Page 3 of 4 FirstFirst 1234 LastLast
Results 41 to 60 of 75

Thread: Paradise Lost? [Arabisasi di Indonesia]

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Ketika indonesia merdeka taun 45 dulu, itu jati diri indonesia. Indonesia kehilangan jati diri pada saat reformasi.
    Bukan sesuatu yg jelek apabila kita mencari jati diri lagi yg cocok buat indo. Makanya ada yg ikut barat, ikut arab, ikut cina, korea, jepang, dlsbg.. Kayak orang bingung.. Saya merasa semata2 ini kesalahan para pemimpin yg kita miliki saat ini.
    Yah.. berharap bisa menemukan yg terbaik.

    Maju terus..
    Last edited by ndableg; 15-05-2011 at 06:09 PM.

  2. #2
    Yang jelas Islam tidak mesti Arab dan Arab tidak mesti Islam

    Peradaban itu hasil interaksi berbagai kebudayaan, tradisi, nilai, agama.

    Jati diri Indonesia menurut saya sudah bagus dirumuskan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
    Atau kalau mau, kita mengadopsi semboyan Three Musketeers : One For All, All For One.

    Islam juga bukan monolit. Ada banyak wajah Islam. Ada Islam berwajah Cina, Indonesia, Rusia, dsb.

    Dulu Indonesia diagung-agungkan sebagai negara mayoritas Muslim yang moderat dan toleran.
    Tapi entah mengapa wajah Islam kini radikal dan nge-Arabia.

    Jika ada arabisasi, westernisasi atau sasi yang lainnya, pertanda memang kita kehilangan
    jati diri.
    ´There are two ways to conquer and enslave a nation. One is by the sword. The other is by debt´
    -John Adams-

  3. #3
    Jati diri bangsa Indonesia jelas terumuskan dalam Pancasila ! Itu jati diri , jati diri bangsa ini ! Itu merupakan ringkasan dari bangsa Indonesia , diskripsa dari bangsa ini , yg relegius , berperikemanusiaan yg memandang sesama anak bangsa itu sama sederajat dan bermartabat , yg bersatu meskipun terdiri dari berbagai budaya dalam ikatan bangsa Indonesia , yg sepakat menata bangsa ini bersama sama melalui permusyawaratan dalam suatu pemerintahan yg berdaulat untuk mencapai keadilan sosial bersama seluruh bangsa. Itulah jati diri bangsa ini !

    Kesadaran akan jati diri inilah yg memberikan dasar berdirinya NKRI melalui proklamasi !7 agustus 45. Sejak saat itu bangsa ini dikenal dan diakui sebagai bangsa yg bernegara , Indonesia !

    Nah apakah kita masih punya jati diri sebagai bangsa Indonesia , kalau pekerja kita diperlakukan dengan biadab dinegeri orang , pelaut kita dirampok disandera oleh orang (bangsa lain) dan tunduk untuk membayar tebusan , kekayaan budaya kita diklaim sebagai milik orang lain , petugas resmi kita dalm menjalankan tugas ditangkao oleh negara lain , kekayaan alam kita dikeruk dengan semena mena oleh asing , wakil rakyat kita ternyata tidak bermusyawarah unruk kebaikan bangsa , pejabat pejabat berkolusi dan berkorupsi untuk diri sendiri dll dll dll
    Apakah ini bukan suatu "kehilangan" , suatu kehilangan dari yg semula dimiliki bersama pada saat pendahulu pendahulu kita mendirikan negara ini ?

    Kita boleh tidak mengalami/tidak ikut berjuang mendirikan bangsa ini , tetapi menghayati sejarah bangsanya sendiri rasanya sangat diperlukan demi kelangsungan bangsa ini !
    ADEM_AYEM_TENTREM

  4. #4
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Masalahnya pancasila itu patung.. coba pancasila idup.. ga bisa dipermainkan.. bisa marah dia.. tembak mati langsung.. lah ini.. patung..

    Liat simbol eropa.. god bless the queen!!!

  5. #5
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Masalahnya pancasila itu patung.. coba pancasila idup.. ga bisa dipermainkan.. bisa marah dia.. tembak mati langsung.. lah ini.. patung..

