Results 1 to 20 of 22

Thread: Proses Eksekusi Tembak Mati Koruptor di China di Depan Publik

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Saya pendukung hukuman mati, dan saya pendukung diterapkannya hukum Tuhan. Sepertinya tidak ada postingan saya yang bernada sebaliknya. Saya hanya tidak setuju dengan artikel yang dikutip oleh Kang Asum yang mengajukan argumentasi yang salah.
    Bisa jadi argumen penulis di link pertama postingan saya tsb kurang tepat, namun tidak salah 100%. cekidot : Korupsi & Pertumbuhan Ekonomi

    Quote Originally Posted by Alip
    saya tidak paham maksud Kang Asum.

    Yang saya katakan di sana bahwa Kang Asum menggunakan bukti yang salah dalam memajukan suatu argumentasi tentang hukum Allah. Karena buktinya salah, maka argumentasinya jadi gugur, tapi bukan berarti salah. Cobalah majukan bukti lain yang lebih nyata kebenarannya, bukan spekulasi dari seorang penulis tanpa kredibilitas yang memaparkan sesuatu hal tidak didukung oleh fakta yang ada.
    Buktinya tidak salah, karena saya tidak sedang membahas tentang korupsi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi sedang membahas stigma negatif terhadap hukum Islam, padahal, hukum Islam tidak lebih kejam dibanding hukum produk olah pikir manusia semata.

    Quote Originally Posted by Alip
    Beberapa orang akan mengatakan bahwa sudah waktunya Tuhan dikudeta dan diganti oleh yang lebih bijaksana :hehehe juga...
    beberapa yg tidak percaya tuhan atau kesempurnaan tuhan tentunya akan berfikir seperti itu, dan saya bukan termasuk kelompok orang tsb

    Quote Originally Posted by Alip
    ... tapi yang saya percayai, Tuhan memberi batasan hukum yang jelas, dan manusia memiliki tanggung jawab untuk menggunakan akal sehat anugerah-Nya untuk melaksanakan hukum Tuhan dengan baik dan cerdas... karenanya disebutkan bahwa kebijaksanaan adalah sandingan dari wahyu.
    Oh tentu, oleh karena itu akan lebih baik jika kita membuang sikap anti hukum tuhan dan berusaha untuk melaksanakan hukum tsb sesuai aturan yang telah digariskan

    ---------- Post Merged at 08:31 AM ----------

    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Alasannya menurut saya karna para "eksekutor" nya sama2 manusia, jadi walopun pake Hukum Tuhan, ataupun hukum manusia ,selama para "jaksa", "pembela", "hakim" nya manusia yah sami mawon, kecuali para "eksekutor" dari hukum tersebut Malaikat, nah baru deh bisa dikatakan Hukum Tuhan lebih baik
    Lah ... baik hukum tuhan atau hukum buatan manusia tetap untuk manusia kok, dan eksekutornya ya manusia, bukan hewan atau malaikat

    Quote Originally Posted by surjadi05
    err bukannya sudah sangat jelas yah
    Ibu pergi ke pasar, ayah pergi ke kantor, bahwa itu kalimat perbandingan? keyword nya ada di pergi
    saya ingat jelas itu pelajaran bahasa kelas 1 minimal tahun 1976/1977 saya sempat protes sama guru saya, soalnya dibilang ibu harusnya kerja di dapur, sedang ayah kerja cari uang, dan waktu itu mama dan papa saya dua2nya dagang, yg jaga saya dan ke pasar itu si mbok saya hehehe terus
    saya malah tidak ingat pelajaran SD terkait masalah tsb, yg saya tau contoh kalimat perbandingan itu seperti berikut (misalnya) :
    1. Gunung Tangkuban Parahu lebih tinggi daripada Gunung Agung
    2. Waktu yang teramai di terminal ini adalah siang hari
    3. Kucingnya sama manisnya dengan kucingku

    kalimat2 tsb menyiratkan adanya perbanding antara sesuatu dengan sesuatu yg lain.

