Quote Originally Posted by Casanova Love View Post
Namun konteks dari tulisan saya bukan 'makna hidup' ataupun 'moralitas', mlainkan 'Tuhan'.

Ptanyaan utama saya:
Apakah Agama (yg mbrikan klaim 'datang dari Tuhan') sharusnya menuntun seseorang utk mengalami Tuhan (atau yg dianggap sbg Tuhan) slama masa hidupnya.

Kl mnrt saya, sharusnya iya.
Krn jika tidak, maka saya akan kritis skali mnanyakan apakah agama itu memang benar datang dari Tuhan.

Namun bgitu,
Saya mhargai pendapat dari rekan-rekan disini yg datang dari bragama agama dan kpercayaan.

Senang diskusi dg Anda semua.
Ho...ho...ho...ho... (santa Claus mode : ON ) ... jangan kabur dulu donggg... ini adalah diskusi Sokratik di mana kita secara berkesinambungan mengemukakan diri kita dan menerima kemuka-an orang lain, untuk mencapai pemahaman lebih lanjut tentang konsep yang kita kemukakan sebelumnya. Yang menarik dari diskusi semacam ini adalah kita tidak perlu menyetujui atau tidak menyetujui, kita hanya perlu memahami, dan menggunakan pemahaman itu untuk melakukan refleksi atas posisi awal kita sebelumnya... jadi setiap orang beroleh manfaat yang sesuai dengan kondisinya masing-masing. Tidak perlu kuatir akan jadi perdebatan benar salah apalagi membenarkan dan menyalahkan, peran itu sudah diambil oleh orang-orang lain yang biasanya tidak tertarik untuk hadir di sub-forum ini...


Jadi, mari kita berdiskusi atas dua hal,
  • Mengapa agama perlu mengantarkan kepada Tuhan (memangnya kenapa kalau tidak)?
  • Apa gerangan jadinya setelah diantar dan sampai kepada/mengalami Tuhan (dan bagaimana dengan yang tidak sampai/tidak mengalami)?

Kita maju pelan-pelan... jangan ngebutttt...