Oleh sebab itu, IMO, beberapa (bahkan pada umumnya) ajaran "spiritual" bahkan khususnya yg berlabel "agama" ujung2nya kebanyakan mengarah pada bagaimana "menaklukkan pikiran". Ada yg bilang "mengalahkan hawa nafsu". Ada yg ngomong "melenyapkan ego". Lepas dari dualitas pikiran. Melihat realita apa adanya. Terang benderang. Enlightening. Lepas dari asumsi dan persepsi akal pikiran. Lepas dari dhukka dan samsara. Lolos dr neraka. Keluar dari lingkaran karma. Terbebas dari siklus reinkarnasi dan tumimbal lahir. Null. Nil. Kosong. Hening. In perfect stillness. Moksa. Menyatu dgn "Sang Realitas Sejati". Sang Kasunyatan. Keabadian. Wuji. Nibbana. Allah. Bapa. JHVH. Brahman. Gusti. DJI.
kalo dalam islam sendiri tidak dikenal adanya istilah mengalahkan hawa nafsu yang ada adalah mengendalikan atau memanaje hawa nafsu.... krena nafsu adalah hal yang fitrah dalam diri manusia.. dapat dilihat dari sosok panutan bagi umat islam yaitu nabi Muhammad beliau menikah dan memiliki keturunan, beliau puasa dan beliau berbuka. beliau makan daging yang dihalalkan, beliau berperang dan beliau melakukan hal2 yang memang manusiawi tanpa mematikan apa yang kita sebut nafsu.........
dan dalam islam sendiri dari tuntunan Nabi tidak dikenal dengan apa yang disebut menyatu dengan Tuhan... dan hal2 yang serupa...