    Quote Originally Posted by surjadi05
    Lah harusnya yg jadi pertanyaannya yg melakukan resistensi itu siapa? kalo para hater yah wajar,kalo hater jangankan agama islam, agama laennya pun banyak yg ngata2in, tapi btw busway, saya belum pernah mendengar langsung orang yg ngomong Hukum Islam itu barbar
    hehehe terakhir kalinya deh
    ada bahannya di sini : http://www.suara-islam.com/read/inde...elebriti-Dunia
    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

  2. #2
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Bisa jadi argumen penulis di link pertama postingan saya tsb kurang tepat, namun tidak salah 100%. cekidot : Korupsi & Pertumbuhan Ekonomi
    Saya tidak membaca pranala luar Kang Asum, mohon maaf saya tidak memiliki kemewahan untuk bisa sembarangan membuka web seperti anak SMA yang kurang kegiatan. Tapi kalau intinya bahwa korupsi menyebabkan kerusakan, itu sudah disepakati dan tidak perlu dibahas.

    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Buktinya tidak salah, karena saya tidak sedang membahas tentang korupsi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi sedang membahas stigma negatif terhadap hukum Islam, padahal, hukum Islam tidak lebih kejam dibanding hukum produk olah pikir manusia semata.
    Bukti itu dipakai untuk argumen melawan stigma negatif... seperti tulisan saya sebelumnya, karena buktinya salah, dia tidak bisa dipakai untuk mendukung perlawanan tersebut. Sebaiknya cari bukti yang lain, misalnya "penerapan hukum Islam di Afghanistan telah menjadikan negara itu sebagai negara paling maju di dunia"... bila buktinya benar maka argumennya dapat diterima.

    Quote Originally Posted by Asum View Post
    beberapa yg tidak percaya tuhan atau kesempurnaan tuhan tentunya akan berfikir seperti itu, dan saya bukan termasuk kelompok orang tsb
    ... kami semua di sini sudah mafhum...

    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Oh tentu, oleh karena itu akan lebih baik jika kita membuang sikap anti hukum tuhan dan berusaha untuk melaksanakan hukum tsb sesuai aturan yang telah digariskan
    ... silakan katakan itu pada mereka yang Kang Asum anggap anti hukum Tuhan...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  3. #3
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by Asum View Post
    Bisa jadi argumen penulis di link pertama postingan saya tsb kurang tepat, namun tidak salah 100%. cekidot : Korupsi & Pertumbuhan Ekonomi


    Buktinya tidak salah, karena saya tidak sedang membahas tentang korupsi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi sedang membahas stigma negatif terhadap hukum Islam, padahal, hukum Islam tidak lebih kejam dibanding hukum produk olah pikir manusia semata.


    beberapa yg tidak percaya tuhan atau kesempurnaan tuhan tentunya akan berfikir seperti itu, dan saya bukan termasuk kelompok orang tsb


    Oh tentu, oleh karena itu akan lebih baik jika kita membuang sikap anti hukum tuhan dan berusaha untuk melaksanakan hukum tsb sesuai aturan yang telah digariskan

    ---------- Post Merged at 08:31 AM ----------


    Lah ... baik hukum tuhan atau hukum buatan manusia tetap untuk manusia kok, dan eksekutornya ya manusia, bukan hewan atau malaikat


    saya malah tidak ingat pelajaran SD terkait masalah tsb, yg saya tau contoh kalimat perbandingan itu seperti berikut (misalnya) :
    1. Gunung Tangkuban Parahu lebih tinggi daripada Gunung Agung
    2. Waktu yang teramai di terminal ini adalah siang hari
    3. Kucingnya sama manisnya dengan kucingku

    kalimat2 tsb menyiratkan adanya perbanding antara sesuatu dengan sesuatu yg lain.


    ada bahannya di sini : http://www.suara-islam.com/read/inde...elebriti-Dunia
    kalo mau bahas agama, sorry saya ga tertarik, but thanks atas tanggapannya
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •