Jakarta - Heboh jatah pulsa anggota DPR, akhirnya diklarifikasi Sekjen DPR RI Nining Indra Saleh, bahwa memang benar ada anggaran komunikasi intensif, di mana setiap anggota DPR mendapat jatah pulsa, 14 juta rupiah setiap bulan. Bahkan diluar itu, setiap anggota DPR masih mendapat lagi dana pembayaran telepon di rumah sebesar 2 juta rupiah.
Sekretaris Jendral Dewan Permusyawaratan Rakyat Nining Indra Saleh membenarkan adanya pemberian dana 14 juta rupiah per bulan yang diberikan kepada semua anggota DPR sebagai dana komunikasi intensif.
Uang sebesar itu digunakan tidak semata untuk penggantian pulsa atau berkomunikasi melalui telepon seluler, tetapi untuk mendukung tugas anggota dewan dalam menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat. Namun Nining tidak bisa menjelaskan rincian penggunaan dana 14 juta rupiah termasuk alasan dibalik angka 14 juta rupiah. Selain bahwa merupakan hasil kesepakatan dengan pemerintah.
Bahkan menurut Nining, selain dana komunikasi intensif 14 juta rupiah, anggota DPR juga memperoleh tunjangan tambahan uang telepon sebesar 2 juta rupiah perbulan untuk pembayaran tagihan telepon di rumah dinas anggota DPR di Kalibata, Jakarta Selatan.
Semenetara itu, menanggapi penggunaan anggaran IT sebesar 10,6 milyar rupiah dibawah pengelolaan Sekjen DPR, Nining menyatakan, sepenuhnya digunakan untuk keperluan website DPR.go.id yang sudah beroperasi sejak Mei tahun 2000 lalu. Dana yang ada digunakan untuk memenuhi 30 aplikasi layanan website, yang 90 persen pengerjaannya dilakukan oleh staf Sekjend DPR sendiri...
sumber klik disini
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote




