kemewahan di lingkungan buruk dengan uang sedikit saja daripada tinggal sama ortu saya ..
    kadang kalo tinggal serumah, rasanya justru semakin banyak konflik..

  19. #19
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    akhirnya pindaaaaaaaaaaaaaaaaah...
    hore...

    malam ke 2 nginep di sini...

    misi berhasil
    berlanjut di catatan emak2 aja ya
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  20. #20
    pelanggan setia Kilat's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    2,203
    selamat jeng Chan
    selamat menikmati kemandirian
    mau bikin signature baru tapi kehilangan teksnya

Page 4 of 5 FirstFirst ... 2345 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •