Awal desember 2006.
Hari pertama q masuk kerja.
q ketemu perempuan yang diberi oleh Tuhan kecantikan yang menggetarkan hati sesiapapun laki-laki yg melihat.
Di hari itu bahkan di hari-hari selanjutnya aq tdk mampu menatap bola hitam matanya.
Seolah mata itu tidak ada, seolah yang ada disana adalah hitam pekat yang membutakan pandangan, melumpuhkan hati.
Di pertemuan pertama itu, aq tdk menyapanya, tdk ngajak kenalan ataupun say hai karena saat q noleh, melihat ke arahnya dia malah nge-genggam tangan cowok yg jalan di sampingnya.
jadinya 'kan q pikir dia udah ada yang punya
Kemudian hari-haripun berlalu.
Teman sekantor q bilang dia udah akan menikah, membuat q di masa itu yg masih kaku jadi mengekang diri.
Dia penyanyi, intonasi bicara yaa gitu deh, khas kebanyakan cewek cantik yg q pada saat itu belum mampu memaklumi.
Ibu mengenalkan q pada pegawai BTPN yg berjilbab, maka q kira si penyanyi bukanlah cewek yg tepat untuk di bawa ke rumah dikenalkan ke ortu.
Hingga akhirnya di 7 Juli 2007, si cantik menikah & kini telah punya 1 putri yg ginuk-ginuk.
Siapakah gerangan orang yang semua ucapannya benar dan semua tindakannya tepat.
Pilihan yang kupikir paling benar.
Malah membuatku nyicipi neraka dunia yg disebut al-'isyq.
Cinta bukan karena pandangan maka dia mampu membendungnya,
Tidak pula berkait dengan akal sehingga dia bisa menalarnya.
Dan tidak pula dengan qiyas ataupun pikiran.
Cinta adalah bersitan hati,
Percikan api dari hadirat ilahi.
Mungkin bagi ti pat kai cinta adalah sumber derita tiada akhir.
Tapi bagiku cinta adalah wajah keadilan Tuhan di bumi yg seolah kejam tanpa harapan.
Tiada kebahagiaan sebesar kebahagiaan cinta.
Cinta yang membuatku bangun & tersadar betapa membosankannya Hidup hanya berdasar perhitungan akal.
Betapa mengerikannya mematikan fitrah diri demi agar supaya disebut anak berbakti.
^
Mengapa tidak ditulis di diary kamu MoonCying?![]()
Numismatics : “The art is not in making money, but in keeping it”
Itu sebenarnya reply untuk lattung sih ... .
Di posting ulang ke diary boleh gak yaa ... .
Btw suer deh, aq gak nguber jumlah postingan kayak numis.
#Gak pake emo, karena q blum hapal kode alfanumerik emonya![]()
Sepertinya gak papa kalau diposting ulang di diary.
Numismatics : “The art is not in making money, but in keeping it”
Hmm ... nambah satu lagi warga KM yang bernadi melow![]()
There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.
Everyone wants happiness, no one wants pain.
But you can't make a rainbow without a little rain.
Iyaa .... .
Tuscany : mau melow, mau playboy
Mau terlahir dg wadah seperti hugh grant,
Ataukah seperti beliau pak Tukul Arwana
Andai saja bisa memilih
::hihihi::
----------
Oh iyaa ... . salam kenal tuscany![]()
Last edited by MoonCying; 13-02-2014 at 09:07 AM.