I am afraid normal people and/or parents give s*** to those things, Mbok...

Mereka biasanya memulai sebagai anak muda tanpa modal apa-apa, cuma niat kerja keras dan mungkin selembar ijazah. Lalu pelan-pelan sesudah beberapa saat numpang di Pondok Mertua Indah mereka mulai sanggup mencicil rumah tipe 27 yang kamar tidur, dapur, dan ruang tamu sulit dibedakan, karena sanggupnya memang itu... berkendaraan cuma sepeda atau bis kota.

Lalu anak-anak lahir dan membesar, maka pada saatnya rumah itu perlu ditambahi tempat untuk bisa menampung remaja yang mulai butuh tempat sendiri. Selain itu, rumah murah tipe 27 biasanya sudah mulai keropos setelah sepuluh tahun dan butuh renovasi major. Bukan masalah kata tetangga, tapi memang tidak sehat tinggal di rumah yang atapnya sudah separuh roboh...

Sebagai parents, mereka biasanya punya dorongan kuat untuk menyiapkan yang terbaik bagi anak-anak, dan gambaran yang paling sederhana adalah menyekolahkan mereka ke jenjang yang wajar... umumnya S1... atau D3 dan sekolah kejuruan. I may be wrong, but I think it is very natural...