    Liat simbol eropa.. god bless the queen!!!
    god bless queen semacem simbol juga yah, herannya memang nyata umur panjang cuma ratunya rajanya modar duluan...LOL

  6. #6
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    @Urzu
    Loe bagaimana, kalau tahta lagi jadi jatah ratu, tentu saja
    ngga ada raja, suami Ratu disebutnya Pangeran. Sebaliknya
    kalau tahta lagi jatah Raja, istri Raja disebutnya Permaisuri

  7. #7
    Ohhh realyyy ?????
    Baru pernah demger gua inggris
    Berdasarkan ratu...


    Raja kali...... Si elizabeth karena keadaan .... Krn nga punya anak cowo d grs ktrunan dia

  8. #8
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    OOT,
    Cuma ngikut yang masalah monarki Inggris aja...

    Inggris menganut cognatic primogeniture, artinya anak laki-laki yang paling tua dianggap sebagai pewaris, bahkan jika dia punya kakak perempuan. Seorang perempuan bisa jadi pewaris jika dia tidak punya saudara laki-laki, atau jika saudara laki-lakinya meninggal dan tidak punya anak laki-laki.

    Tapi memang pada saat tahta sedang jadi jatah ratu, alias syarat di atas terpenuhi, maka sang suami hanya jadi pangeran.

    Dan Inggris banyak mencatat sejarah ratu-ratu hebat.

    Tapi saat ini sedang ada gerakan untuk mengganti proses pewarisan ke konsep yang lebih setara, hanya memang belum beres.

    Yak... lanjut...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  9. #9
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Simbol adalah bagian dari kebudayaan, salah satu cara untuk mewariskan pikiran dan kebijaksanaan kolektif yang dihimpun oleh suatu masyarakat selama ratusan tahun ke generasi berikutnya. Yang memang, dampaknya adalah simbol menjadi identifikasi dari 'jati diri' suatu masyarakat.

    Mengadopsi simbol dari suatu kebudayaan memang salah satu cara ampuh untuk bisa menyelami, memahami, dan menghayati budaya bersangkutan. Misalnya, latihan kenjutsu lebih asyik kalau mengenakan Gi dan Hakama, mirip samurai, ketimbang pakai baju pangsi.

    Dalam kasus ini, ada kelompok masyarakat yang merasa lebih mudah menghayati agama Islam dengan cara mengenakan simbol-simbol yang dicirikan sebagai Islami, maka itu sah-sah saja. Memang ada tentangan, misalnya, bahwa gamis itu sesungguhnya adalah pakaian tradisional Yaman, bukan fashion dari Arab di abad kelima masehi. Tapi simbol memang tidak harus benar, karena yang penting adalah makna dari si simbol bagi pemakainya.

    ***

    Memang ada masalah identitas... yaitu ketika seseorang mengenakan sesuatu yang berbeda dari lingkungan sekitarnya, dia dianggap mbalelo, meninggalkan jati dirinya sebagai anggota masyarakat tempat dia lahir dan tinggal.

    Di sinilah perlunya kita memahami apa yang ada di balik semua simbol-simbol itu dan menemukan persamaan yang membuat kita bisa hidup bersama. Suka atau tidak, kita hidup di tengah banyak simbol dan jati diri, apalagi setelah budaya saling bertemu dan berbaur berkat makin canggihnya komunikasi dan transportasi.

    Jadi inget main Sid Meier's civilization jaman SMA dulu... sekarang udah jilid berapa ya?

    ***

    Cuma dua perak... (terjemahan Indonesia, supaya kesannya menggunakan simbol ke-Indonesia-an)
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  10. #10
    pelanggan
    Join Date
    May 2011
    Posts
    214
    Dikerjain barat yg sekuler dan pemerintah yang sekuler jauh lebih baik dibanding shariah islam nga jelas. Lahh yang d negara sekuler aja mereka garis kerasss sudah bisa begini
    cuma ingat sama timtim ... uda dimanja ( duit+pasilitas) malah ngelunjak
    ....

  11. #11
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Cuma dua perak... (terjemahan Indonesia, supaya kesannya menggunakan simbol ke-Indonesia-an
    setahu gw cents terjemahannya sen.

  12. #12
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    apakah Islam=arab dan arab=islam?

    Masalah berpakaian kalau sesuai aturan agama yang diakuinya apakah itu melanggar HAM? Padahal yang memakainya nyaman? Kenapa yang gak pake ribut? Terselipkah yang ribut itu sebenernya malu kepengen pake cuman gak punya keberanian?

