Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 30 of 30

Thread: You and Violence

  1. #21
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Suka dan saat ini rasanya mau nampol siapa saja!
    pasang punching bag di rumah mbok!
    lebih aman dan puas dibanding pukulin tembok

  2. #22
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    pertandingan tinju termasuk adegan kekerasan kan ya?
    Buat saya sih iyah... apalagi sebangsanya MMA...

    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Suka dan saat ini rasanya mau nampol siapa saja!
    Jangan deket-deket simbok dulu...
    saban hari gini, mBok? ato kadang-kadang aja?

    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    Atau menyuruh orang lain yang melakukan kekerasan ke mereka, tangan saya sendiri tetap bersih
    Nah loh... ini serem... menghindari kekerasan tapi teteup mencapai tujuan... (lewat kekerasan)

    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    ... tapi dalam rangka self defense saya belajar mengenal bagian badan mana yang vulnerable untuk diserang, baik pake tangan ato alat.
    Learned violence...#manggut-manggut
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  3. #23
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Nah loh... ini serem... menghindari kekerasan tapi teteup mencapai tujuan... (lewat kekerasan)
    Mencapai tujuan sih sebisa mungkin nggak lewat kekerasan, om.
    Beberapa tahun yang lalu saya nggeledah saku jaket preman yang saya curigai mencopet dompet saya di pasar tanpa kekerasan.
    Sekedar geledah biasa. Begitu nggak ketemu dan ternyata dompetnya masi dalam tas saya, ya udah saya melangkah pergi.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  4. #24
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    loh..itu gimana caranya menggeledah tanpa kekerasan?
    jadi tucsy punya 'keahlian'kah?
    Popo Nest

  5. #25
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    bukan keahlian, melainkan kepanikan
    panik uang bulanan ilang, maklum anak kos
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  6. #26
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Biar adil

    • Seringkah melihat adegan kekerasan, entah itu nyata ato film?

      Belakangan ini jarang, dan anehnya saya merasakan pergeseran selera nonton film. Sekarang lebih suka drama ketimbang action, apalagi action Hollywood... rasanya kok jadi muak...

    • Apakah kalian menikmatinya? Apa yang dirasakan waktu nonton adegan itu (kalau ini kayaknya film deh, tapi kalo ada dari kejadian nyata juga bole)?

      Seperti juga beberapa teman lain di sini, saya menikmati kekerasan sebagai bagian dari seni atau keterampilan, atau semangat juang. Di luar itu rasanya gak menarik.

    • Adakah batasannya? Misalnya, adegan brantem gaya kungfu hustle boleh, tapi gore abis bikin mual... ato the nastier the better?

      Tidak. Saya tidak terganggu dengan adegan paling sadis sekalipun. Tapi biasanya langsung ada gejala siap tarung kalau kekerasannya itu dalam bentuk penindasan terhadap pihak yang tidak bisa melawan.

    • Akankah enjoy juga kalo harus beneran melakukan adegan kekerasan? Misalnya korbannya adalah orang yang kita benci abis...

      Saya hanya enjoy kalau bertanding... semakin tangguh lawannya semakin asyik. Tapi di luar pertandingan kayaknya tidak. Dulu pernah menjatuhkan seseorang yang menyerang saya, tapi sebelum saya hajar dia lebih lanjut, otomatis gerakan saya berhenti...

    • Kondisi apa yang dibayangkan bisa membuat kita melakukan kekerasan dan sampai sejauh apa kekerasan itu akan dilakukan (antara cubitan sayang sampai mutilasi abis)?

      Kadang membayangkan bisa sampai membelah-belah tubuh orang dan mengeluarkan isinya... apalagi saya memang suka berlatih senjata tajam. Tapi ketika acara potong kambing di acara Ied, jadinya malah kasihan...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  7. #27
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Quote Originally Posted by itsreza View Post
    pasang punching bag di rumah mbok!
    lebih aman dan puas dibanding pukulin tembok
    Sementara ini pak mbok yang sering jadi punching bag.

    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Jangan deket-deket simbok dulu...
    saban hari gini, mBok? ato kadang-kadang aja?
    Sudah beberapa bulan saban hari ya begini. Mungkin mbok harus ikut boxing class.

  8. #28
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Oh iya, belum jawab


    • Seringkah melihat adegan kekerasan, entah itu nyata ato film?

      Belakangan ini sering tapi hanya di film. Waktu masih kecil pernah shock lihat orang berantem, sampai berdarah-darah, I could smell blood in the air. Sekarang kalau mencium bau darah langsung pusing.



    • Apakah kalian menikmatinya? Apa yang dirasakan waktu nonton adegan itu (kalau ini kayaknya film deh, tapi kalo ada dari kejadian nyata juga bole)?

      Hanya menikmati yang di film-film. Exciting!



    • Adakah batasannya? Misalnya, adegan brantem gaya kungfu hustle boleh, tapi gore abis bikin mual... ato the nastier the better?

      Ndak ada. Adegan berantem gaya Kill Bill atau sampai biji mata loncat gaya The Man with the Iron Fist juga ndak apa-apa.



    • Akankah enjoy juga kalo harus beneran melakukan adegan kekerasan? Misalnya korbannya adalah orang yang kita benci abis...

      Enjoy kalau lawan juga bermain dengan sportif. Tapi kalau dia nafsu ingin menang sampai nyakar segala, mendingan mbok ngalah.



    • Kondisi apa yang dibayangkan bisa membuat kita melakukan kekerasan dan sampai sejauh apa kekerasan itu akan dilakukan (antara cubitan sayang sampai mutilasi abis)?

      Kalau marah dan hanya sebatas nonjok. I've hurt somebody in the past and I'm not going to let it happen again.

  9. #29
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Wuih.. anak km sangar2..
    Yg gw ga bisa liat itu orang ud ga bisa ngelawan masih dipukulin jg. Pengen rasanya mukulin yg mukulin itu.

  10. #30
    -lihat adegan kekerasan yaa di film, klo di dunia nyata di itung pake jari di satu tangan aja gak genep.

    -yg menikmati cuma di film, klo di dunia nyata antara biarin ajaa deh(contoh kasus yg digebuki maling) atau kasiiiaannn(yg di kampleng-i maling sandal yg kira" masih SMP)

    -adegan di film yg dinikmati : badges of fury, semua di film action kecuali "SAW" & kekerasan di film horror yg sejenis, bikin ilfil+mual

    -beneran melakukan adegan kekerasan?
    Terakhir nonjok teman di pipi pas SMA. setelah itu tdk pernah lagi.

    -terakhir membayangkan hendak melakukan kekerasan ke atasn q di kantor. abis beliau bener" ajaib sih.
    Tapi gak sampai kejadian, paling mentok pas q bener" udah marah q cuma berkata dg suara keras "orang ini apa musti dijejeg mukanya dulu baru bisa berkelakuan yg baik"
    q berkata seperti di atas saat beliau ada di ruangan, sedang duduk di kursinya.

    q berkata keras begitu sbg efek karena temen q nanya kenapa q nendang kursi di ruang rapat. Yaa q jawab "lebih baik nendang kursi toh, daripada nendang muka orang .... .dst"

    Tapi fyi q skrg masih sekantor dg beliau & kurasa antara aku & beliau telah saling memahami & no hard feeling.
    Yes kurasa keajaiban itu memang ada

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •