Tapi intinya apa alasan program ini diadakan... ???
program loh ya, secara definisi dia mengandung arti rangkaian pekerjaan yang berkesinambungan dalam jangka panjang. Kalau jangka pendek, misalnya cuma bikin seminar atau pentas, namanya proyek...
Karena ini program, tentunya ada hal yang mau ditanggapi atau secara proaktif dihadapi... apa tingkat bullying di sekolah sudah tinggi? Bagaimana karakter bullying-nya, apa yang jadi kecemasan para orang tua, bagaimana suasana lingkungan sekolah... dan begitulah seterusnya... dengan memahami itu semua baru kita bisa bikin program...
... tapi kalo memang cuma bikin proyek once-off, kayaknya seminar jadilah...
***
Eits... Jangan kira bullying itu cuma anak kingkong ngompas uang anak curut di halaman sekolah loh ya... sikap penolakan juga termasuk bullying, misalnya anak-anak yang suka ngejek, suka menjelek-jelekkan, atau berperilaku yang membuat anak lain tidak nyaman sesungguhnya juga bully.
Saya sendiri yang bisa dibilang waktu sekolah dulu tidak ada anak yang berani macem-macem sesungguhnya sudah jadi korban bullying. Secara waktu SD saya sekolah di sekolah Kristen yang ketat, saya belajar peraturan, sopan-santun, tatakrama, dan tata bahasa yang baik. Tapi ketika masuk SMP negeri, karakter saya banyak dijadikan olok-olokan oleh anak-anak yang pendidikan SD-nya berbeda, dan mereka mayoritas. Saya tidak bisa menerima candaan mereka yang menurut saya kasar, mengata-ngatai orang tua, atau menggunakan kata-kata yang tidak senonoh... tapi buat mereka saya malah dianggap gampang tersinggung dan jadi bahan olok-olok lebih jauh.
Nah... bukan hal yang gampang untuk mengatasi masalah macam itu 'kan???![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote
