
Originally Posted by
Ronggolawe
bagaimana kitab suci itu dibuat, tentu harus ada riset
ilmiah untuk menentukan fakta kebenaran (prosesnya),
dan sejauh ini sudah cukup jelas, bahwa ada fakta ki
tab suci yang dalam pembuatan (penyusunan/kompila
si/?) nya ada campur tangan manusia, dari yang domi
nan/esensi sampai yang "resesif"/non-esensi.
campur tangannya ini sendiri ada yang diklaim bagian
dari "divine intervention" ada yang sebaliknya meng-
klaim "nah buatan manusia kan", menjadi sangat sub
yektif, dan kembali kepada keimanan (atau hidayah?)
masing-masing.
kalau sudah sampai disini, maka kita mestinya berta
nya saja, apakah kita mau "kepo" ngerecoki "subyek
tivitas" orang lain (layaknya nubie/eforis), atau kita
kembalikan saja pada masing-masing enaknya rasa
kemana?