    Kenapa jadi phobia? Sedang minoritas minta diterima, dan mayoritas boleh galah sengalah2nya?

  13. #13
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    apakah Islam=arab dan arab=islam?

    Masalah berpakaian kalau sesuai aturan agama yang diakuinya apakah itu melanggar HAM? Padahal yang memakainya nyaman? Kenapa yang gak pake ribut? Terselipkah yang ribut itu sebenernya malu kepengen pake cuman gak punya keberanian?

    Kenapa jadi phobia? Sedang minoritas minta diterima, dan mayoritas boleh galah sengalah2nya?
    barangkali paradise yang dimauin TS ya begitu.
    mayoritas bak kebo dicucuk idung oleh minoritas.

  14. #14
    Quote Originally Posted by BundaNa View Post
    apakah Islam=arab dan arab=islam?

    Masalah berpakaian kalau sesuai aturan agama yang diakuinya apakah itu melanggar HAM? Padahal yang memakainya nyaman? Kenapa yang gak pake ribut? Terselipkah yang ribut itu sebenernya malu kepengen pake cuman gak punya keberanian?

    Kenapa jadi phobia? Sedang minoritas minta diterima, dan mayoritas boleh galah sengalah2nya?
    Setuju , dalam Islam pakaian bukan hanya berfungsi sbg fashion saja --disamping fungsi pakaian pada umumnya-- , tetapi lebih dalam lagi adalah sebagai ekpresi ketundukan sipemakai thdp aturan agama didalam masalah berpakaian , umpamanya jilbab/kerudung.
    Nah ada juga pakaian atau penampilan seseorang karena "memahami sebagai" meneladani sang nabi.
    Tetapi mungkin ada saja yg berpakaian tidak seperti tsbt diatras tetapi ya hanya karena fashion atau seneng saja !

    Menurut saya semua itu sih ok ok , karena baik itu sebagai ekpresi diri dalam segi fashion , apalagi dikaitkan dengan ibadah , sebagai salah satu unsur jati diri bangsa , relegius , adalah wajar saja seseorang memakai suatu model pakaian !
    Peredais nya Indnesia itu kan bukan hanya di pakaiannya saja toh ? masak akan hilang karena pakaian ! Kalau pantai pantai tertutup tumpahan minyak atau sampah , hutan hutan pegunungan pada gundul , peninggalan kuno sudah dirubah jadi mall atau , situs situs kuno sdah berubah jadi sawah atau hancur tak terawat dll dll baru kita kudu prehatin
    Tidak akan ada lagi disekolah sekolah umum di jawa muridnya atau mahsiswanya pakai kain dan ikat kepala trad jawa , meski kita bisa lihat itu difoto foto kuno pendahulu kita , Juga sudah jarang atau hampir kagak ada pakaian adat betawi di mall atau dipasar , atau perempuan perempuan bali yg tidak berpenutup dada berseliweran dipasar lagi , toh tidak ada yg mendikler peredais nya Indnesia ilang karenanya !
    ADEM_AYEM_TENTREM

  15. #15
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by Ronggolawe
    setahu gw cents terjemahannya sen.
    Soalnya di sini uang sen udah nggak dipake
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  16. #16
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Soalnya di sini uang sen udah nggak dipake
    perak boro-boro lagi. indonesia ngalami jaman duit terbuat dr perak mungkin cuma zaman sebelum kompeni

    *dibahas
    you can also find me here

  17. #17
    Yakin mayoritas maunya gitu? janga-jangan klaim doank.

  18. #18
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by danalingga View Post
    Yakin mayoritas maunya gitu? janga-jangan klaim doank.
    kalau menurut statistik, wanita berjilbab dimasa ini jelas
    lebih besar, malah berkali-kali lipat dibanding era 70-80an

    kalau itu dipandang TS sebagai bentuk arabisasi yang harus
    dicegah karena mengurangi/menghilangkan budaya asli
    yang "paradise lost", apa bukan minoritas hendak mengatur-
    atur mayoritas namanya?

  19. #19
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
    kalau menurut statistik, wanita berjilbab dimasa ini jelas
    lebih besar, malah berkali-kali lipat dibanding era 70-80an
    Tapi apa jadi mayoritas?

  20. #20
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Tapi apa jadi mayoritas?
    Trend nya gw pikir akan menuju kesana, dan TS takut

Page 3 of 4 FirstFirst 1234 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •