semua2 sih perlu direncanakan. nggak perlu detil tapi minimal ada garis besarnya. demikian juga dengan keuangan di masa depan. bukankah kita semua sepakat peribahasa sedia payung sebelum hujan?

soal double income, saya termasuk produk keluarga double income. kedua ortu kerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak2nya, adik2nya (banyak) serta orang tuanya. kedua nenek saya juga kerja sejak muda, di ladang dan jadi guru ngaji. oleh karena itu dalam mindset kami semua kerja itu perlu buat siapa saja.

imho, punya penghasilan itu penting sebagai bagian dari aktualisasi dan kemandirian diri, mau double ato pun single.